Atraksi Budaya ala Zaman Batu

Inilah festival luar biasa dan telah menjadi daya tarik pengunjung di Papua. Festival Lembah Baliem awalnya merupakan acara perang antar suku Dani, Lani, dan Suku Yali sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan. Sebuah festival yang menjadi ajang adu kekuatan antar suku dan telah berlangsung turun temurun namun tentunya aman untuk Anda nikmati.

Festival Lembah Baliem berlangsung selama tiga hari dan diselenggarakan setiap bulan Agustus bertepatan dengan bulan perayaan kemerdekaan Republik Indonesia. Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) telah diselenggarakan. Pemerintah Kabupaten Jayawijaya melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya sejak 1989. Ini adalah tahun ke-27 festival budaya tertua di Indonesia tersebut digelar.

FBLB ke-27 digelar di Kabupaten Jayawijaya, Papua pada 8-11 Agustus 2016. Festival ini melibatkan 40 distrik di Kabupaten Jayawijaya dengan menampilkan beragam atraksi seni dan budaya khas masyarakat Hubula (Suku Dani). Wisatawan bisa menonton karapan babi, lomba permainan alat musik Pikon, lempar sege, hingga atraksi utama yakni tari perang-perangan. Ini merupakan aksi teatrikal yang menceritakan sejarah perjalanan Suku Hubula di masa lalu.

Kalau soal atraksi, Lembah Baliem dinilai luar biasa. Sejauh mata memandang di Lembah Baliem, maka titik tertinggi adalah Puncak Jaya, satu-satunya tempat di Indonesia yang berselimut es abadi.  Mau wisata bahari? Ada Danau Habema, yang digadang-gadangkan sebagai danau tertinggi di Indonesia.

Kehidupan pada zaman batu, yang jauh dari peradaban modern juga bisa dirasakan di sana. Anda bisa mengenakan pakaian adat setempat, seperti koteka/hodlim. Anda juga bisa merasakan tinggal di dalam Honai (rumah adat) dan ikut memasak dengan cara membakar batu, atau juga turut serta dalam tarian perang yang lestari ratusan tahun. Dalam area festival, wisatawan bisa melihat dan membeli produk-produk lokal khas Kabupaten Jayawijaya. Mulai dari tas anyaman yang disebut noken, buah merah, serta aksesori buatan tangan lainnya.

Lembah Baliem itu sendiri menjadi spot foto yang sangat ciamik. Lembah ini dikelilingi Pegunungan Jayawijaya, dan menyuguhkan lanskap yang indah. Tak heran tiap tahunnya, Festival Budaya Lembah Baliem menjadi tujuan fotografer dari berbagai belahan dunia.