Mengintip Bermuda Yang Cantik di Samudra Atlantik

Wilayah Bermuda pertama kali ditemukan pada awal 1500-an oleh kapten Spanyol. Kemudian pada 1602, armada Inggris yang berlayar dari Plymouth ke Virginia tak sengaja menemukannya, usai terdampar di karang dekat pantai timur Bermuda. Sejak saat itu, 150 penumpang yang selamat itu akhirnya tinggal di Bermuda.

Bermuda, sebagai salah satu negara bebas visa untuk paspor Indonesia, menyuguhkan pemandangan alam yang elok dari peninggalan klasik khas Eropa. Bermuda ini, bedalah dengan Segitiga Bermuda yang ‘misterius’ itu.

Saat mendengar ‘Bermuda’, benak anda mungkin langsung melayang ke tempat misterius bernama Segitiga Bermuda. Jangan salah, keduanya beda. Bermuda yang dimaksud di sini adalah negara kepulauan di perairan Atlantik Utara yang terdiri atas 7 pulau utama dan 170 pulau kecil. Ya, memang sih nama ‘Segitiga Bermuda’ tak lepas dari negara Bermuda ‘segitiga’ misterius itu, yang terbentuk dari garis-garis khayal antara Bermuda, Miami di Florida, dan Puerto Rico.

Wilayah Bermuda pertama kali ditemukan pada awal 1500-an oleh kapten Spanyol. Kemudian pada 1602, armada Inggris yang berlayar dari Plymouth ke Virginia tak sengaja menemukannya, usai terdampar di karang dekat pantai timur Bermuda. Sejak saat itu, 150 penumpang yang selamat itu akhirnya tinggal di Bermuda. Sampai saat ini jejak-jejak Inggris masih terasa di sana. Bermuda yang beribu kota di Hamilton ini memang menjadi negara persemakmuran Inggris.

Dengan lokasinya yang terpencil, negara Bermuda menjadi negara dengan biaya hidup tertinggi di dunia versi Numbeo, perusahaan berbasis database asal Serbia. Dari segi ekonomi, Bermuda merupakan negara yang amat mengandalkan sektor pariwisata dan keuangan internasional, sebagaimana dikutip dari Britannica. Setiap tahun sekitar 500 ribu turis melancong ke Bermuda, dimana turis Amerika Serikat mendominasi kunjungannya.

Negara Bermuda merupakan salah satu negara yang menerapkan bebas visa untuk warga Indonesia. Bila dilihat di peta, jarak Indonesia ke Bermuda memang jauh.

Di Bermuda, banyak destinasi wisata menarik yang dapat anda jelajahi, seperti pantai, laut, hingga sejarah. Bermuda amat terkenal keelokan dan keunikan pantainya. Pantai yang paling terkenal di sana berada di Teluk Norseshoe. Pantai ini jadi primadona karena warna pasirnya yang pink. Warna ini terbentuk dari tumbukan karang dan kerang.

Selain melihat pantai pink, anda juga bisa main air di Teluk Tobacco. Atraksi utama di sana adalah snorkeling. Pantai-pantai lain yang tak kalah menarik adalah Jobson Cobe dan pantai-pantai yang terletak di perbatasan Southampton dan Warwick Perish. Nah, bila anda suka tantangan, anda bisa datang ke Admiralty House Park yang bisa diakses dari Deep Bay Beach. Bagi anda penggemar diving alias menyelam, menyusuri terowongan dan gua buatan, serta panjat tebing bisa dilakukan di sana.

Bagi pecinta budaya dan sejarah, Bermuda juga punya berbagai situs bersejarah yang menjadi saksi berkembangnya negara kepulauan itu. Karena dijajah Inggris selama berabad-abad, Bermuda dikelilingi benteng pertahanan yang masih kokoh berdiri sampai saat ini. Salah satunya adalah Benteng St. Catherine yang terletak di St. George, kawasan situs warisan dunia UNESCO.

Di sana anda bisa berjalan-jalan bersama pemandu yang akan menjelaskan berbagai artefak seperti perhiasan, mahkota, artileri, dan lain-lain. Anda juga bisa berkeliling sendirian sambil menikmati nuansa klasik Eropa di sana. Selain St. Catherine, benteng lainnya yang layak dikunjungi adalah Benteng Scaur di Paroky Sandy dan Benteng Hamilton.