Berwisata di Kota Penuh Peradaban, Sevilla

Kota Terbesar ke-4 di Spanyol

Sevilla, Real Alcazar de Sevilla

Peninggalan sejarah Islam selama kurang lebih 7 abad ini, sangat terlihat dari berbagai arsitektur tempat wisata di beberapa kota di bagian selatan Spanyol ini. Itulah Kota Sevilla, yang hanya memiliki luas 140 kilometer persegi, atau setara dengan luas Jakarta Selatan. Kota terbesar ke-4 di Spanyol dan menjadi wilayah otonomi Andalusia ini, mendapat banyak sentuhan Islam karena pada abad ke-8 menjadi wilayah dari Dinasti Umayyah. Tak heran kalau di kota ini banyak bangunan cantik dengan sentuhan islami dan menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat populer di Negara Matador ini.

Berikut ini, Indonesiatraveler.id merangkum tempat-tempat wisata favorit di Kota Sevilla!

Sevilla, Real Alcazar de Sevilla
Sevilla, Real Alcazar de Sevilla

Real Alcazar de Sevilla

Real Alcazar de Sevilla merupakan sebuah istana royal yang masih ditempati oleh keluarga royal. Awalnya, pada abak ke-10, istana royal ini merupakan benteng Moorish khalifah Andalusia pertama. Konstruksi Alcazar dibangun mulai dari abad ke-14. Istana ini sangat besar dengan memiliki banyak ruang serta belasan taman yang sangat luas. Taman-taman ini tertata begitu indah dan mempesona.

Di Real Alcazar de Sevilla tersimpan banyak sekali sejarah, kesenian, kebudayaan yang sangat mendalam tentang Kota Sevilla. Ketika mulai memasuki area dalam istana, Traveler akan disuguhkan pemandangan ornamen-ornamen pada gedung yang sangat menakjubkan. Jika dilihat secara detail, akan tampak perpaduan detail ornamen dari unsur Islam, renaissance dan barok.  Sungguh kombinasi yang sangat cantik dan memukau.

Spot-spot foto yang menarik di Alcazar, beberapa di antaranya seperti di patio de las doncellas, patio de las muñecas, dan salon de los embajadores.

Sevilla, Sungai Guadalquivir
Sevilla, Sungai Guadalquivir

Naik Kapal di Sungai Guadalquivir

Jika berkunjung ke Sevilla, tapi belum pernah mencoba naik kapal di Sungai Guadalquivir, itu sama saja dianggap belum datang atau menginjak Kota Sevilla. Begitulah kurang lebih anggapan masyarakat sana kepada para wisatawan. Tak heran, antrian untuk naik kapal untuk menyusuri Sungai Guadalquivir cukup ramai.

Sepanjang perjalanan di kapal ini, Traveler akan banyak menikmati pemandangan yang unik dan mengsankan sambil mendengarkan sejarah tentang Sungai Guadalquivir. Sungai Guadalquivir sudah menjadi pelabuhan yang penting sejak zaman Romawi, sebagai akses penyebaran berbagai produk dari Roma ke Sevilla. Karena begitu pentingnya jalur ini sebagai akses kemana-mana bahkan hingga ke Cordoba, maka pada zaman dinasti Almohad menguasai Andalusia, dibangunlah menara keamanan dekat pelabuhan yang dinamakan Torre de Oro.

Torre del Oro atau disebut juga Menara Emas ini, dibangun pada akhir abad 13, tepatnya tahun 1220 – 1221. Menara itu merupakan bagian dari pertahanan kota yang berfungsi sebagai tempat pengawasan. Menara emas tersebut mengontrol akses menuju pelabuhan kota.  Hingga pada era kolonialisme Spanyol, pelabuhan sungai ini mampu memonopoli perdagangan antarsamudera, sehingga Sevilla menjadi pusat perekonomian Spanyol.

Sevilla, Medina Azahara
Sevilla, Medina Azahara

Medina Azahara

Medina Azahara merupakan kota kuno yang letaknya tidak begitu jauh dari Kota Sevilla, kurang lebih 13 kilometer. Nama kota ini berasal dari bahasa arab, Medinat Alzahra, yang berarti kota bersinar. Terletak di lereng bukit Sierra Morena, Kota Medina Azahara dibangun pada tahun 936 M atas perintah Abd ar Rahman III, khalifah Umayyah pertama di Cordoba.

Pembangunan kota ini untuk menunjukkan martabat serta kekuasaannya terutama kepada saingannya, dinasti Fatimiyah. Sayangnya, kota seluas 112 hektar ini musnah karena dirusak dan dijarah dalam perang sipil yang terjadi pada awal abad ke-11. Media Azahara pun tertimbun tanah selama berabad-abad hingga akhirnya mulai digali.

Setelah dilakukan penggalian dan restorasi, Media Azahara akhirnya dapat dilihat dan dikunjungi kembali. Meski baru sedikit yang digali, namun sudah banyak turis yang mendatangi Media Azahara. Beberapa bagian Medina Azahara yang sudah digali yaitu istana, 3 taman, tempat tinggal perdana menteri dan masjid. Bahkan, di bagian depan Medina Azahara telah dibangun museum yang memuat sejarah kota dan menyajikan film tentang Medina Azahara.

Katedral Sevilla

Katedral ini terletak di Kota Sevilla yang merupakan katedral gothic terbesar di dunia dan telah dinyatakan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO pada tahun 1987. Dengan memiliki panjang 126 meter dengan lebar 83 meter, serta ketinggian 37 meter menjadikan katedral ini sebagai katedral terbesar ke-3 di dunia. Selain desain arsitektur yang megah, disinilah makam sang penemu benua amerika yaitu Christoper Colombus.

Katedral ini dibangun di atas ruang di mana Masjid Aljama Pernah berdiri, namun hancur saat kota tersebut kembali ditaklukkan oleh orang Kristen. Katedral Seville memiliki menara yang dikenal dengan nama Giralda. Dulunya merupakan sebuah menara masjid namun sekarang berfungsi sebagai menara lonceng katedral. Menara Giralda memiliki tinggi 104 meter (341 kaki) sehingga  terlihat dari Sevilla. Katedral ini juga memiliki banyak kubah, kapel, serta jendela kaca yang indah dan menajubkan. Selain itu terdapat lengkungan serta hiasan yang mempesona di atas langit-langit bangunan ini.

Mezquita

Mezquita adalah sebuah katedral di Spanyol yang dulunya merupakan Masjid Cordoba. Sampai sekarang, UNESCO mengakui bahwa Mezquita merupakan salah satu  peninggalan terpenting dan paling bersejarah di dunia.

Mezquita memiliki keindahan arsitektur yang bergaya islami pada bangunan ini dan terlihat sangat menawan. Apalagi dengan ornament kaligrafi nya yang menjadi hiasan paling eksotis di bangunan ini. Tak heran bangunan ini merupakan primadona dan paling ramai dikunjungi.

Perjalanan ke Cordoba dari Sevilla hanya membutuhkan waktu sekitar dua jam. Masjid Cordoba merupakan tempat yang sangat mengesankan dengan latar belakang sejarah yang luar biasa menakjubkan.

Sevilla, Ronda
Sevilla, Ronda

Ronda

Ronda merupakan kota yang berada di puncak bukit nan indah di Andalusia, dimana tempat ini terbagi dua bagian oleh ngarai El Tajo setinggi kurang lebih 130 meter.  Kombinasi yang sangat unik dan menarik, karena sisi sebelah merupakan kota tua bernama La Ciudad, sementara sisi satunya lagi kota yang lebih modern.

Suasana romantis langsung hadir menyelimuti begitu tiba di lokasi ikonik Ronda ini. Ronda juga dilintasi salah satu jembatan paling populer di Spanyol, Ponte Nuevo (New Bridge). Jembatan ini sudah menjadi ikon dari kota Ronda selama lebih dari 200 tahun. Dari sini, Traveler akan terpukau melihat pemandangan di kawasan ngarai El Tajo ini.

Kunjungi pula Plaza de Toros, salah satu bangunan tertua dan paling mengagumkan di Spanyol dan juga merupakan arena adu banteng. Tempat ini pertama kali dibuka pada tahun 1785. Juga jangan lupa menyaksikan lekuk-lekuk khas Celtic yang terpampang di sekitar bangunan tertua itu.

Jangan lupa juga mengunjungi Taman Sierra de las Nieves yang menyajikan pemandangan hutan cemara yang indah dan memiliki peranan penting di Ronda, Spanyol ini.

Plaza de Espana

Plaza de Espana yang dibangun pada tahun 1928 ini adalah salah satu plaza yang paling keren disana. Bangunan yang sebagian besarnya merupakan gedung pemerintahan ini membentuk setengah lingkaran dengan kolam, dibentuk seperti sungai kecil di depannya.

Plaza de Espana ini dikatakan sebagai pusatnya kota Madrid, karena plaza ini dekat dengan banyak kegiatan yang ada di Madrid. Di belakang plaza ini terdapat Torre de Madrid yang pernah jadi gedung tertinggi di Madrid dulunya. Bangunan berdiameter 200 meter ini, berdiri di atas lahan seluas 50 ribu m2.

Bangunan ini memang sangat impresif dan menyolok di tengah kota Sevilla. Bentuk arsiteknya yang unik, berupa setengah lingkaran dengan dikelilingi air, dan asesori 4 jembatan. Hal ini menggambarkan bahwa Spanyol merangkul negara-negara jajahannya di Amerika Selatan ketika itu.(Niel)