Sensasi Wisata Alam di Bukit Kelam, Sintang

Batu Terbesar Ketiga di Dunia

Bukit Kelam Sintang
Bongkahan Batu Raksasanya yang Memukau

Selain sungai, pantai, goa, yang menjadi wisata alam di Kalimantan Barat, destinasi wisata lainnya seperti Bukit Kelam merupakan salah satu wisata favorit disana juga.  Bukit Kelam adalah keunikan dari satu bongkah batu monolit raksasa.  Ini merupakan salah satu dari tiga bukit batu terbesar di dunia.  Berada di Kabupaten Sintang, kira-kira 20 kilometer dari Kota Sintang dengan waktu tempuh satu jam, Traveler dapat menikmati keunikan situs yang mendunia ini.  Bukit ini berbatasan dengan Sarawak, Malaysia, dan Kalimantan Tengah dan mencakup area seluas 181.090 kilometer persegi.

Bukit Kelam Sintang
Rute Pendakian Mencapai Puncak Bukit, Photo by ReportaseNews

Membentang di Desa Kebong dari Barat ke Timur sepanjang 2-3 kilometer dan memiliki ketinggiannya mencapai 1.002 meter dpl, bukit ini memang sangat besar dan indah, indahnya bentang alam bongkahan batu raksasa (monolit) yang benar-benar memukau.   Jika dibandingkan dengan Ayery Rock yang ada di Australia yang oleh UNESCO diakui sebagai warisan dunia, sebagai Batu Monolid terbesarcdengan tinggi sekitar 863 Mpdl, sangat jauh dibanding tinggi dan keindahan dari Bukit Kelam.  Sayangnya keberadaan Bukit Kelam,  keunikan dan keistimewaannya belum dimaskimalkan sepert Avery Rock-nya Australia.  Yah, masih belum banyak orang mengetahui dan sadar akan potensi yang dimiliki bukit batu raksasa di Kalimantan Barat ini.

Bukit Kelam merupakan salah satu bagian dari kekayaan Indonesia yang harus tetap kita jaga dan kembangkan. Bukit Kelam atau Gunung Kelam masuk dalam kawasan hutan lindung atau kawasan konservasi, dimana pengawasan kawasan ini berada di bawah Balai Konservasi Sumber Daya alam (BKSDA) Kalimantan Barat.  Panorama alam yang dinamis dan alami, serta udaranya yang sejuk dan segar, menciptakan kawasan ini sebagai tujuan rekreasi alami. Ketika mulai berjalan-jalan di area ini, Traveler langsung dapat merasakan keindahan pemandangan tercipta, atau ketika duduk santai di shelter, menatap pemandangan sekitar yang menakjubkan. Di daerah ini, ada berbagai flora langka, seperti meranti (Shorea sp), bangeris (Koompassia sp), tengkawang (Dipterocarpus sp), anggrek (archidaceae), kantong semar raksasa dan anggrek hitam.  Tak ketinggalan pula berbagai fauna, seperti beruang madu (heralctus mayalanus), trenggiling (sweet javanica), kelelawar (hiropteraphilie), dan kestrel (acciptiter badios), hadir disini menambah daya tarik kawasan ini.

Bukit Kelam Sintang
Menyajikan Panorama Alamnya yang Eksotis

Bagi yang ingin ke puncak bukit, harus melewati tangga batu yang memiliki ketinggian 90 meter yang terletak di sebelah barat Gunung Kelam.  Hal ini menjadi petualangan yang seru bagi Traveler yang berani dan menyukai tantangan ekstrim.  Untuk sampai di puncak bukit, Traveler harus mendakinya melalui sisi barat. Disediakan rangkaian tangga besi yang akan mengantar sampai di atas.  Bahkan, juga sudah tersedia via ferrata untuk mendaki tebingnya. Lebih aman dengan adanya tali pelindung. Namun dengan sensasi yang lebih menantang lagi dibanding tangga besi.

Dengan mendaki dan mencapai puncaknya, melintasi tebing batu yang terjal menjadi keseruan tersendiri dalam wisata kali ini. Dari puncak teratas terlihat hutan tropis lebat dan hijau di sekitarnya.  Juga memandang keindahan Sungai Kapuas dan Kota Sungai yang mengapit Melawi Sintang.  Yah menikmati keindahan kota Sintang dari kejauhan serta sawah luas yang membentang di bawahnya.

Secara administratif, daerah ini masuk dalam wilayah Desa Kebong, Kecamatan Kelam Permai, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat.  Kabupaten Sintang terletak sekitar 395 kilometer sebelah timur Pontianak, ibu kota Provinsi Kalimantan Barat. Dari Pontianak ke Sintang, Traveler dapat naik pesawat, taksi, perjalanan bus, angkutan umum, atau kendaraan pribadi. Dari pusat kota Sintang menuju Wisata Alam Bukit Kelam ini berjarak sekitar 19 kilometer di sebelah timur.

Bukit Kelam Sintang
Bunga ANggrek Hitam dan Kantong Semar Raksasa, Photo by BorneoChannel

Jalan menuju area ini telah diaspal mulus dan dapat dilalui dengan kendaraan roda empat, sehingga pengunjung mudah mengaksesnya, dengan bus atau kendaraan pribadi akan memakan waktu tempuh sekitar 30-35 menit. Setelah mencapai area parkir, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan menaiki tangga ke area Taman Alam Bukit Kelam. Untuk memudahkan pengunjung, kawasan tersebut telah membangun rute wisata permanen yang menghubungkan satu objek wisata dengan objek wisata lainnya.  ada air terjun, serta spot-spot cantik dan instagramable lainnya. Seluruh taman kaya dengan alam dengan hutan hujan, lanskap kasar, pegunungan dan sungai berkelok-kelok. Sangat dipastikan, Traveler akan senang dan terkesan mengunjungi destinasi alam bukit ini.

Yah, inilah Bukit Kelam, tempat dimana sebongkah batu raksasa monolit berada, yang sering diklaim sebagai batu terbesar di dunia.  Selain kekokohannya yang menarik, Bukit Kelam juga menawarkan pemandangan alam yang eksotis. Dari atas puncak bukit ini, terlihat kota Sintang dan hutan yang terhampar luas nan cantik.(Adhit)