Berburu Pesona Keindahan Telaga Menjer

Keindahan alam Telaga Menjer sangat memukau. Telaga yang terletak di kaki Gunung Sindoro ini dikelilingi hamparan perbukitan hijau dan diselimuti udara segar pegunungan. Airnya yang jernih dan tenang menciptakan cerminan yang sempurna untuk pemandangan alam sekitarnya. Sangat tepat menjadi destinasi yang ideal untuk menikmati ketenangan dan keindahan alam yang alami.

Telaga Menjer merupakan sebuah danau vulkanik alami terbesar yang berada dalam kawasan Dataran Tinggi Dieng. Objek wisata yang terletak di Desa Maron, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah ini, menawarkan pesona cermin alam yang menakjubkan dengan latar belakang kemegahan Gunung Sindoro.

Berburu Pesona Keindahan Telaga Menjer

Panorama cermin alam (Mirror Like), dimana permukaan air telaga yang sangat tenang dan jernih ini, bertindak layaknya cermin raksasa. Saat cuaca cerah, airnya akan memantulkan bayangan hijau dari perbukitan sekitarnya dan lanskap kokoh Gunung Sindoro pun yang tampak cantik mempesona.

Berada pada ketinggian sekitar 1.300 mdpl, udara di sekeliling Telaga Menjer sangat sejuk. Dengan luas mencapai 70 hektare dan kedalaman sekitar 45 meter, kawasan yang dikelilingi perbukitan serta hutan pinus nan rimbun ini, menjadi oase ketenangan yang sangat cocok untuk melepas penat dari hiruk-pikuk perkotaan.

Pengunjung yang ingin lebih akrab lagi menikmati keindahan alam disini, dapat berkeliling telaga dengan perahu tradisional setempat.  Menyewa perahu kayu milik warga setempat dan menjelajahi area tengah danau, sambil menikmati angin pegunungan yang sejuk serta menatap keindahan panorama alam yang menakjubkan. Menyaksikan hamparan air tenang yang siap terbelah oleh perahu lalu melewati semak belukar dan pepohonan pinus yang begitu indah.

Berburu Pesona Keindahan Telaga Menjer

Siap-siap untuk berburu spot foto estetis yang sudah disiapkan pengelola.   Hampir di setiap sudut menjadi tempat asyik dan menarik untuk diabadikan.  Namun, area swafoto khusus yang ikonik yaitu jembatan kayu, gazebo yang menghadap langsung ke bentang alam, serta latar belakang panorama bukit dan pegunungan berpadu hamparan air danau.

Yang membuat suasana menjadi dramatis ketika kabut mulai turun.  Panorama alam akan semakin cantik dengan hadirnya kabut tipis-tipis, terutama pada pagi hari dan sore hari. Alam Telaga Menjer begitu indah dan memanjakan mata. Lingkungannya pun masih sangat asri, menjadi penyejuk siapapun yang datang ke sini.

Berburu Pesona Keindahan Telaga Menjer

Beberapa sudut tepi telaga kerap dimanfaatkan untuk kegiatan memancing.  Baik warga lokal atau pun pengunjung yang memiliki hobi mancing, kerap terlihat di beberapa sudut tepi telaga meyalurkan hobi memancing ikan air tawar.

Telaga Menjer berjarak sekitar 11 km dari pusat kota Wonosobo dengan waktu tempuh kurang lebih 30 menit berkendara. Jalan menuju lokasi sudah beraspal mulus dan mudah dilewati kendaraan. Untuk menuju Telaga Menjer, melalui titik kumpul di alun-alun Kota Wonosobo, lanjutkan perjalanan dengan melewati Jalan Dieng yang berada di sebelah barat alun-alun.  Begitu sampai di Pasar Garung, terdapat pertigaan di kiri jalan.  Lalu ambil yang ke kiri kemudian ikuti perjalanan ini hingga akhirnya sampai di Telaga Menjer.  Perlu diketahui, kondisi jalan dari Pasar Garung sampai menuju telaga berkelok-kelok dan cenderung naik.

Sejarah & Mitos Telaga Menjer

Telaga Mender merupakan danau vulkanik yang terbentuk secara alami akibat letusan Gunung Pakuwaja di masa lampau. Letusan Gunung Pakuwaja ini meninggalkan cekungan yang cukup besar dan dalam.  Lama kelamaan cekungan tersebut terisi oleh air hujan dan beberapa mata air yang muncul disekitarnya.  Hingga akhirnya membentuk sebuah telaga.

Berburu Pesona Keindahan Telaga Menjer

Dinamakan Telaga Menjer karena kawasan ini masuk dalam wilayah Desa Menjer, awal mula nama des aini yang saat ini sudah telah dimekarkan menjadi Desa Maron, Kecamatan Garung.

Terdapat beberapa cerita rakyat berkaitan terbentuknya Telaga Menjer yang dipercaya masyarakat setempat.  Salah satunya adalah cerita tentang seorang gadis tamak bernama Garwita.  Gerwita meminjam lesung ajaib dari seorang gadis miskin. Karena keserakahannya, lesung tersebut lama kelamaan membesar hingga memuntahkan air banyak dan menenggelamkan wilayah tersebut hingga akhirnya terbentuklah sebuah telaga.

Cerita lainnya yang sangat dipercaya oleh penduduk setempat yaitu, bahwa Telaga Menjer dijaga oleh seekor naga. Naga ini diyakini menjaga keseimbangan alam dan melindungi telaga dari bahaya. Cerita ini membuat Telaga Menjer dianggap sakral oleh masyarakat sekitar.

Berburu Pesona Keindahan Telaga Menjer

Juga ada mitos yang melarang sepasang kekasih datang berduaan ke Telaga Menjer, karena akan berdampak kandasnya hubungan asmara mereka kelak. Telaga Menjer juga memiliki legenda yang menceritakan hukuman seorang putri cantik bernama Menjer, yang dikutuk menjadi seekor ikan karena melakukan kesalahan.

Hadirnya cerita dan mitos kepercayaan masyarakat setempat ini, malah menambah daya tarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke Telaga Mender.  Selain mengagumi keindahan panorama alam yang menyegarkan dan menenangkan jiwa ini, wisatawan pun tertarik untuk mendengar langsung mitos tersebut dari masyarakat sekitar.(*)

Subscribe

Related articles

Nepal Van Java, Pesona Desa Wisata di Kaki Gunung Sumbing yang Memukau

Susunan rumah penduduk yang berjajar dan bertingkat dengan warna...

Pantai Parangendog, Hidden Gem dengan Panorama Tebing di Selatan Yogyakarta

Dikenal dengan keindahan tebing-tebing kapur putih yang menjadi ciri...

Pantai Widodaren Gunungkidul, Pesona Alam yang Bikin Jatuh Hati

Pantai Widodaren merupakan surga tersembunyi di kawasan Gunungkidul yang...

Menikmati Sisi Tenang Yogyakarta di Pantai Trenggole

Sajian hamparan pasir putih, tebing karst, dan panorama Samudra...

Berburu Foto ‘Cahaya dari Surga’ di Air Terjun Tukad Cepung

Air Terjun Tukad Cepung adalah keajaiban alam sejati.  Aliran...
spot_imgspot_img