Merasakan Guyuran Air Terjun Tegan Kiri

Pemandangannya yang mempesona dan airnya jernih, dingin, serta segar.

Terjun Tegan Kiri
photo by storyofcouples

Air terjun merupakan tempat wisata alam alternatif yang sangat mengasyikkan selain pantai dan gunung. Sensasi petualangan di air terjun malah sering menantang namun tetap meninggalkan kesan yang menakjubkan. Seperti di Jambi, dimana ada salah satu air terjun yang wajib traveler kunjungi, yaitu Air Terjun Tegan Kiri.

Terjun Tegan Kiri
photo by darma.7

Air terjun ini mempunyai ketinggian 10 m dan mempunyai pemandangan yang mempesona. Airnya jernih, dingin, serta segar sehingga bisa dikonsumsi, karena mata air dari Air Terjun Tegan Kiri berasal dari perbukitan. Tepat di bawah air terjun terdapat sebuah kolam yang terbentuk alami. Traveler bisa berenang dan berdiri di situ untuk menikmati guyuran Air Terjun Tegan Kiri. Suasana di sekitar air terjun juga masih asri nan alami. Banyak pepohonan hijau yang tumbuh subur, melengkapi keindahan panorama Air Terjun Tegan Kiri ini.

Terjun Tegan Kiri
photo by mseviiftida1199

Selain berenang dan menikmati alamnya, tentunya traveler harus mengabadikan momen di sini. Banyak spot foto yang keren untuk menjadi latar belakang foto. Namun, fasilitas yang ada di Air Terjun Tegan kiri masih minim, belum ada tempat ibadah, kamar mandi, toilet, bahkan warung makan. Jadi ketika traveler berkunjung ke sini sangat disarankan untuk membawa bekal dan semua peralatan yang dibutuhkan dari rumah.

Terjun Tegan Kiri
photo by mseviiftida1199

Air Terjun Tegan Kiri terletak di Desa Rantau Pandan, Kecamatan Rantau Pandan, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi. Berjarak sekitar 30 kilometer dari Muara Bungo dan memakan waktu 45 menit perjalanan.

Air terjun ini memiliki mitos suara tangisan seorang perempuan di balik suara deburan air terjun, yang dipercaya masyarakat sekitar. Menurut mereka,  dahulu kala ada dua orang gadis memegang bunga bangkai kemudian meninggal. Namun kebenarannya masih diragukan. Selain itu, konon katanya dahulu kala air terjun ini ditemukan oleh Suku Anak Dalam (SSD) kemudian memberitahukan kepada penduduk desa. Saat pertama kali ditemukan, terdapat juga bunga bangkai tumbuh tidak jauh dari lokasi air terjun.

Terjun Tegan Kiri
photo by mseviiftida1199

Keturunan dari Suku Anak Dalam tersebut sekarang menjadi penjaga air terjun. Mereka menjaga pintu masuk Air Terjun Tegan Kiri dan tempat parkirnya. Meskipun memiliki mitos seperti itu, tetapi antusias para traveler untuk mengunjungi tempat wisata ini sangat tinggi. Biasanya di akhir pekan banyak masyarakat sekitar yang berlibur di sini. (AS/IPG)