Pulau Simeuleu, Surga Tersembunyi di Provinsi Aceh

Simeulue Menawarkan Lebih Dari Sekadar Berselancar

Pulau Simeulue
Pulau terpencil nan tenang, Photo by @exploresimuelue

Pulau Simeulue, terletak 150 km dari daratan Sumatera. Di sana terdapat pantai yang tenang, deretan pohon kelapa dan terumbu karang yang melimpah.  Terletak di atas khatulistiwa, Simeulue tidak terpengaruh oleh angin pasat, yang berarti angin paling sering ringan, hal ini memberikan kondisi yang menguntungkan untuk berselancar. Angin pasat merupakan  angin yang bertiup tetap sepanjang tahun dari daerah subtropis menuju ke daerah ekuator (khatulistiwa). Terdiri dari Angin Pasat Timur Laut bertiup di belahan bumi Utara dan Angin Pasat Tenggara bertiup di belahan bumi Selatan.

Pulau Simeulue
Ombaknya disukai Peselancar Kelas Dunia, Photo by @exploresimeulue

Terpencil dan tenang, Pulau Simeulue telah diproklamasikan sebagai salah satu perbatasan selancar terakhir di Indonesia dan untuk alasan yang bagus.  Merupakan pulau tropis terpencil yang terletak di lepas pantai barat jauh Sumatera Utara. Laut kawasan pulau ini menawarkan ombak yang tidak hanya baru bagi para peselancar, tetapi bagi dunia.

Untuk diketahui, gempa bumi tahun 2005 mengangkat pantai barat pulau itu hampir dua meter, menciptakan gelombang baru dalam semalam. Selama 10 tahun terakhir Simeulue telah menjadi tujuan selancar yang semakin populer.

Pulau Simeulue
Pohon kelapa merajai sepanjang pantai, Photo by @exploresimeulue

Bagian pulau yang menghadap ke arah barat daya memiliki beberapa ombak kelas dunia dan beberapa resor selancar telah bermunculan dalam beberapa tahun terakhir. Hal itu karena para peselancar terus menjelajahi seluruh Indonesia selama 40 tahun terakhir sejak peselancar yang bepergian pertama kali tiba di Bali, selancar telah meluas ke lebih banyak pulau di Indonesia.

Pulau Simeulue
Sunset nan Indah di Pulau Simeulue, Photo by @exploresimeulue

Simeulue telah menjadi salah satu pulau terakhir dengan ombak berkualitas, dan masih tetap menjadi salah satu perbatasan terakhir berselancar. Simeulue menawarkan lebih dari sekadar berselancar.  Dengan hutan primer, perbukitan, sungai dan danau, terdapat banyak aktivitas yang dapat dilihat dan dilakukan oleh non peselancar. Scuba diving, snorkeling, hiking, birdwatching, bersepeda gunung, yoga, dan memancing hanyalah beberapa hal yang dapat Traveler lakukan. Pulau Simeulue adalah tujuan selancar sepanjang tahun dengan musim utama berlangsung dari April-Oktober.(Ipg)