3 Pantai Yang Paling Unik di Dunia

Tidak hanya sekadar menyajikan pemandangan pasir putih hingga birunya air laut.

Photo by superadventuredotcom

Wisata bahari menjadi salah satu destinasi yang banyak dipilih traveler saat berlibur. Semilir angin yang menyapa, ditambah dengan deburan ombak dan air pantai yang biru, menjadi incaran para wisatawan. Seringkali, pantai tidak hanya sekadar menyajikan pemandangan pasir putih hingga birunya air laut. Lebih dari itu, pantai juga memiliki lanskap unik yang terbentuk secara alami.  Yah, setiap pantai di seluruh dunia sejatinya memiliki keunikan dan keindahan tersendiri. Mulai dari Biota laut yang indah hingga pasir yang mewarnai pantai tersebut.
Berikut rangkuman beberapa pantai di dunia  yang unik.

foto by befrendotcom

Pantai Papakolea, Hawaii
Terletak di sebelah selatan distrik Ka’u, Hawaii, pantai bernama Papakolea Beach atau Green Beach ini, terkenal dengan keunikan pasirnya yang berwarna hijau. Hamparan pasir berwarna hijau, lengkap dengan bebatuan dan tebing yang mengelilingi pantai akan menyuguhkan pengalaman berbeda. Pasir hijau ini disebabkan karena ada kristal olivine yang berasal dari batuan lava gunung yang meletus sekitar 49 ribu tahun lalu.

Semburan lahar itu kaya dengan mineral silika yang terdiri dari besi dan magnesium. Kemudian lava mendingin dan membentuk butiran kristal olivine yang berwarna hijau layaknya buah zaitun. Butiran kristal olivine serta material letusan gunung lainnya turut menutupi pulau hingga pantai ini. Ombak yang terus-menerus datang membawa materi vulkanik pergi dan meninggalkan kristal olivine karena ukurannya lebih berat.

foto by wikipedia

Jokulsarlon Glacier Lagoon di Islandia
Ternyata Islandia juga punya pantai yang tidak kalah indah. Jokulsarlon Glacier Lagoon adalah sebuah laguna yang mengelilingi Vatnajokull National Park di Islandia. Pasirnya berwarna hitam dan dihiasi bebatuan es yang berasal dari geyser. Pasir hitam tersebut berasal dari batuan vulkanik yang terdapat di pulau ini.

Jokulsarlon Glacier Lagoon terhubung dengan laut melalui sebuah sungai terpendek di Islandia yang panjangnya hanya sekitar 1.500 meter. Pulau vulkanik di Atlantik Utara itu terbentuk pada pertengahan 1930-an ketika geyser Breioamerkurjokull mencair.

foto by westernaustrliadotcom

Shell Beach – Denham, Australia
Shell Beach di Denham, Australia memiliki keunikan yang berbeda dengan pantai lainnya. Bukan pasir, pantai ini justru memiliki hamparan cangkang kerang yang menghiasi tepi pantai.   Jutaan cangkang kerang ini diakibatkan tingginya tingkat keasinan air laut, sehingga perkembangan kerang tak terkendali. Kondisi tersebut juga diperparah dengan jumlah predator yang sedikit, sehingga karang di pantai tersebut terus berkembang tak terkendali. Menariknya, cangkang karang tersebut telah membentang di pinggir pantai sepanjang 70 kilometer.(DT)