Pantai Kelingking, The Hidden Paradise of Nusa Penida

Surga Tersembunyi Yang Wajib Disambangi

Pantai Kelingking
Hamparan pasir putih dan birunya laut yang mempesona

Selalu saja ada hal istimewa yang seru dinikmati setiap menyambangi Bali.  Yah, Bali memang memiliki segudang keindahan dan sederet kecantikan panorama alamnya.  Bisa dibilang, setiap sudut Bali selalu penuh magic, menimbulkan daya pikat pada alam sekitarnya.  Seperti Pantai Kelingking yang terletak di Pulau Penida, salah satu pulau terluar dan terpisah dari Pulau Bali.

Di Pantai Kelingking ini,  Traveler akan dipuaskan dengan keindahan alamnya yang sangat spektakuler dan mengagumkan, penuh sensasi yang mengasyikkan.  Pantai Kelingking berada di kaki bukit dengan nuansa alamnya yang tenang dan belum banyak terjamah dan masih sangat alami.  Keberadaan pantai di Nusa Penida ini, merupakan surga tersembunyi yang wajib disambangi.  Pada warga setempat, pantai ini lebih akrab dipanggil dengan nama Pantai Karang Dawa, karena lokasi pantai ini tepatnya berada di dusun Bunga Mekar, Desa Karang Dawa, Kecamatan Nusa Penida, kabupaten Klungkung.  Selain kedua nama tersebut, pantai ini juga dikenal dengan sebagai spot Manta Point, karena jika sedang mujur, Traveler dapat menyaksikan ikan pari Manta berenang di air laut yang jernih.  Hal ini bisa terlihat jelas dari atas tebing, karena air lautnya yang sangat jernih.  Wouw,…benar-benar mengagumkan!

Pantai Kelingking di Nusa Penida
Pulau seperti kepala T-Rax dinosaurus

Yang lebih unik lagi, Pantai Kelingking berbentuk punggung dinosaurus T-Rex, dengan bentuk bukit yang menjorok ke laut.  Pemandangan bukit dan tebing yang menjorok ke laut ini ditumbuhi rumput dan pepohonan perdu berwarna hijau, serasi dengan pemandangan laut biru.  Sementara tebing-tebing curam yang berada di sekitarnya, seolah menjadi benteng alami yang membuat pantai ini terkesan tersembunyi.  Apalagi pasir putihnya yang terhampar di kaki tebing, seolah tidak tersentuh manusia. Area ini sering dikenal sebagai Kelingking Secret Point.

Karena Pantai Kelingking berada tepat pada tebing curam yang cukup sulit dijangkau ini, butuh keberanian ekstra untuk benar-benar ingin berada di pantai ini.  Namun, bagi Traveler yang memiliki jiwa petualang besar, hal tersebut bukanlah halangan.  Menikmati Pantai Kelingking nan cantik bagai surga ini, menjadi suatu petualangan yang asyik dan trekking yang cukup menantang.  Perlu perjuangan untuk menjelajahinya, namun membayangkan keindahan yang telah menanti di bawah, jadi motivasi kuat untuk terus melangkah.

Bahagia tak terkira langsung membuncah, begitu melihat tulisan ‘Kelingking Beach’, tanda tempat yang dituju semakin dekat.   Begitu sampai, hamparan pasir putih nan lembut seperti salju langsung menyambut Traveler.  Begitu juga ketika melihat lebih dekat ombak bergelung yang berkejaran, membuat siapapun yang melihatnya langsung tergerak untuk membaur, bermain air dan bercanda dengan ombak.

Keindahan alam di Pantai Kelingking menjadi terlihat lebih eksotis dan sempurna ketika prosesi tenggelamnya sang surya tiba.  Pesona alam matahari terbenam disini, menyihir setiap pengunjung untuk menyimak kecantikan alam senja Pantai Kelingking yang sangat memukau ini, terpaku menyaksikan keindahannya. Ditambah dengan kehadiran sebuah pulau kecil yang berupa bukit di samping Pulau Nusa Penida ini, menambah keeksotisan pantai.  Sayangnya, pulau kecil ini hanya bisa dinikmati dari kejauhan saja.

Pantai Kelingking
Pantai Kelingking nan eksotis

Akses menuju lokasi Pantai Kelingking yaitu dari dermaga Sanur Bali, naik speed boat atau fast boat menuju pelabuhan Buyuk Nusa Penida.  Dengan kapal cepat akan butuh waktu sekitar 35-40 menit perjalanan. Dari dermaga Buyuk, masih butuh waktu sekitar 45 menit menuju pantai Kelingking. Dari sini, Traveler dapat menyewa mobil atau ikut paket tour yang disediakan oleh agen perjalanan.

Jika Traveler memiliki rencana untuk berkunjung ke surga tersembunyi di Pulau Nusa Penida ini, maka sebaiknya datanglah di pagi hari sekitar pukul 7 pagi. Karena di jam tersebut suasana masih sepi dari pengunjung dan Traveler dapat menikmati keindahan pantai ini tanpa terlalu banyak gangguan.  Bukan hanya menyuguhkan kawasan pantai berpasir putih yang menggoda, tapi juga samudera luas yang bisa dilihat dari area atas tebing, serta segarnya pemandangan melihat warna laut yang biru mempesona dan mendengar ombak besar menderu-deru kejauhan.  So, let’s do it! (Rafa)