Lezatnya Nasi Bakar dan Gudek di Pawon Sewu Roso

Gurihnya Tanpa MSG

Pawon Sewu Roso
Eni dengan Sajian Masakannya

Pawon Sewu Roso berlokasi di Tiger Hill Squash Club, tepatnya di Jalan Bukit Sentul, Cijayanti Kecamatan Babakan Madang, Bogor.  Rumah makan ini sangat unik karena menampilkan konsep resto out door, dimana meja dan bangku terletak diluar, tanpa ada penutup, langsung beratapkan langit.  Area resto ini hanya bergantung pada keteduhan pepohonan yang tumbuh disekitar area makan.  Hanya menu-menu masakannya saja yang disajikan di dalam gubuk yang ditata cukup rapi.  Nah kalau hujan, para pemburu kuliner pun terpaksa bubar karena pihak resto memang tidak menyediakan area makan tertutup.

Pawon Sewu Roso
Gudeg Komplit yang Melezatkan

“Sengaja saya memilih nuansa resto yang menyatu dengan alam, nuansa kebun.  Banyak tanaman dan udara pun bebas, tidak ada sekat-sekat. Dan kita pun langsung menerima oksigen dari pohon-pohon di sekeliling sini. Sengaja saya tidak kasih wifi untuk jaringan internet, karena diharapkan, pengunjung yang datang kesini benar-benar tujuannya untuk menikmati makanan yang tersaji serta bersosialisasi dengan teman-temannya selama makan,” alasan Eni Astuti, pemilik Pawon Sewu Roso.

Pawon Sewu Roso
Suasana Santai di Alam Terbuka

Pawon Sewu Roso dikenal dengan kelezatan gudeknya.  Makanan khas Yogyakarta hasil racikan Eni ini benar-benar disukai, terutama warga Jakarta dan sekitarnya.  Rasa yang disajikan memang tidak sama persis dengan gudek asli Yogyakarta, terutama kadar manisnya yang memang sengaja dikurangi.  Menurut Eni, hal ini disesuaikan dengan kondisi lidah warga Jakarta dan sekitarnya.

“Inilah yang membedakan gudek masakan saya dengan gudek lainnya.  Tekstur gudeknya itu sendiri beda dengan gudek Jogya yang tidak begitu manis, saya sesuaikan dengan lidah orang-orang Jakarta dan sekitar, namun rasa khas gudek tetap sama.  Begitu juga dengan kreceknya, tidak ‘nyemek’ dan juga tidak kering, tetap kental dan yang pasti sangat gurih.  Yah, semua masakan saya sangat gurih padahal saya tidak memakai MSG dalam semua masakan saya,” ujar Eni lagi.

Pawon Sewu Roso
Tanpa Wifi, fokus pada Silaturahmi dan Makanan

Untuk seporsi sego gudek dibandrol dengan harga Rp 50,000 yang terdiri dari nasi, gudek, tahu, ayam suwir, telor dan krecek.

Selain gudek, resto ini juga menyajikan nasi bakar. Aneka nasi bakar dapat menjadi alternatif pilihan untuk bersantap bersama keluarga atau teman-teman disini.  Berbagai jenis nasi bakar, seperti nasi bakar cumi, nasi bakar teri, nasi bakar pecak oncom, nasi bakar kecambang, nasi bakar ati ampela dan lainnya yang dibandrol dari harga Rp 20,000 sampai Rp 35,000,-

Selain menu diatas, Pawon Sewu Roso juga menyajikan menu makanan dengan harga hemat, yaitu sego besek yang dibandrol dengan harga Rp 20,000.   Isinya terdiri dari nasi sambel cakalang telor dadar dan lalap, atau dengan toping lainnya seperti ayam jerit, dan sebagainya.

Pawon Sewu Roso
Sajian Masakan Ala Pawon Sewu Roso

“Dalam kurun waktu tertentu saya harus mengeluarkan menu baru sehingga pelanggan-pelanggan saya senang karena makin variasi menu yang saya sajikan,” jelas Eni.

Nah, jika Traveler ingin menikmati sajian masakan di Pawon Sewu Roso, resto ini buka sejak pukul 8 pagi sampai 6 sore untuk weekday, sementara seekend buka mulai pukul 6 pagi sampai 8 malam.(Niel)