Pulau Beras Basah merupakan permata tersembunyi di pesisir Kota Bontang, Kalimantan Timur. Pulau ini menawarkan pesona tropis yang tak tertandingi. Pulau kecil yang terletak di perairan Selat Makassar dan telah lama menjadi ikon wisata bahari kebanggaan masyarakat setempat ini, memiliki keindahan pasir putihnya yang menyerupai butiran beras.
Pulau Beras Basah merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Bontang. Pulau yang terletak di Bontang Lestari, Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kalimantan Timur ini kerap menghipnotis wisatawsan yang datang. Kecantikan pulau ini benar-benar menakjubkan.

Pulau Beras Basah bak serpihan surga yang terlempar di sini. Pulau yang dikelilingi air laut nan jernih sehingga mata langsung dapat melihat keindahan biota laut di dalamnya dengan mudah. Menikmati cantiknya para terumbu karang yang begitu marak yang turut diramaikan ikan warna-warni. Sungguh sangat eksotis. Sangat pas untuk pencinta kegiatan snorkling.
Pulau Beras Basah juga dikelilingi hamparan pasir putihnya yang menawan. Kehadiran jejeran pohon kelapa menciptakan suasana tropis nan romantis. Sebuah mercusuar setinggi 15 meter yang berfungsi untuk navigasi kapal, juga hadir di pulau ini dan menjadi ikonik serta daya tarik utama. Tempat yang tepat untuk merehatkan sejenak pikiran dan kelelahan jiwa dari rutinitas.

Pulau yang berada di Selat Makassar ini begitu sempurna. Dengan keindahan pasir putihnya, berdampingan dengan jernihnya air laut yang berkilau kebiruan diterpa sinar matahari, menjadi obat bagi lelahnya perjalanan menuju ke Pulau Beras Basah ini.
Pulau kecil nan menawan ini tak hanya memikat dengan keindahan alamnya, namun juga menyajikan berbagai wahana permainan lainnya, seperti banana boat, juga menyediakan tenda-tenda yang dapat disewa untuk menikmati keindahan pantai.

Dibalik keindahannya yang tiada tara, konon nama Pulau Beras Basah berasal dari sebuah kapal pengangkut beras yang karam di perairan sekitar pulau. Muatan beras tersebut tumpah ruah dan mencemari air laut sehingga meninggalkan jejak putih di permukaannya yang menyerupai beras basah.
Akses paling cepat untuk mencapai pulau ini yaitu melalui dermaga badak PT Badak NGL dengan menggunakan speedboat. Perjalanan akan ditempuh sekitar kurang lebih 15 menit. Juga ada akses lainnya yaitu melalui Dermaga Tanjung Limau dan Tanjung Laut Kota Bontang. Wisatawan akan menggunakan kapal mesin dengan waktu tempuh perjalanan sekitar kurang lebih satu jam.(*)

