Menikmati Kopi, Sunset dan Sunrise di Waja Kopi, Kaki Gunung Ciremai

Weekend Buka dari Jam 5 Pagi

Menikmati Kopi dan Sunset di Waja Kopi, Kaki Gunung Ciremai
Kerlap Kerlip Lampu Mewarna Suasana Jelang Gelap, Photo by @andrearamadhaan

Menikmati panorama keindahan Gunung Ciremai, tidak semata harus mendaki gunung saja.  Melalui fenomena sunset, view pemandangan gunung ini tetap dapat dinikmati maksimal.  Sambil melihat cantiknya matahari yang mulai bersembunyi dalam peraduannya, secangkir kopi akan menemani senja yang siap beranjak ini.  Dimana lagi kenyamanan ini dapat diperoleh, kalau bukan di Waja Kopi, sebuah kedai kopi yang terletak di kaki Gunung Ciremai ini.

Menikmati Kopi dan Sunset di Waja Kopi, Kaki Gunung Ciremai
Barista yang tengah Menyiapkan Secangkir Kopi, Photo by @yanisayaha

Waja Kopi bukan sekedar kedai kopi, tapi sudah menjadi objek wisata dimana banyak orang yang datang kesini mengincar view panorama yang tersaji di kawasan kedai kopi ini.  Berlokasi di desa Cisanta, Waja Kopi berada pada ketinggian 1.078 meter diatas permukaan laut.  Terbayang sudah, dari posisi setinggi ini, suasana pemandangan yang hadir benar-benar mempesona dan sangat memikat. Tempat ini juga disebut Puncak Waja Kopi, dimana area ini selalu diselimuti dengan udara yang dingin dan sejuk, yang memberi kenyamanan siapapun yang datang kesini.  Bahkan, suhu udara bisa mencapai 14 derajat celcius.

Dari sini, Traveler dapat melihat view pemandangan Kuningan dan Cirebon.  Selain menikmati sunset nan romantis, untuk memanfaatkan lokasi Waja Kopi yang berada di ketinggian ini, pihak pengelola juga menyediakan ‘sunrise point’,  dimana Traveler dapat menyaksikan matahari terbit dari Waja Kopi.  Sunrise Point ini dibuka hanya pada hari Sabtu dan Minggu pada pukul 5 pagi, sementara hari biasa yaitu Senin sampai Jumat, kedai ini buka pada pukul 9 pagi.

Menikmati Kopi dan Sunset di Waja Kopi, Kaki Gunung Ciremai
Menikmati Seruput Kopi di Tengah Udara Dingin, Photo by @hay_aaayu

Sesuai namanya, Puncak Waja Kopi menawarkan berbagai sajian kopi.  Bangganya lagi, kopi-kopi yang dipilih merupakan hasil dari petani lokal. Seperti jenis kopi robusta yang diambil dari Cibereum dan Gunung Aci, sementara itu untuk jenis kopi arabica diperoleh dari Palutungan.  Yang paling terkenal adalah sajian menu Kopi Sejagat.   Menyeruput Kopi Sejagad ini, dijamin para pencinta kopi akan ketagihan!

Selain kopi, disini juga menyediakan berbagai makanan hangat. Ada mie rebus maupun goreng, pisang bakar, cireng, roti bakar, serta kudapan lainnya yang sangat pas disajikan untuk melawan dinginnya udara.  Menikmati pemandangan sambil ditemani kuliner yang hangat dan lezat ini, tentu akan sangat menyenangkan.

Menikmati Kopi dan Sunset di Waja Kopi, Kaki Gunung Ciremai
Secangkir Kopi dari Waja Kopi yang Menggiurkan, Photo by @gusmus25

Kedai Puncak Waja Kopi  berada dikawasan tempat wisata Sukageuri View, Dusun Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. View disini benar-benar memanjakan mata.  Bagi Traveler penyuka berfoto selfi, banyak spot foto yang akan memanjakan hobi photonya.  Sambil menikmati kopi, juga menikmati pemandangan alam Kabupaten Kuningan yang indah ini, membuat pengunjung betah berlama-lama disini.

Menikmati Kopi dan Sunset di Waja Kopi, Kaki Gunung Ciremai
Dimanjakan dengan Panorama Alam yang Indah, Photo by @yusufnurulhidayat

Berlokasi di Objek Wisata Alam Sukageuri View, Dusun Palutungan, Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.  Nama Waja Kopi sendiri berasal dari bahasa Sunda kuno yakni warugha (tubuh) dan jagat (semesta), sehingga jika diartikan secara keseluruhan berarti tubuhnya semesta.  Karena lokasi kedai kopi ini berada di ketinggian kai pegunungan, pengunjung yang datang ke Waja Kopi akan dimanjakan dengan view pemandangan alam yang indah dan udara yang sejuk.(Adhit)