4 Destinasi Wisata di Jeneponto yang Bikin Penasaran

Bermacam-macam tempat wisata dapat traveler nikmati disini.

foto by explore.bumi

Selama ini Kota Jeneponto kurang dilirik para traveler dan bukan menjadi tujuan utama untuk berlibur. Namun siapa sangka di sini ternyata memiliki destinasi wisata yang tak kalah cantiknya dengan kota-kota lainnya. Jeneponto merupakan salah satu kota yang berada di Sulawesi Selatan. Wilayah Jeneponto sebagian dataran tinggi dan sebagiannya lagi pesisir pantai.

Bermacam-macam tempat wisata dapat traveler nikmati disini. Mulai dari pantai, teluk, bukit, serta wisata sejarah. Nah, supaya traveler tidak penasaran, ini dia 4 tempat wisata yang ada di Jeneponto!

foto by romeo_zul

Batu Siping

Batu Siping terletak di Karampuang, Desa Garassikang, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Jarak dari Talakar, Jeneponto sekitar 7km dan memakan waktu perjalanan selama 2 jam.

Tempat wisata ini muncul karena abrasi pantai dan belum banyak diketahui oleh traveler pada umumnya. Kealamian Batu Siping masih sangat terjaga sampai sekarang, sehingga keindahan alaminya ini menjadi tempat yang pas untuk menghilangkan penat.
Daya tarik tempat ini ada di bebatuan dengan bentuk yang unik, seperti jamur dan lainnya. Dan yang tak kalah menariknya, yaitu kesenduan saat menikmati sang maha perkasa meredup tenggelam ke bumi. Yah, eksotis nuansa sunrise sangat menawan hati.

Batu Siping atau yang biasa disebut Batu Pondo oleh masyarakat sekitar, juga menyediakan spot-spot yang indah untuk berfoto. Tak heran jika banyak fotografer yang mengabadikan momen di tempat ini.

foto by bataraisra

Pantai Karsut

Pantai Karsut terletak di Bulusibatang, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Pantai ini berjarak 17km dari pusat Kota Jeneponto. Jalur untuk menuju ke lokasi ini pun sudah bagus sehingga bisa memberikan kenyamanan dalam perjalanannya.

Meskipun Pantai Karsut belum dikelola secara maksimal, namun tempat ini sangat menarik perhatian traveler untuk dikunjungi. Pantai Karsut dengan hamparan pasir putihnya yang terbentang luas, memanjakan Traveler untuk bisa bermain puas di tepi pantainya, berenang bercanda dengan ombak serta menanti sunrise, sambil menikmati angin sepoi-sepoi.

Suasana di Pantai Karsut begitu tenang dan nyaman. Traveler bisa menikmati panorama di sini bersama keluarga. Menggelar tikar di bawah daun pohon kelapa yang berjejer di sepanjang pantai.

foto by visit_sulsel

Bukit Bossolo

Bukit Bossolo terletak di Bontomanai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Biaya masuk ke bukit ini sangat murah, yaitu Rp5 ribu ditambah biayaparkir motor Rp2 ribu sedangkan biaya parkir mobil Rp5 ribu.

Untuk menuju ke tempat ini traveler harus menempuh perjalanan sekitar 3 jam dari Kota Makasar. Setelah itu masih harus mendaki bukit tersebut untuk mendapatkan panorama yang sempurna.

Perjalanannya memang melelahkan tetapi itu akan terbayar ketika sudah berada di puncak bukit. Traveler dapat melihat savana hijau rerumputan dan kecantikan alam yang ada si Sulawesi Selatan. Selain pemandangan hijaunya, di sini traveler juga bisa menikmati indahnya air terjun yang sangat eksotis dari atas bukit, yaitu Air Terjun Tama Lulua.

Sangat disarankan berkunjung ke Bukit Bossolo pada waktu sore hari. Karena warna semburat senja akan menyatu dengan hijaunya rerumputan bukit, sehingga semakin membuat traveler betah berlama-lama di sini, menikmati surga keindahan bumi Sulawesi Selatan.

Air Terjun Tama’Lulua

Air terjun Tama’Lulua terletak di Desa Ramba, Kecamatan Rumbia, Jeneponto. Tempat wisata ini tidak jauh dari Bukit Bossolo, sehingga traveler bisa menikmati keindahan 2 alam sekaligus.

Di sini traveler bisa menikmati derasnya aliran air terjun, bermain, dan mandi dalam kubangan besar pancuran air terjun. Suasana di Air Terjun Tama’Lulua sangat sejuk karena masih alami. Terdapat beberapa fasilitas yang dikelola oleh masyarakat sekitar, seperti toilet, gazebo, serta tempat untuk beristirahat.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat ini adalah pada musim kemarau. Karena intensitas hujan rendah sehingga dapat memaksimalkan waktu berlibur traveler. (AS/IPG)