Pesona dan Daya Pikat Curug Lestari Di Lampung

Tebing Berbalut Hijaunya Tanaman, Memanjakan Pandangan Mata

Pesona dan Daya Pikat Curug Lestari Di Lampung
Panroamanya Menggantikan Rasa lelah Perjalanan, Photo by @curuglestari_Lampung

Salah satu air terjun yang cukup favorit di Lampung, yaitu Air Terjun Lestari atau Curug Lestari.  Pesona air terjun yang merupakan destinasi wisata di ufuk barat Lampung Tengah ini, benar-benar memikat hati.  Dengan memiliki ketinggian sekitar 30 meter dan debit arus airnya tidak terlalu ekstrim, air terjun ini memberi kenyaman bagi para pengunjung untuk bermain air dalam kolam sekitar jatuhnya air.

Balutan udara sekitar yang masih sangat segar, jernihnya air serta bunyi gemericik air sungai yang menyejukkan jiwa, ditambah suara-suara khas satwa yang ada disekitar air terjun menyatu seolah menghasilkan sebuah simphoni yang indah,  mahakarya Sang Mahakuasa.  Menjadi oase yang menyejukkan dan menghilangkan kepenatan pikiran.

Pesona dan Daya Pikat Curug Lestari Di Lampung
Airnya berasal dari Gunung Batu, Photo by @curuglestarikotabatu

Suara gemuruh airnya yang penuh magis, ditambah lagi airnya yang jernih berasal dari Gunung Batu, mengalir deras menyusuri sungai yang mengalir dari hulu Sungai Way Pelus. Rangkaian aktifitas alami ini memberikan kehidupan bagi ekosistem di sekitarnya. Panorama di sekitar dinding tebing air terjun  ditumbuhi tanaman-tanaman kecil dan aneka pohon lainnya, sehingga tebing tampak terlihat hijau merata, memberi pandangan yang menyejukkan mata.

Objek wisata ini berada di Kawasan Register 39 Dusun 4, Desa Kota Batu, Kecamatan Pubian, Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.  Alamnya yang begitu indah dan tetap dijaga kelestariannya oleh warga sekitar ini, membuat setiap wisatawan yang datang kesini ingin kembali lagi berkunjung.   Yah, keindahan Curug Lestari bagaikan surga yang terbalut gunung, berselimutkan belantara nan hijau.

Pesona dan Daya Pikat Curug Lestari Di Lampung
Oase dalam menjernihkan pikiran

Akses untuk mencapai objek wisata ini, dari Bandarlampung membutuhkan jarak tempuh sekitar 2 jam dengan kendaraan umum, yang kemudian dilanjutkan dengan naik ojek, dengan menghadapi medan perjalanan yang curam sekitar 3 kilometer.  Namun, percayalah, begitu sampai di lokasi air terjun, rasa lelah selama perjalanan langsung sirna, tergantikan dengan sambutan jutaan butir halus air yang terbawa angin dari jarak 2 meter, hasil dari curahan air terjun.  Dan rasa kagum akan panorama alam sekitarnya pun juga membawa hati Traveler kembali riang gembira!(Adhit)