‘Mesra’ Bersama Hiu Martil di Teluk Belongas, Lombok

Sensasinya Begitu Menantang

Teluk Belongas
Teluk Belongas, Hiu Martil di Magnet Point

Sensasi ketegangan memang suka dicari banyak orang. Ada rasa yang sulit dijabarkan, ketika ketegangan itu dapat dijalani dengan baik. Memicu adrenalin sampai batas tak bertepi, bahkan seringkali diluar akal sehat.  Namun, tetap saja pencari sensasi seperti ini banyak yang mengikuti.  Salah satunya adalah, bisa ber’mesra’an bersama rombongan hiu martil (Hamerhead).  Yah, rasakan sensasi menyelam sambil memandangi dekat kawanan hiu martil ini, dengan arus air laut yang kuat, di teluk Belongas, barat daya Pulau Lombok. Lokasi ini merupakan spot diving paling ekstrem di Indonesia.

Teluk Belongas
Teluk Belongas, bersama Hiu Martil

Bagi para pecinta diving, yang memang menyukai tantangan dan memicu adrenalin tingkat tinggi, memilih diving di Teluk Belongas, Lombok jadi pilihan yang tepat.  Sensasi dan rasa dag dig dug nya sangat luar biasa menantang.  Ini memang khusus penyelam yang sudah mahir, karena berbagai kondisi tak terduga akan bisa tiba-tiba terjadi, dan butuh sikap tenang dan bijak dalam menghadapinya.

Di Teluk Belongas ini, ada spot khusus yang menarik bagi para pencinta diving ini.  Dimana spot ini hanya diperuntukkan bagi diver profesional yang berlisensi, karena spot ini berada di titik yang disebut Magnet Point.  Yah, jika Traveler ingin melihat rombongan hiu martil lebih ‘akrab’ lagi, di spot ini lah para hiu martil suka berkumpul.  Biasanya pada saat ombak sedang besar.  Magnet Point-nya itu yaitu batu karang besar yang ada mercusuar.  Disini, butuh kecekatan dan kelihaian yang gesit untuk ke dalam titik tersebut.  Jika terlalu lama, dikhawatirkan diver akan terbawa arus.  Sederet tantangan siapa dihadapi.

Teluk Belongas
Pantai nan indah dengan hamparan pasir putihnya

Maka, taktiknya adalah, jika ombak sedang besar, diver harus langsung terjun ke dalam dan berenang ke bawah secepatnya.  Hal ini merupakan tantanan pertama.  Turun hingga kedalaman 25 meter.  Tantang kedua berikutnya adalah, pada kedalaman 25 meter ini, diver tidak bisa menempel pada batu karang karena reskio akan kembali terbawa ke atas, namun diver juga tidak boleh terlalu jauh karena bisa terseret arus.  Hal seperti ini membutuhkan instruktur yang sudah berpengalaman dan kenal betul dengan medannya.

Khusus Diver Berpengalaman

Jika Traveler berencana berwisata ke Lombok, jangan lupa singgah ke Teluk Belongas yang terletak di kawasan Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.   Dengan keindahan pasir putihnya, dari kawasan teluk ini, Traveler harus kembali mengendarai perahu boat menuju ke tengah lautan, dengan jarak tempuh sekitar 2,5 jam dari bibir pantai. Dengan kedalaman sekitar 80 meter dari seluruh permukaan, diver siap terjun mengeksplore keindahan bawah laut ini.  Dari atas laut terlihat tenang, namun siapa sangka di bagian bawahnya arus cukup deras.  Diving di kawasan ini memang diperuntukkan bagi yang sudah punya jam terbang tinggi alias berpengalaman.

Melakukan aksi scuba diving disini, memang sangat menyenangkan.  Panorama bawah lautnya, sungguh sangat mempesona.  Dengan kedalaman mencapai 80 meter, diver akan leluasa bergeraknya. Apalagi memandang takjub keindahan panorama dalam laut yang serba biru, begitu memukau.  Jika beruntung, diver akan bertemu segerombolan hiu martil yang suka menampakkan diri.  Moment inilah yang paling banyak diincar diver profesional.  Berenang dengan hiu martil yang sangat besar. Tak tanggung-tanggung jumlahnya, bisa mencapai 30 ekor pada kedalaman 20-30 meter.  Terkadang hiu-hiu ini sengaja berkumpul dalam kelompok dan mendekati para penyelam. Konon, hiu martil tidak akan mengigit manusia meski didekati.  Namun, tetap lah hati ini pasti deg-deg-deg nyooos begitu dikelilingi hewan-hewan air berjenis hiu ini. Terkadang, sesekali hadir hiu bersirip hitam dan putih yang sangat gesit dan lincah. Hiu  jenis ini suka tiba-tiba masuk ke gerombolan hiu martil yang sangat banyak ini. Selain hiu, habitat hewan lainnya yang berada di kawasan ini adalah ular laut yang beracun. Ular laut ini suka berenang dan bersembunyi di karang. Juga ada ikan jenis tuna atau barakuda yang kerap terlihat meski larinya sangat cepat.  Yang perlu diperhatikan, saat menyelam jangan sendiri, selalu bersama partner dan didampingi isntruktur yang berpengalaman, agar saling membantu dan menjaga.

Teluk Belongas
Magnet Point di Teluk Belongas

Waktu-waktu sering munculnya hiu marti di perairan ini, sekitar di bulan Juni sampai November. Selain itu, suhu di lautan juga tidak terlalu dingin sehingga memudahkan siapa saja yang melakukan penyelaman.

Posisi Teluk Belongas menghadap Samudera Hindia. Hal inilah yang menjadi salah satu daya tarik penyelam murni untuk menyinggahinya.  Wilayah laut seperti ini menawarkan kesempatan kepada para penyelam untuk bertemu dengan beberapa ikan besar di laut Indonesia.

Teluk Belongas
Teluk Belongas, ular laut photo by WisataLombok

Teluk Belongas cukup besar, terlindung juga memiliki area yang sangat indah dengan pantai pasir putihnya yang memanjang, serta dikelilingi perbukitan nan hijau. Tapi melewati muara yang sempit di sekitar pulau Gili Wayang kecil tempat menyelam, kondisi laut semakin kasar dengan gelombang yang kuat.

Saat ini, Teluk Belongas hanya dapat diakses melalui jalan yang cukup kasar di atas perbukitan dan melalui berbagai desa-desa kecil. Namun, hal-hal seperti ini tidak mengganggu bagi jiwa petualang, karena kemegahan yang menanti di Teluk lebih dari sekedar perjalanan yang menyita lelah ini.  Teluk Belongas terletak sekitar 50 km dari Mataram, ibukota Nusa Tenggara Barat dan dapat ditempuh dengan 3 jam berkendara dengan mobil. Traveler dapat mengambil rute dari Mataram ke Cakranegara-Banyumulek-Gerung-Lembar-Sekotong Tengah-Belongas.

Teluk Belongas
Keindahan Teluk Belongas

‘Magnet’, adalah nama yang diberikan ke situs menyelam paling jauh dan paling menonjol di sekitar Teluk. Ini adalah situs di mana penyelam dapat menemukan ikan kepala martil, serta hiu karang abu-abu dan hiu ujung putih.(Raditya)