Pantai Teras Kaca yang Instagenic

Pantai ini sebenarnya memiliki nama asli Pantai Nguluran. Namun, karena punya spot Instagenic berupa teras yang berlantaikan kaca, maka pantai ini dipopulerkan dengan nama Pantai Teras Kaca.

photo by sobatjogja.com
photo by sobatjogja.com

Pada umumnya, pergi ke pantai akan menghabiskan waktu dengan bermain ombak, bermain pasir atau sekedar jalan-jalan di bibir pantai. Namun hal itu tidak akan didapatkan di Pantai Teras Kaca. Disini, Traveler akan mendapatkan pengalaman baru yang beda dari kebanyakan pantai yang ada. Pantai ini letaknya berada di atas tebing, sehingga hanya bisa melihat pemandangan laut dari kejauhan. Tak perlu bersedih, karena Pantai Teras Kaca dipenuhi dengan berbagai spot Instagenic yang dijamin bikin bahagia.

Selain spot teras kaca yang paling populer, ada lagi spot foto berupa ayunan yang cukup menantang adrenalin. Karena traveler akan diayunkan di ujung tebing melewati jurang yang bakal bikin deg-degan. Tak perlu khawatir, karena setiap pengunjung yang ingin menikmati fasilitas ini, akan dilengkapi dengan sabuk pengaman sehingga keamanannya terjamin. Di setiap spot foto juga sudah tersedia fotografer profesional yang siap memotret. Jadi, tidak perlu repot-repot foto sendiri.

photo by wisatamantap.com
photo by wisatamantap.com

Pantai ini sebenarnya memiliki nama asli Pantai Nguluran. Namun, karena punya spot Instagenic berupa teras yang berlantaikan kaca, maka pantai ini dipopulerkan dengan nama Pantai Teras Kaca. Berlokasi di Kabupaten Gunungkidul, dari pusat kota Yogyakarta menuju Pantai Teras Kaca dengan berkendaraan mobil menempuh waktu sekitar 1,5 jam.

Pantai Teras Kaca juga sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Diantaranya mushola untuk tempat beribadah dan gazebo buat traveler yang ingin duduk santai sambil menikmati cakrawala laut. Tak ketinggalan, ada tempat makan yang menyajikan hidangan lokal dan es kelapa muda yang menyegarkan.

Untuk memasuki area Pantai Teras Kaca, traveler akan dikenakan biaya sekitar Rp10.000 per orang. Jika ingin memanfaatkan fasilitas spot fotonya, traveler akan dikenakan biaya tambahan sekitar Rp20.000 per spot.(DT)