Destinasi Wisata Kendal yang lagi jadi Primadona

Banyak objek wisata yang tidak kalah kerennya dengan daerah-daerah lain yang bisa dieksplor.

Kabupaten Kendal adalah sebuah daerah di Jawa Tengah yang termasuk dalam wilayah metropolitan Kedungsapur, kawasan metropolitan terbesar keempat setelah Jabodetabek, Gerbangkertosusila, dan Bandung Raya. Kota Kendal menyimpan sejuta keindahan dan pesona alam serta panorama yang sangat menakjubkan. Banyak orang yang terkagum-kagum saat pertama kali melihat keindahan alam Kendal ini. Kendal punya banyak objek wisata yang tidak kalah kerennya dengan daerah-daerah lain yang bisa dieksplor.

Pulau Tiban

Keunikan dan keindahan Pulau Tiban menyihir para Traveler untuk berburu wisata kesana. Merupakan sebuah pantai yang berada di Patebon Kendal, dengan julukan Pantai Kartika Jaya. Daratan yang counturnya memanjang dan menyambung dengan dermaga, layaknya semenanjung. Selain suasana pantainya yang alami, keindahan hutan mangrove nya menarik perhatian.

Keindahan Pulau Tiban yang penuh dengan hiasan pohon cemara pada kanan kirinya, lalu di tepinya ditanami bakau, menjadikan panorama pulau ini sangat cantik. Pulau Tiban masih terbilang sepi dan sunyi, cocok bagi traveler yang benar-benar ingin menikmati suasana pantai yang tenang, jauh dari kebisingan dan lalu lalang ramainya wisatawan.

Pulau Tiban terbentuk dari abrasi pantai yang terjadi selama bertahun-tahun. Hal ini diketahui oleh warga sekitar yang melihat adanya gundukan pasir di tengah pantai yang semakin terlihat, kemudian warga sekitar berinisiatif untuk menanaminya dengan cemara dan magrove agar abrasi tidak semakin parah. Seiring berjalannya waktu daratan yang terbentuk ini kini sudah mencapai dua hektar dengan panjang pantainya lebih dari dua kilometer, dari situ tercetus dengan nama Pulau Tiban. Warga berinisiatif menjadikan tempat tersebut sebagai destinasi tempat wisata kabupaten Kendal yang kini menjadi primadona masyarakat, dan diresmikan sebagai objek wisata pada tanggal 28 November 2014. Saat ini, Pulau Tiban dikelola Pokdarwis bersama masyarakat desa setempat.

Beralamat di Tanjung Mulyo, Kartika Jaya, Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Untuk menuju ke sini, traveler harus mengambil dari arah utara dari Hutan Klorofil Kendal atau melalui Mesjid Agung Kendal. Kemudian jalan ke Wonosari dan belok ke arah utara Jalan Wonosari Patebon. Jarak dari Alun-Alun Kendal kurang lebih 7 km. Traveler akan melewati jalan-jalan yang sempit dan sepi, serta melalui perkampungan. Begitu sampai, motor atau mobil yang dipergunakan, diparkir di area yang sudah disediakan. Lalu naik speed boat menuju Pantai Tiban. Kurang lebih perjalanan hanya 10 menit, namun waktu yang singkat itu juga memanjakan pandangan anda akan keindahan kolam tambak dan deretan tanaman bakau.

Tiket masuk Pulau Tiban Rp 15.000 perorang sudah termasuk tiket perahu, lalu parkir motor Rp 2.000 dan parkir mobil Rp 5.000,-

Danau Banaran

Danau Banaran merupakan destinasi wisata di Kendal yang sebenarnya sudah sejak lama dikenal orang, namun sekarang masyarakat di sekitar situ kembali mempopulerkan. Terletak di kawasan perkebunan cengkeh, danau ini sebenarnya adalah bendungan milik PTP Banaran, yang airnya digunakan untuk keperluan perkebunan setempat. Namun karena view lokasinya keren serta airnya berwarna hijau muda transparan dikala terkena sinar matahari, maka banyak yang datang kesini menikmati pemandangannya. Terutama traveler pendaki gunung yang baru saja mendaki Gunung Prau melewati jalur Kenjuran.

Untuk mencapai lokasi ini, melalui Kota Weleri, traveler dapat menempuh waktu tidak terlalu lama. Dari arah Weleri Kendal terus saja mengikuti jalan sampai tiba di terminal Sukorejo Kendal. Kemudian lurus mengikuti jalan sampai ketemu perempatan jalan, belok ke kanan lalu lurus menuju perkampungan warga yang mengarah ke Danau Banaran.

Ketika dalam perjalanan menuju wisata ini, Traveler akan terhipnotis oleh keindahan pemandangan alam sekitar. Indahnya perkebunan cengkeh disertai udara segar khas pegunungan serta view utama gagahnya Gunung Prau Dieng yang dapat dilihat secara jelas.

Danau Banaran terletak di Surugajah, Ngargosari, Sukorejo, Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Traveler dikenai biaya masuk Rp 5.000 untuk setiap orangnya.

Pantai Cahaya

Begitu mengunjungi Pantai Cahaya, wisatawan langsung disuguhi hamparan pantai yang sangat luas. Yah, pemandangan bibir pantai yang sangat luas ini, dimanfaatkan oleh anak-anak sebagai area bermain. Tak heran, Pantai Cahaya yang menjadi destinasi wisata andalan Kendal ini, kerap dijuluki pasar pantai yang sangat ramah bagi anak-anak. Yah, serasa surganya permainan bagi anak-anak karena disini mereka bebas puas bermain.

Sejumlah wahana permainan tersedia disini, seperti pentas lumba-lumba, pentas satwa, kolam renang, trampolin, carousell dan lainnya. Juga ada sarana ATV, kendaraan bermotor yang saat ini viral di tiap wisata pantai di mana-mana. Banyak juga wisatawan yang menikmati keindahan Pantai Cahaya ini hanya berenang serta mengghantam ombak, yang menjadi permainan klasik di tepi pantai.

Pantai Cahaya berlokasi di Klampok, Sendang Sikucing, Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Tiket masuk ke pantai ini per orang dikenai harga Rp 40,000,-

Pantai Karangmalang

Pantai Karang Malang terletak di Area Sawah, Karangmalang Wetan, Kangkung Kabupaten Kendal Jawa Tengah. Dengan segala keindahan alami pantainya, Pantai Karangmalang sangat menarik untuk dikunjungi.  Keunikan lainnya adalah, di sekitar bibir pantai yang bertaburan pasir banyak ditumbuhi tanaman ketela. Masyarakat setempat mengenalnya dengan sebutan ketela kisik, nama khusus yang diberikan lantaran tumbuhnya di sekitar pantai.  Rasa yang dimiliki ketela ini berbeda dengan ketela pada umumnya.

Jika traveler ingin menikmati deburan suara ombak di malam hari, bisa mendirikan tenda untuk semalam saja. Bayangkan, kenikmatan tiada tara mendengar desiran ombak malam hari, dibawah keindahan bintang-bintang, sungguh menjadi pengalaman tak terlupakan.

Menuju ke lokasi Pantai Karangmalang, traveler dapat melalui Desa Laban atau Desa Karangmalang. Kondisi sebagian jalannya sudah lumayan bagus, bahkan ada yang sudah dibeton. Namun, kurang lebih sekitar 1 kilometeran mendekati pantai, keadaannya seperti jalan setapak dan hanya bisa dilalui berjalan kaki atau mengendarai sepeda motor. Bagi yang mengendarai mobil, cukup sampai perbatasan menuju jalan setapak, lalu mobil di parkir disekitar area itu lalu perjalanan dilanjutkan melalui jalan setapak itu. Hati-hati kalau musim hujan. Karena lokasi ini sangat licin dan becek, sulit dilalui oleh kendaraan bermotor.(Nil)