Menyimak 5 Jajanan Unik Dan Istimewa di Kediri

Terbagi menjadi Kota Kediri dan Kabupaten Kediri, daerah ini menawarkan beragam tempat wisata.

Berjarak dua setengah jam perjalanan darat dari Surabaya, Kediri adalah alternatif kota tujuan wisata yang lengkap. Terbagi menjadi Kota Kediri dan Kabupaten Kediri, daerah ini menawarkan beragam tempat wisata.

Mulai dari Gunung Kelud, Air Terjun Dolo, Pemandian Ubalan, wisata edukasi Kampung Inggris, rumah masa kecil Bung Karno, hingga Simpang Lima Gumul yang terkenal dengan tugu mirip L’arc de Triomphe-nya.

Nah, buat anda yang ingin jalan-jalan ke Kediri atau hanya sekadar mampir di kota ini, yuk coba kuliner pinggir jalan yang istimewa berikut.

Cenil

Cenil termasuk kue tradisional yang mudah ditemukan di warung-warung dan pasar tradisional di Kediri. Cenil dibuat dari bahan dasar pati ketela pohon. Cara membuatnya, tepung dicampur dengan air mendidih dan sedikit garam, lalu diaduk. Agar tampak menarik, adonan cenil ditambahkan pewarna makanan.

Setelah itu, adonan dipelintir-pelintir hingga membentuk bulat panjang. Agar matang, adonan dimasukkan ke dalam air mendidih dan direbus selama satu jam sambil diaduk agar tidak melekat satu sama lain. Cenil yang sudah selesai dimasak disajikan dengan juruh atau gula merah cair dan parutan kelapa. Di samping cenil, penjualnya juga umumnya menyediakan lupis sebagai pilihan campuran.

Sego Ampok

Cenil termasuk kue tradisional yang mudah ditemukan di warung-warung dan pasar tradisional di Kediri. Cenil dibuat dari bahan dasar pati ketela pohon. Cara membuatnya, tepung dicampur dengan air mendidih dan sedikit garam, lalu diaduk. Agar tampak menarik, adonan cenil ditambahkan pewarna makanan.

Setelah itu, adonan dipelintir-pelintir hingga membentuk bulat panjang. Agar matang, adonan dimasukkan ke dalam air mendidih dan direbus selama satu jam sambil diaduk agar tidak melekat satu sama lain. Cenil yang sudah selesai dimasak disajikan dengan juruh atau gula merah cair dan parutan kelapa. Di samping cenil, penjualnya juga umumnya menyediakan lupis sebagai pilihan campuran.

Pecel Tumpang

Kuliner pecel dikenal secara meluas di beberapa daerah di Indonesia. Selain Madiun, Kediri juga salah kota di Jawa Timur yang terkenal dengan pecelnya. Berbeda dengan pecel dari daerah lain yang menggunakan bumbu kacang sebagai saus, pecel khas Kediri menggunakan sambal tumpang. Sayur-sayuran seperti daun pepaya, daun ketela pohon, daun kenikir, dan taoge direbus kemudian disisihkan. Setelah itu disiram dengan kuah sambal tumpang lalu ditambah daun kemangi dan mentimun yang dirajang kecil-kecil.

Nah, buat anda yang belum tahu apa itu sambal tumpang, sambal ini dibuat dari bahan dasar tempe. Tempe kukus dihaluskan dan dimasak bersama bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabai, kencur, dan kemiri, serta santan menjadi sambal tumpang yang nikmat.

Dibandingkan kuah kacang, rasa kuah pecel sambal tumpang lebih gurih. Selain itu, teksturnya juga lebih lembut. Pecel tumpang biasanya disajikan dengan nasi ditambah pelengkap berupa rempeyek, sate telur puyuh, tahu dan tempe goreng, atau telur asin. Pecel tumpang bisa menjadi solusi buat anda yang doyan makan pecel tetapi alergi dengan kacang tanah.

Sate Bekicot

Jajanan pinggir jalan khas Kediri ini pastinya bisa dikategorikan sebagai makanan ekstrem karena berbahan dasar bekicot. Ya, anda tidak salah baca, bekicot, hewan bercangkang yang mudah dijumpai di sawah itu bisa diolah menjadi kuliner sate sebagaimana daging ayam, kambing, sapi, dan kelinci.

Sebelum diolah, bekicot yang masih bercangkang dimasukkan ke dalam air mendidih dan direbus selama sekitar 30 menit. Setelah itu, dagingnya dikeluarkan dari cangkang dan siap diolah. Daging bekicot siap masak dicampur dengan bumbu dan rempah-rempah ini kemudian ditusuk dan dibakar seperti sate pada umumnya.

Soal rasa, sate bekicot cenderung gurih, sedikit asin, dengan tekstur tidak terlalu kenyal. Namun, berdasarkan pengalaman penulis, anda harus membeli sate bekicot yang rasanya sudah dijamin atau direkomendasikan oleh orang lain. Mengapa? Sebab ada juga penjual yang mungkin kurang terampil mengolahnya sehingga rasa daging bekicotnya agak pahit dan aromanya amis.

Selain enak, ternyata daging bekicot mengandung vitamin E, kalsium, dan beberapa kandungan mineral seperti fosfor, magnesium, dan zinc. Tak hanya diolah menjadi sate, daging bekicot juga diolah menjadi krengsengan yaitu semacam tumisan dengan rasa yang pedas dan keripik bekicot.

Jenang Grendul

Mencari menu sarapan yang ringan di perut? Coba saja semangkuk jenang grendul komplet. Dijamin perutmu tak akan meronta-ronta hingga jam makan siang atau terasa begah karena kekenyangan.

Jenang grendul khas Kediri terdiri dari bubur sumsum, grendul, jenang ketan hitam, cendol dawet dari tepung beras, cairan gula merah, dan santan cair. anda juga bisa minta tambahan es untuk menambah kesegaran jenang grendul. Grendul sendiri terbuat dari tepung kanji yang dibentuk bulat dan memiliki rasa manis.

Selain jadi menu sarapan, jenang grendul juga pas untuk kudapan di siang hari yang panas. Kuliner satu ini bisa didapat dengan mudah di pinggir-pinggir jalan. Pedagang jenang grendul umumnya menjajakan dagangan dengan gerobak, ada pula yang berupa tenda di tepi jalan dengan bangku yang nyaman.

Nah, setelah membaca deretan menu jajanan di atas, langsung saja catat agar tidak lupa mencicipinya kalau anda singgah di Kediri. Selain enak, menu kuliner di atas pastinya mengenyangkan dan meninggalkan kesan tersendiri, apalagi jika anda menikmatinya bareng seseorang yang spesial.