Liburan Maksimal di Krabi, Thailand

Krabi merupakan sebuah kota kecil, namun suasana di sini sangat damai dan banyak kegiatan seru yang dapat dilakukan disini

Liburan Maksimal di Krabi, Thailand
Keseruan saat Island Hopping, Photo by @thailandonelove

Menikmati keindahan panorama alam Krabi, memang tidak ada habisnya.  Begitu banyak spot-spot wisata yang tersaji disini.  Provinsi Krabi, yang merupakan salah satu destinasi wisata unggulan Thailand ini, memiliki jarak yang memakan waktu sekitar 2 jam dari Phuket.  Yah, Krabi dengan keindahan alam di Thailand Selatan ini, menyajikan suasana yang lebih tenang dan damai.

Meskipun Krabi merupakan sebuah kota kecil, namun suasana di sini sangat damai dan banyak kegiatan seru yang dapat dilakukan disini.  Keindahan alamnya yang begitu menakjubkan, menghipnotis wisatawan yang datang berkunjung.  Dengan menyajikan sekitar 130 pulau besar dan kecil yang tersebar di propinsi ini, wisata bahari menjadi tujuan utama para wisatawan mancanegara.

Liburan Maksimal di Krabi, Thailand
Suasana nyaman dan tenang di Phranang Beach

Salah satu kegiatan yang sangat mengasyikkan berwisata ke Krabi adalah Island Hopping.  Ada banyak pulau-pulau cantik di sekitar Krabi yang sayang dilewatkan, salah satunya adalah Kepulauan Four Island.   Disini, air lautnya begitu jernih menyatu dengan panorama tebing kapur yang menjulang tinggi di sekitar pantai, serta pasir putih yang bersih menghampar di sepanjang pantai-pantainya.

Four Island terdiri dari empat pulau, yaitu Tup Island, Phranang Beach (Cave), Chicken Island, dan Poda Island. Di ke empat pulau-pulau ini, Traveler dapat menikmati pemandangan alam sekitarnya yang cantik sambil berjemur, berenang, atau mencoba melakukan kegiatan snorkeling, kayaking, parasailing, dan diving.

Untuk melakukan kegiatan Island Hopping, terlebih dahulu Traveler harus menyewa kapal dari Pantai Ao Nang. Pantai Ao Nang juga merupakan salah satu pantai yang sangat terkenal di Krabi.  Disini banyak penginapan berupa hotel juga tempat-tempat makan.  Pantai Ao Nang juga merupakan shelter dari kapal-kapal yang siap menghantarkan para wisatawan untuk pergi ke pulau-pulau wisata di sekitar Krabi.

Liburan Maksimal di Krabi, Thailand
Chickend Island, menyerupai kepala ayam

Selain Island Hopping, Traveler juga harus menyambangi Tiger Cave Temple, kuil Wat Tham Sua.  Konon, berdasarkan legenda, kuil ini dinamakan Tiger Cave Temple karena dahulu goa ini menjadi tempat tinggal harimau. Namun, saat ini keberadaan harimau tersebut sudah tidak ditemukan lagi di goa ini.  Tempat ini merupakan tempat tinggal para pendekat Buddha dan bermeditasi di dalam goa-goa kapur di hutan sekitar kuil.  Tempat ini juga merupakan situs arkeologi, karena banyak ditemukan sisa-sisa gerabah dan peralatan dari zaman batu.  Untuk mencapai kuilnya yang berada di atas bukit ini, Traveler terlebih dahulu harus menaiki lebih dari 1200 anak tangga yang cukup terjal. Begitu sampai di atas, rasa lelah terbayarkan saat melihat keindahan pemandangan Laut Andaman serta pulau-pulau sekitarnya.

Saat di Phranang Beach, Traveler akan mengekplorasi Princess Cave, goa yang berisi stalaktit dan stalakmit yang terbentuk indah.  Di dalam Princess Cave ini, para nelayan akan memberikan persembahan atau sesajen sebelum pergi berlayar kepada Shiva. Disana terdapat patung kayu phallus, yaitu alat kemaluan laki-laki, yang juga melambangkan dewa ini.

Liburan Maksimal di Krabi, Thailand
Salah satu goa di Phranang Beach

Sementara itu, aktifitas di Tup Island dan Chickend Island adalah snorkeling.  Karena di kedua pulau ini memiliki dasar laut yang pemandangannya sangat  indah, dengan berbagai macam terumbu karang dan ikan-ikan yang berwarna-warni.   Dasar lautnya pun juga tidak terlalu dalam. Sehingga Traveler dapat berendam dan snorkeling di laut yang bersisian dengan tebing-tebing bukit kapur yang indah menjulang tinggi.

Ada keunikan tersendiri di Chickend Island atau yang kerap disebut juga Koh Kai ini, dimana pada salah satu tebing batu kapurnya berbentuk seperti kepala ayam.  Makanya dinamakan Chickend Island.  Dan saat laut sedang surut, dataran pasir putih akan tersembul menghubungkan pulau ini dengan dua pulau lain di sekitarnya, yaitu Koh Mor dan Tup Island.   Traveler dapat berjalan kaki menapaki dataran pasir yang muncul tersebut, untuk menikmati trekking, menjelajahi dua pulau kecil didekatnya.

Liburan Maksimal di Krabi, Thailand
Tiger Cave Temple terletk di atas bukit

Bagi Traveler penyuka aktivitas scuba diving, dapat melakukan kegiatan ini di seputar Krabi, terutama di daerah Ao Nang Beach. Situs diving yang akan dikunjungi umumnya di seputar Ao Nang Bay, King Cruiser Wreck, Shark Point dan Phi Phi Marine National Park. Bahkan Traveler juga bisa lakukan cavern diving, dalam goa di daerah kepulauan Ko Ha Yai.

Sempatkan juga menjelajahi suatu kawasan hutan yang indah, yaitu hutan tropis yang berada di daerah Klong Thom, jaraknya sekitar 20 kilometer dari Krabi Town.  Namtok Ron Khlong Thom atau Klong Thom hot springs terdapat di sebuah kawasan taman hutan nasional. Selain menikmati hijaunya pepohonan rindang yang dilalui aliran sungai yang jernih, Traveler juga dapat menikmati kolam-kolam air panas. Ada kolam air panas San Pa Yung yang memiliki suhu airnya sekitar 40-42 derajat Celcius.  Kolam ini terdiri dari beberapa kolam bertingkat yang dapat digunakan untuk berendam, yang terbentuk diantara akar-akar pohon besar. Bayangkan, betapa serunya berendam di kolam air panas di tengah hutan.

Liburan Maksimal di Krabi, Thailand
Sunset nan eksotis di Phranang Beach, Photo by @chilloutandtravel

Salah satu kolam air panas di tengah hutan ini, ada satu kolam yang sangat terkenal dan menjadi hal utama untuk dikunjungi wisatawan, yaitu Emerald Pond (Sra Morakot).  Ini merupakan sebuah kolam air hangat yang dasarnya bewarna hijau telur asin. Emerald Pool memiliki kedalaman sekitar 1,2 meter dan wisatawan diperbolehkan untuk berenang.

Jelang hari terakhir di Krabi, Traveler dapat mengunjungi Susan Hoi Fossil Shell Beach, yang terletak di daerah Ban Laem Pho, yang jarak sekitar 17 kilometer dari Krabi Town. Nama ‘Susan Hoi’ memiliki arti lain dalam bahasa Thai, ‘Su San’ berarti kuburan dan tempat ini memang terkenal dengan sebutan Shell Cemetery.  Traveler akan menemukan jutaan fosil kerang dari puluhan juta tahun silam yang tertanam di lempeng batuan pantai. Dulu tempat ini merupakan danau dan rawa air tawar. Dengan perubahan permukaan bumi di sekitar daerah tersebut, membuat fosil-fosil kerang di bebatuan ini menjadi bagian dari pantai. Untuk lebih jelasnya, Traveler dapat mengunjungi museum kecil di dekat area itu, yang dapat menerangkan tentang situs bersejarah ini.(Niel)