Curug Bajing, Wisata Air Terjun di Pekalongan yang Recommended!

Berinovasi menciptakan spot-spot unik dan cantik yang kekinian

Curug Bajing, Wisata Air Terjun di Pekalongan yang Recommended!
Parade aliran air terjun bertingkat Curug Bajing, Photo by @felixjepret

Pesona air terjun memang selalu menarik perhatian. Keindahannya selalu memikat dan membuat orang tak bosan-bosan datang berkunjung untuk menikmati aura yang dipancarkan dari objek wisata alam ini.  Seperti salah satu air terjun yang berada di Pekalongan yaitu Air Terjun Bajing.  Panorama air terjun ini benar-benar penuh magis, menarik banyak wisatawan untuk datang mengeksplore berbagai keindahan yang dimilikinya.

Air terjun yang menyajikan parade aliran air terjun bertingkat-tingkat dibawahnya, menjadi satu kesatuan dengan bebatuan dinding yang curam yang mengelilingi air terjun ini, serta hamparan hutan yang menghijau, yang memenuhi seluruh kawasan ini.  Suguhan yang sulit ditampik keindahannya, benar-benar memanjakan pandangan mata. Curug ini berada pada ketinggian 1.300 MDPL.  Sehingga udara disekeliling curug sangat asri dan menyegarkan.  Segarnya udara menggelitik Traveler untuk bertahan lama di tempat ini.

Curug Bajing, Wisata Air Terjun di Pekalongan yang Recommended!
Jembatan, salah satu spot favorit berlatar air terjun, Photo by @abrunlallana

Air Terjun Bajing atau sebutannya Curug Bajing, memiliki ketinggian sekitar 75 meter.  Jarak yang sangat tinggi ini menghasilkan debit air mengalir sangat deras dan airnya pun sangat jernih.  Sesekali, keindahan warna warni pelangi tampak di sekitar jatuhnya air.  Dari agak kejauhan terlihat sangat cantik.

Air terjun ini memiliki kolam dengan diameter sekitar 3 meter, yang letaknya tepat dibawah pancuran air.  Namun, Traveler dilarang bermain di kolam ini karena aliran air terjun yang cukup deras akan membahayakan orang dibawahnya serta kedalaman kolam yang cukup dalam.  Traveler tetap dapat menikmati segarnya air terjun melalui aliran-aliran air dibawahnya yang debitnyan tidak terlalu deras.  Selain itu, juga dapat bermain di area yang banyak batu-batuan yang jaraknya sekitar 50 meter dari air terjun.

Curug Bajing, Wisata Air Terjun di Pekalongan yang Recommended!
Salah satu spot kekinian, Photo by @abrunlallana

Untuk menambah daya tarik keberadaan air terjun ini, pihak pengelola pun berinovasi menciptakan spot-spot unik dan cantik yang kekinian, sebagai andalan untuk dijadikan foto latar bagi para pencinta swaphoto.  Selain berlatar keindahan air terjun, disini juga sudah disediakan spot foto seperti bentuk love dari kayu, juga tersedia anjungan dengan alas bambu seperti panggung yang memiliki latar belakang air terjun, bahkan keberadaan jembatan yang membentang dari dua sisi di atas aliran air terjun, dengan  kombinasi warna putih dan hijau yang ditempatkan untuk penyebrangan, malah asyik buat dijadikan foto latar.  Yah, hasil photo pun sangat memikat,  benar-benar menjadi destinasi wisata yang sangat recommended!

Lokasi keberadaan Curug Bajing masuk dalam wilayah kawasan hutan lindung, yang dipenuhi dengan rimbunnya pepohonan hijau. Tak heran, kawasan ini sangat terasa ke-asriannya.   Jika beruntung, saat perjalanan menuju Curug Bajing, Traveler akan bertemu dengan binatang Owa Jawa, yang masih termasuk dalam keluarga primata yang memiliki warna bulu abu-abu.  Karena hutan ini merupakan tempat hidupnya habitat Owa Jawa.  Gerakannya yang cukup lincah serta suaranya yang melengking sering mewarnai kawasan hutan ini.

Curug Bajing, Wisata Air Terjun di Pekalongan yang Recommended!
Suasana begitu asri dan menyejukkan

Untuk mencapai destinasi wisata Curug Bajing tidak terlalu sulit.  Sejumlah rambu-rambu dapat ditemui sepanjang perjalanan.  Berada di Desa Tlogopakis, Kecamatan Petungkriono, Kabupaten Pekalongan, lokasi air terjun ini dari pusat Kota Pekalongan berjarak kurang lebih 45 kilometer dengan waktu tempuh perjalanan sekitar 1,5 jam dengan berkendara.  Dari lokasi parkiran, trekking menuju Curug Bejing tidak terlalu jauh.  Jaraknya hanya sekitar 300 meter dan hanya memakan waktu sekitar 20 menit karena medan yang dilalui tidak sulit.(Adhit)