Danau Poso, Danau Terbesar Ketiga yang Melegenda

Danau Terbesar ketiga di Indonesia

Danau Poso
Danau Poso dikelilingi hutan dan bukit nan hijau

Danau Poso merupakan sebuah danau yang terletak di Kabupaten Poso, Provinsi Sulawesi Tengah yang menjadi danau terdalam dan terbesar ketiga di Indonesia.  Panjang Danau Poso sekitar 32 kilometer dengan lebar 16 kilometer.  Danau Poso hadir dengan sejuta pesona alamnya yang memikat hati.  Keindahan yang tersaji tak bisa dipungkiri lagi.  Pemandangan hutan serta perbukitan nan hijau, menjadi senjata ampuh untuk memberikan rasa tenang dan nyaman serta kesejukan setiap kali mata memandang.  Dan di sekitar danau, banyak tumbuh subur pohon cengkeh.  Dan ketika musim berbunga tiba, sekitar bulan Juni hingga November, area sekeliling danau tercium aroma wangi cengkeh.

Danau Poso
Perairan Danau yang Sangat Unik

Perairan danau ini sangat unik. Danau Poso yang terletak di ketinggian 657 mdpl dengan memiliki kedalaman sekitar 510 meter, serta bentangan pantainya sepanjang 127 kilometer yang mengelilingi perairan danau ini, memiliki jenis air tawar.  Air di bagian tepiannya berwarna hijau, sedangkan yang berada di bagian tengah memiliki warna biru.  Disini hidup habitat Ikan Sidat atau Ikan Sogili yang besarnya bisa mencapai 2 meter. Ikan ini merupakan ikan endemik Danau Poso, habitat ikan air tawar terbesar di jenisnya.

Dengan dikelilingi perbukitan dan area hutan, Traveler dapat menikmati pemandangan nan alami ini sambil menghirup udara yang sejuk. Pantai pasirnya putih dan bersih, memantulkan cahaya matahari nan elok, serta ekosistem danau yang masih terjaga, membuat pemandangan Danau Poso terlihat segar.  Apalagi Danau Poso memang memiliki perairan yang sangat jernih. Walaupun di musim hujan banjir datang dari sungai-sungai yang mengarah ke danau ini, perairan Danau Poso tidak menjadi keruh dan tetap jernih. Bahkan di danau ini, Traveler dapat menemukan suasana yang tidak jauh berbeda seperti di pantai-pantai tepi laut pada umumnya. Warna air yang hijau bening bagian tepi danau, dan biru laut di bagian tengah danau akan membuat Traveler serasa berada di tepi laut yang indah.

Danau Poso
Salah Satu Sudut Keindahan di Danau Poso

Jika ingin menikmati perairan Danau Poso lebih santai, Traveler dapat menyewa perahu motor (ketingting) yang disediakan di sekitar tepi danau. Dengan berkeliling menyusuri danau, banyak pemandangan-pemandangan yang sangat indah yang bakal ditemui. Benar-benar mengesankan! Traveler juga akan melihat kehidupan keseharian masyarakat setempat, seperti memancing, menjala ikan, atau budidaya ikan di keramba-keramba.

Ada satu keunikan yang bisa ditemui disekitar Danau Poso.   Di beberapa tempat, Traveler dapat menjumpai sekumpulan batu-batu besar yang muncul dari dalam danau, selintas terlihat seperti kompleks batu yang terapung. Kompleks batu tersebut dinamai oleh warga sekitar dengan sebutan Watu Ngonggi dan Watu Asa Mpangasa Angga. Watu Ngonggi adalah sekumpulan batu-batu yang bisa mengeluarkan bunyi jika dipukul.

Kegiatan lainnya yang dapat dilakukan di sekitar danau ini adalah, Traveler dapat mengunjungi Konservasi Anggrek terbesar di Indonesia, yaitu Taman Wisata Alam Bancea, yang terletak di salah satu sisi Danau Poso. Taman seluas 5.000 Hektar ini, terdapat keindahan bunga anggrek dari berbagai jenis.   Di antaranya yang merupakan jenis endemik yang dimiliki kawasan TWA Bancea, seperti, Gramatophillum stapeliaflorum J.J.Sm, Dendrobium cruminatum, dan sebagian dari jenis-jenis Eria sp. Juga ada jenis Gramatophillum stapeliaflorum J.J.Sm yang merupakan puspa Sulawesi Tengah, yang biasa disebut Anggrek Hitam Sulawesi. Anggrek hitam ini memiliki keindahan warna dan bentuk bunga serta keunikan tersendiri, dengan warna yang agak coklat kehitaman menjadikan daya tarik tersendiri bagi penggemar anggrek. Ini merupakan anggrek yang sangat langka.

Pemandangan di sekeliling Danau Poso juga tak kalah menarik. Pegunungan dan hutan yang masih asri mengelilingi danau ini. Sesekali Anda akan melihat beberapa jenis burung terbang melintas, atau berkicau di sekitar rerimbunan hutan.

Danau Poso
Sekumpulan Bebatuan Yang Unik

Legenda Danau Poso

Banyak cerita-cerita yang melegenda seputar Danau Poso ini.  Seperti tentang asal usul nama Danau Poso.  Perlu Traveler ketahui, masyarakat yang tinggal di sekitar Danau Poso berasal dari Suku Pamona.  Menurut mereka, Poso memiliki dua pengertian, poso’o yang berarti tangguh, dan maposo yang artinya pecah.  Hal tersebut dikaitkan dengan bebatuan yang ada di danau ini.  Menurut mereka, bebatuan di danau menjadi asal muasal nama Danau Poso. Dan berdasarkan legenda, bebatuan tersebut adalah batu-batu yang memecah daratan untuk mengalirkan air dari danau menjadi sungai yang mengalir menuju ke laut.

Dalam kisah lainnya, dahulu kala ada kampung yang runtuh dan tenggelam ke dalam danau setelah warganya mentertawakan seekor katak dalam sebuah pesta. Kejadian ini diilhami dari peristiwa gempa besar di sesar Poso. Dan reruntuhan kampung yang tenggelam tersebut masih bisa dijumpai di Tanjung Bancea. Bahkan sesekali terlihat sinar seperti lampu dari dalam danau. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, sinar itu berasal dari mata naga yang menjaga Danau Poso dan reruntuhannya.

Danau Poso
Taman Anggrek Bancea, di sisi Danau Poso, Photo by TripTrus

Untuk mencapai ke lokasi Danau Poso, tempat ini sangat mudah dicapai karena berada di dekat Lintas Trans Sulawesi, jalur yang menghubungkan Toraja-Poso-Gorontalo-Manado.  Jarak dari sebelah tenggara Kota Palu berkisar 285 kilometer, dengan lama perjalanan sekitar 8 jam dengan menggunakan kendaraan darat atau angkutan umum.  Danau ini juga berada sekitar 56 kilometer dari sebelah selatan Kota Poso, dan dari Kota Poso ini menuju Danau Poso memakan waktu sekitar 1,5 jam menggunakan kendaraan darat atau angkutan umum.

Nah, Traveler siap menyambangi danau yang melegenda ini? Jangan lupa tetap mengikuti aturan protokoler kesehatan yah!(Adhit)