Museum Satwa Kota Malang, Museum Lengkap Bertaraf Internasional

Tiap Diorama Terdapat Satwa beserta Habitatnya

Museum Satwa
Replika Binatang Punah

Kota Malang memang merupakan salah satu destinasi wisata favorit.  Kota Batu yang selalu diwarnai udara yang sejuk ini, banyak menghadirkan tempat-tempat wisata yang mengundang wisatawan berkunjung.  Salah satunya Museum Satwa, yang memiliki konsep yang sangat menarik untuk disambangi. Mulai dari arsitekturnya yang sangat indah dan klasik, koleksi satwanya yang beragam dan sangat menarik, juga diorama alami dan suasana yang diciptakan membuat pengunjung terkesan dan sangat menyukai.

Museum Satwa
Bangunan Museum Tampak seperti White House-nya Amerika

Bangunan museum ini sangat unik, ala-ala White House-nya Amerika, dengan pilar-pilar yang menjulang tinggi,  terlihat sangat mengagumkan. Pada kiri dan kanan bangunan terdapat patung gajah dengan ukuran besar.  Begitu Traveler masuk ke dalam, sambutan kerangka tengkorak replika binatang-binatang zaman purba langsung menyedot perhatian.  Apatosaurus, T-Rex, Mammoth, Stegosaurus dan lainnya tampak ‘gagah’ dengan kesangarannya.  Di museum ini, Traveler dapat melihat koleksi fosil dari hewan-hewan besar ini. Selain itu, Traveler juga diajak mempelajari tentang mereka, mulai dari pola hidup, jenis makanan, bagaimana mereka berburu, dan hal lainnya.

Sesuai namanya, koleksi musium ini adalah berbagai jenis binatang, baik binatang-binatang yang ada di Indonesia maupun yang ada di manca negara, baik binatang yang masih hidup maupun  yang sudah punah.   Semua dipamerkan di dalam museum ini dalam bentuk yang sudah diawetkan atau berupa patung rekontruksi.

Museum Satwa
Museum Terlengkap Bertaraf Internasional

Habitat binatang-binatang ini dipamerkan sesuai dengan kondisi dan lingkungan dimana mereka biasa hidup, seperti hutan, padang pasir, salju dan lainnya.  Disajikan dalam bentuk diorama, dan tiap diorama terdapat satwa beserta habitatnya.  Yang lebih menakjubkannya lagi, hampir semua yang disajikan ini seperti hidup, sehingga memudahkan pengunjung untuk belajar dan mengenal binatang-binatang ini secara jelas. Adanya diorama ini juga membuat pengunjung dapat menikmati pemandangan alam yang sesuai dengan aslinya.  Misalnya, beruang kutub dengan alam kutub utaranya penuh salju, cheetah dengan hutannya, dan banyak lagi.

Pada area diorama ikan, sungguh sangat unik tampilannya. Berbagai macam ikan dari berbagai belahan dunia dan dalam tempat hidup yang berbeda-beda, tersaji indah disini. Habitat ikan di sungai, danau, rawa, laut dangkal sampai habitat ikan laut, semua disajikan seperti nyata. Traveler pun seolah-olah sedang menyelam dan menikmati berbagai jenis ikan ini.

Museum Satwa
Diorama Beruang Kutub

Selain itu, di Museum Satwa ini juga terdapat Insectarium dimana Traveler dapat menikmati indahnya awetan kupu – kupu yang dipajang pada dinding-dinding museum dengan menggunakan bingkai. Serangga -serangga ini adalah serangga asli yang disiram air keras supaya awet.

Rute jalan menuju ke objek wisata Museum Satwa ini sangat mudah untuk dilalui. Jika menggunakan kendaraan pribadi, Traveler dapat  menggunakan salah satu dari 2 jalur alternatif menuju ke Museum Satwa, yaitu melalui jalan Ahmad Yani lalu berbelok di Karang Lo, atau lurus saja melalui Jalan Tlogomas.  Bagi Traveler dari luar kota yang turun dari kereta atau bus, pilih angkutan umum berkode AL, ADL, atau GL untuk menuju ke terminal Landungsari Malang.  Setelah sampai di terminal Landungsari, perjalanan akan dilanjutkan menuju terminal Batu dengan naik angkutan berkode BL atau BTL. Setelah itu langung turun di pintu gerbang museum atau gerbang  Jatim Park 2.

Museum Satwa
Diorama Yang Ditampilkan Sangat Natural

Fasilitas di museum ini sudah sangat lengkap. Hal ini sesuai dengan reputasi yang dibangun oleh pengelola, bahwa Museum Satwa ini adalah museum bertaraf internasional.  Beberapa fasilitas penunjang wisata yang tersedia adalah: Mushola, Toilet, Food Court, Gazebo, dan Tempat Parkir Luas.  Museum Satwa merupakan bagian dari Jatim Park II, dibuka untuk kunjungan publik setiap hari. Pada hari Senin-Jumat buka pada jam 09.00 sampai 18.00. Pada akhir pekan dan hari libur, museum buka jam 10.00-18.00.   Museum ini menyajikan satwa-satwa yang diawetkan dan fosil-fosil purba yang didatangkan dari berbagai Negara diseluruh benua, seperti benua Amerika, Afrika, Asia, Australia, Eropa, Artik, dan Antartika.  Dengan koleksi hewan yang lengkap ini, menjadikan Museum Satwa di Batu, Malang, sebagai tempat wisata yang mendidik.(Rafa)