Musium De Tjolomadoe, Situs Sejarah yang Instagramable

Gedung De Tjolomadoe dahulunya merupakan pabrik gula Colomadu yang dibangun oleh Mangkunegaran ke-IV.

Musium De Tjolomadoe photo by Agnes Eni

Wisata ke Karanganyar tidak semuanya hanya berburu keindahan alam semata.  Banyak spot lainnya yang seru diburu.  Salah satunya yaitu destinasi wisata sejarah ke Musium De Tjolomadoe. Berbalut udara yang sejuk, Traveler bakal asyik banget menyusuri musium ini.  Apalagi banyak sudut-sudut keren yang instagramable, yang bisa untuk koleksi photo-photo di sosmed nya.

De Tjolomadoe memang keren! Kesan megah begitu terlihat menyambut pengunjung, ketika memasuki area ini. Arsitektur gedung yang khas zaman kolonial, masih tetap terjaga, menambah keunikan panorama sekitar, apalagi disalah satu sisi ada cerobong asap yang menjulang tinggi.

Museum De Tjolomadoe
Museum De Tjolomadoe photo by Agnes Eni

Gedung De Tjolomadoe dahulunya merupakan pabrik gula Colomadu yang dibangun oleh Mangkunegaran ke-IV, pada tahun 1862 dengan konsorsium dari Pemerintah Hindia Belanda, di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Berlokasi tidak jauh dari Bandara Adi Sumarmo Solo, museum ini menampilkan sejumlah koleksi arsip dan artefak dari pabrik gula Colomadu tersebut dengan disertai keterangan tentang sejarah bangunan tersebut.  Bekas bangunan PG Colomadu seluas 1,3 ha di atas lahan 6,4 ha itu mulai direvitalisasi dengan tetap mempertahankan nilai dan kekayaan historis yang ada. Mesin-mesin raksasa pabrik gula dipertahankan untuk memberikan wawasan sejarah bagi pengunjung. Bintik-bintik karat di mesin giling mengajak pengunjung menerawang ke masa lampau.

De Tjolomadoe bukan sekedar musium, banyak tempat-tempat seru yang dibuat disini.  Seperti Stasiun Karbonatasi yang disulap sebagai area Art & Craft, Stasiun Ketelan yang menjadi pusat area food and beverage yang juga memuat toko oleh-oleh yang menjual berbagai macam cinderamata, Stasiun Penguapan dijadikan area Arcade dan Besali Cafe.

Di dalam ruangan, Traveler akan berdecak kagum dengan lantai lama yang berwarna hitam dan kuning. Mesin-mesin yang dahulu digunakan pun masih berdiri kokoh disana dan tampak baru karena dicat ulang. Ketel uap dan mesin giling tebuh yang masih terpajang dengan gagahnya.  Ruangan pun juga sudah dilengkapi dengan pendingin ruangan, sehingga suasana selalu sejuk dan menyenangkan. Menjadi sensasi petualangan yang mengasyikkan, menyusuri lorong demi lorong pabrik.  Live streaming memamerkan keasyikan disini bakal jadi ajang seru banget. Click disini dulu untuk memastikan jaringan di daerahnya sudah terkoneksi dengan jaringan XL Axiata.  Karena dengan XL Axiata yang jaringan internetnya stabil, live streaming pun bakal lancar.

Selain menampilkan sisi wisata, musium ini juga merupakan wahana edukasi bagi pengunjungnya. Disana juga menampilkan berbagai kegiatan pembuatan gula mulai dari tebu, hingga hama tanaman tebu.  Semuanya terpampang jelas dan rapi beserta foto-foto dan barang yang bersangkutan.

Di area museum ini juga banyak sekali spot foto yang sangat instagramable.  Yah, di setiap sudut De Tjolomadoe selalu menarik perhatian.  Ruang seluas 1,3 hektar ini memang memiliki spot foto yang tak bisa dilewatkan begitu saja.  Tak heran banyak Traveler yang mengunjungi musium ini untuk berswafoto dan tidak bakal mati gaya! #JaringanInternetStabil #Fiberisasi