Laksa, antara Singapura dan Indonesia

Rasanya Gurih, Pedas dan Berkuah

Kuliner Laksa
Laksa Bogor dengan Campuran Oncomnya

Laksa merupakan makanan khas Indonesia dan Singapura yang memiliki cita rasa gurih, pedas dan berkuah. Laksa Indonesia adalah makanan khas berbahan mie putih yang disiram dengan kuah berwarna kuning kemerahan (merah dari cabai).  Bumbu dasar yang dicampur dalam kuah hampir sama, terdiri dari kunyit, jahe, lengkuas, kemiri, bawang merah, bawang putih, dan cabai, seperti kuah kari dengan cita rasa gurih nan kental.

Di Indonesia sendiri, ada tiga jenis laksa, yaitu Laksa Bogor, Laksa Tangerang dan Laksa Betawi.  Bahan dasarnya hampir sama, namun yang membedakannya terletak pada kuahnya.  Laksa Bogor identik dengan campuran oncomnya, sementara Laksa Betawi lebih kuat dengan kuah udang rebonnya dan Laksa Tangerang berasal dari parutan kelapa yang disangrai dengan kacang hijau.

Kuliner Laksa
Laksa Tangerang, Kuahnya Kental dari Parutan Kelapa Sangrai

Kuah berisi potongan kentang berukuran dadu. Laksa dimakan dengan menggunakan mi putih (terbuat dari beras prak yang dicampur dengan air dan dimasak. Selanjutnya, dibentuk bulat panjang sebesar lidi dengan menggunakan alat tersendiri). Untuk Laksa Bogor, dimakannya dengan ketupat atau bihun, ditambah taoge panjang, suwiran daging ayam, udang, dan telur rebus. Penyuka laksa ini sering menambahkan sambal cuka sebagai pelengkap rasa. Sementara Laksa Betawi biasanya berisi telur, ketupat, taoge pendek, daun kemangi, dan kucai. Mi yang digunakan adalah bihun. Adapun lauk pelengkapnya adalah perkedel.

Kuliner Laksa
Kuliner Betawi dengan Kuah Udang Rebon

Lain lagi dengan laksa Singapura yang isinya berupa mie kuah dengan sup berbahan santan yang diracik dengan rempah-rempah pedas.  Isi lainnya pada Laksa Singapura yaitu ada udang, fish cake, daun kesum (sejenis tumbuhan herbal) serta citarasa ebinya sangat kuat.  Selain itu, kalau Laksa Betawi dan Laksa Bogor biasa disajikan dengan lontong, Laksa Singapura biasanya menggunakan campuran fish cake atau kwetiau kering.

Laksa Singapura juga memiliki beberapa pilihan, seperti Laksa Penang yang memiliki rasa unik dan khas yang bercita rasa agak asam, juga laksa yang rasanya mirip kari seperti Laksa Sarawak, lalu Laksa Katong yang memiliki kuah sup pedas dengan warna kemerah-merahan yang dibumbui santan dan udang kering, ditaburi bahan-bahan seperti kerang, udang dan lainnya.  Lakso Katong atau sebutan populernya Singapore Curry Laksa.  Laksa jenis ini yang paling populer di Singapura dibanding jenis lainnya.  Singapore Curry Laksa ini, merupakan jajanan favorit bagi masyarakat Singapura.  Laksa Katong terinspirasi dari hidangan Peranakan (orang Tionghoa Semenanjung) yang beradaptasi dengan menu Melayu, sehingga sering disebut Melayu-Peranakan (Tionghoa) yang hidup di wilayah Katong.

Kuliner Laksa
Laksa Katong alias SIngapore Curry Laksa

Dengan kaldu laksa yang memberikan keseimbangan yang pas antara santan dan rempah-rempah, sup mi khas ini dijamin memuaskan selera.  Ciri khas lainnya dari Laksa katong atau Singapore Curry Laksa adalah disajikan dengan bihun agak tebal yang dipotong-potong, sehingga makannya seringkali diseruput dengan sendok.Hmm,…yummy!!(Niel)