Mitos & Sensasi Menikmati Curug Cilember

7 Air Terjun dengan Trekking Berbeda

Mitos & Sensasi Menikmati Curug Cilember
Sensasi Menikmati Wahana Sepeda Gantung, Photo by @curug7_cilember

Salah satu objek wisata air terjun yang cukup populer di kawasan Puncak Bogor adalah Curug Cilember. Wisata yang diresmikan sejak tahun 2000 ini memang jadi inceran wisatawan untuk menikmati keindahannya. Berada pada ketinggian 900 mdpl dan di tengah hutan yang cukup lebat, kawasan air terjun ini sangat sejuk dengan suhu udara sekitar 18 sampai 22 derajat celcius.

Memasuki area wisata, pemandangan jajaran pepohonan pinus langsung tersaji. Wana wisata ini tersusun dari hutan tanaman Agathis, Rasamala dan Pinus. Pepohonan berusia puluhan hingga ratusan tahun ini benar-benar menyajikan suasana harmoni hening nan teduh.  Didukung dengan pemandangan pegunungan dan perkebunan, menjadi satu frame alami yang begitu menakjubkan.

Mitos & Sensasi Menikmati Curug Cilember
Hijaunya hutan hujan tropis yang menakjubkan, Photo by @curug_cilember

Curug Cilember yang mendiami area seluas kurang lebih 7 hektar ini, merupakan air terjun dengan tujuh tingkatan dengan lokasi yang berbeda, dan tiap tingkatan memiliki kesulitan tracking yang berbeda – beda juga.  Lokasi air terjun satu dengan yang lainnya berbeda-beda inilah, merupakan keunikan tersendiri dari Air Terjun Cilember ini.  Jarak antar air terjun berkisar 150 – 800 meter yang semuanya dapat ditempuh melalui jalur hiking . Ketinggian air terjunnya pun bervariasi, mulai dari jeram yang rendah hingga jeram tertinggi yang mencapai ketinggian sekitar 40 meter.   Hampir setiap curug memiliki area kolam di bawah alirannya. Kolam inilah yang selalu dijadikan sasaran utama Traveler untuk berenang atau bermain air.

Kawasan Curug Cilember menyajikan panorama keindahan dan kesejukan alami. Hijaunya hutan hujan tropis yang membungkus daya tarik utamanya yaitu ketujuh Air Terjun Cilember, menjadi satu kesatuan paket keindahan alam ini.   Dari ketujuh Curug Cilember yang ada, salah satu air terjunnya adalah Curug 7 yang memiliki beberapa tingkatan. Akses menuju ke Curug 7 merupakan yang paling mudah dan cepat terjangkau karena letaknya dekat dari pintu masuk.  Tak heran jika Curug 7 selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Mitos & Sensasi Menikmati Curug Cilember
Panorama keindahan dan kesejukan alami, Photo by @margaret.pr

Tanjakan yang cukup sulit disertai jalan yang penuh bebatuan mulai ditemukan pada jalur menuju Curug 5. Sedangkan jalur mencapai Curug 3, Curug 2, dan Curug 1 kondisi jalannya semakin terjal. Pada umumnya, pendakian paling jauh diperkenankan hanya sampai pada Curug 2, karena medan menuju Curug Satu terlalu tajam dan cukup membahayakan.

Mitos Curug Cilember

Arti kata Cilember yaitu, dari kata Ci (Cai) yang artinya air dan Lember yang artinya jamur.  Dinamakan Curug Cilember karena kawasan ini banyak ditumbuhi jamur.  Selain menyajikan keindahan alamnya yang sangat cantik dan mempesona, air terjun ini juga sarat dengan mitos, yang hal ini juga menjadi daya tarik pengunjung.

Menurut kepercayaan warga sekitar, Curug Cilember merupakan tempat pemandian raja-raja dari kerjaan Siliwangi.  Di atas lokasi Curug 7 juga terdapat sebuah makam keramat keturunan Prabu Siliwangi. Setiap harinya makam ini ramai dikunjungi masyarakat untuk berziarah.  Begitu juga dengan keberadaan Curug 4 yang dipercaya memiliki khasiat sebagai obat awet muda, mendatangkan jodoh dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Mitos & Sensasi Menikmati Curug Cilember
Konon Tempat Bersembunyi Putri Kerjaan Pasundan

Konon Curug Cilember merupakan tempat bersembunyi putri dari Kerajaan Pasundan yang dikenal baik dan sangat cantik. Menurut mitos yang beredar, Putri ini seringkali membasuh muka dan sampai saat ini masih menjaga Curug Cilember ini.

Banyak Spot Wisata

Selain keindahan air terjun, kawasan ini memang dikemas untuk objek wisata keluarga yang lengkap dengan berbagai spot wisata lainnya.  Sehingga, Traveler yang datang kesini akan merasa terpuaskan dengan beragam keseruan lainnya.

Seperti ketika dalam perjalanan menuju Curug 7, Traveler akan melewati tempat penangkaran puluhan kupu-kupu. Namanya Butterfly  Park.  Tempat ini berisi puluhan jenis spesies kupu-kupu yang cantik-cantik. Bangunan berbentuk kubah jaring raksasa ini dibangun dengan konsep green house. Taman Konservasi Kupu-Kupu seluas 500 meter persegi ini, dipenuhi aneka ragam tanaman dan bunga.  Traveler dapat menyaksikan tahapan metamorfosis dari telur hingga menjadi kupu-kupu cantik.  Hal ini akan menjadi wawasan tambahan bagi para pengunjung.

Kawasan wisata air terjun ini juga diwarnai dengan area kegiatan outbond. Berbagai wahana pun telah disiapkan, seperti flying fox,  panahan, dan Sepeda Gantung. Kolam terapi ikan dan taman kelinci pun juga ada di sekitar area air terjun.

Bagi yang ingin menikmati lebih lama lagi udara sejuk di kawasan ini, terdapat Camping Ground di sekitar air terjun yang terbagi di tiga area. Seperti di Camp Lembah Pakis, Camp Curug 7, dan Camp Curug 5. Di area tersebut juga disediakan penyewaan tenda wisatawan yang ingin beristirahat maupun menginap.  Berkemah membuat Traveler memiliki waktu lebih longgar untuk menikmati keindahan alam di Curug Cilember ini.

Mitos & Sensasi Menikmati Curug Cilember
Tiap Curug selalu memiliki sensasi yang mengasyikkan, Photo by @naufal.mi

Kawasan wisata air terjun ini berlokasi di desa Cilember Jl. Raya Puncak No. Km 15, Cisarua, Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Rute dan akses lokasi Curug Cilember cukup mudah.  Traveler yang menggunakan kendaraan pribadi menuju arah Puncak / Cisarua. Setelah tiba di depan hotel USSU Cisarua atau Kedai Sate H. Kadir, ikuti papan petunjuk yang akan mengarahkan ke jalan utama menuju Curug Cilember. Saat bertemu pertigaan, ambil belok kanan dan lanjutkan perjalanan sekitar 1,5 kilometer hingga sampai di lokasi tujuan.

Bagi Traveler yang menggunakan jasa kendaraan umum, dari arah Jakarta dapat menggunakan Commuter Line atau KRL tujuan stasiun Bogor. Dari stasiun Bogor, naik angkot dengan jurusan Bubulak – Sukasari, lalu lanjutkan lagi dengan naik angkot jurusan Sukasari – Cisarua, turun di Desa Cilember.  Dari pangkalan ojek Traveler melanjutkan perjalanan melalui ojek motor hingga sampai di lokasi.(Raditya)