Mengenal Lebih Dekat Benteng Marlborough, Bengkulu

Benteng Terbesar di Asia

Benteng Marlborough
Pintu Gerbang Benteng Masih Kokoh

Benteng Marlborough memiliki daya tarik tersendiri.  Desain bangunan benteng ini sangat unik tipikal desain abad ke 17 dan masih asli tanpa adanya renovasi.  Tak heran keberadaan benteng peninggalan Inggris yang terletak di Kota Bengkulu ini masih jadi incaran wisatawan untuk disambangi.

Benteng yang didirikan oleh East India Company pada tahun 1714—1719 di bawah pimpinan Gubernur Joseph Callet sebagai benteng pertahanan Inggris ini, didirikan di atas bukit buatan, menghadap ke arah Kota Bengkulu dan memunggungi Samudra Hindia.  Sengaja dibangun dekat Samudera Hindia, guna menghalau serangan armada laut para musuh.

Benteng Marlborough
Benteng Marlborough Seperti Kura-Kura, photo by ZefyArlinda

Dinamakan Benteng Marlborough untuk menghormati seorang jenderal Inggris terkenal di awal abad ke-17, yakni John Churchill Duke of Marlborough, pemimpin pasukan ekspedisi Inggris ke daratan Eropa atas kepercayaan Ratu Anne. Duke of Marlborough bersama 12.000 orang tentara berhasil mengalahkan pasukan gabungan dari kekuatan raja-raja daratan Eropa seperti Austria, Belanda, dan Bavaria yang dihimpun oleh Raja Louis XIV dari Prancis.

Awal mula berdirinya Benteng Marlborough bertujuan sebagai pusat pemukiman dan pangkalan pertahanan militer Inggris, dalam menghadapi ancaman pasukan Belanda. Namun, lama kelamaan fungsi benteng ini meningkat dijadikan pangkalan perdagangan, sementara fungsi awalnya sebagai pusat pertahanan jadi semakin berkurang.  Dan pada akhirnya benteng ini beralih fungsi menjadi pusat penimbunan rempah-rempah dari seluruh daerah di Hindia Timur. Perubahan ini terjadi pada tahun 1803 atas keputusan Dewan EIC. Sementara untuk pertahanan Inggris beralih ke Benteng George di Penang.  Namun, pada tahun 1818 ketika Raffles diangkat menjadi Gubernur Bengkulu, Benteng Marlborough difungsikan kembali menjadi pangkalan utama untuk pertahanan Inggris.

Benteng Marlborough
Jembatan Kayu dibangun di Atas Parit

Saat ini, Benteng Marlborough menjadi salah satu wisata sejarah yang patut dijaga keberadaannya.  Berbagai macam dokumen penting semasa pemerintahan kolonial Inggris dapat ditemukan di benteng ini.  Seperti dokumen satu ini yang sangat fenomenal keberadaannya, yaitu dokumen SFR (Sumatera Factory Record),  yang merupakan dokumen rahasia yang berisi catatan – catatan pemerintah kolonial Inggris mengenai sumber daya yang ada di Pulau Sumatera.

Traveler juga dapat belajar dan tahu tentang sejarah kolonial Inggris di Indonesia.   Masih tersimpan rapi di dalam bangunan benteng ini foto-foto dan potongan koran zaman itu. Selain itu, di sekitar benteng terdapat juga pemakaman warga Inggris yang kini menjadi objek wisata.  Benteng Marlborough juga merupakan saksi dari pertemuan Presiden RI Pertama, Soekarno dengan Fatmawati, istri dari sang proklamator.

Benteng Marlborough
Dokumen, potongan koran dan foto masih tersimpan rapi

Benteng Marlborough Bengkulu merupakan benteng terbesar di Asia peninggalan Pemerintah Inggris pada saat penjajahan beberapa tahun silam. Dibangun dari dinding batu-bata yang cukup tebal, yakni sekitar 1,25 meter dan pintu benteng terbuat dari besi tebal yang dilengkapi jeruji besi.  Benteng Marlborough yang dibangun di daerah strategis yakni dekat dengan pusat kota dan juga daerah pantai ini,  jika dilihat dari atas bentuknya seperti kura-kura.  Pada bagian badan kura-kura merupakan benteng, sedangkan bagian kepala kura-kura adalah pintu masuk ke benteng.

Saat Traveler memasuki benteng yang seluas 44,000 meter persegi ini, akan disambut dengan jembatan kayu yang dibangun di atas parit.  Dengan pintu gerbang yang kokoh yang berada di tengah-tengah benteng, Benteng Marlborough tampak terlihat tetap seperti sediakala, kokoh berdiri.   Traveler pun akan dapat menikmati indahnya pemandangan Kota Bengkulu dari ketinggian di area benteng ini.  Dulu tempat ini merupakan tempat para serdadu Inggris menyerang lawan.  Setelah Belanda pergi tahun 1950, Benteng Marlborough kemudian dijadikan markas TNI-AD. Namun akhirnya benteng ini diserahkan kepada Depdikbud untuk dijadikan bangunan cagar budaya pada tahun 1977.

Benteng MArlborough
Meriam yang Masih Setia Berdiri disana

Alamat Benteng Marlborough berada di Jalan Benteng, Kebun Keling Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu.   Lokasi Benteng Marlborough berada tidak jauh dari pusat Kota Bengkulu. Untuk mencapai lokasi wisata budaya ini, Traveler memerlukan waktu perjalanan tidak lebih dari 1 jam perjalanan. Untuk bisa berada di lokasi benteng ini, dapat memanfaatkan berbagai macam transportasi umum yang tersedia di pusat Kota Bengkulu.(Raditya)