Terhipnotis Keindahan Pantai Jetis di Timur Cilacap

Menikmati Pemandangan Alam nan Eksotis

Pantai Jetis
Bebatuan Buatan Spot Seru yang Mengasyikkan, Photo by @ pipihe_kpm

Saat berada di Cilacap dan bingung memilih destinasi wisata yang tepat, Traveler bisa mengarahkan perjalanan ke arah timur Cilacap sejauh kurang lebih 40 kilometer. Disini, Traveler akan bertemu dengan Pantai Jetis yang memiliki pemandangan alam eksotis yang sangat indah dan mengasyikkan.

Pantai yang terletak di ujung timur Cilacap ini memiliki gelombang laut selatan dengan ombak besarnya. Terletak di Desa Jetis, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa tengah,  Pantai ini menawarkan panorama indah dengan pemandangan pegunungan kapuk, dengan memiliki bentang garis pantai seluas hampir 3 kilometer. Pantai ini juga berseberangan langsung dengan Sungai Ngijo yang merupakan pembatas bagi dua kabupaten, yakni Kabupaten Cilacap dengan Kabupaten Kebumen.

Pantai Jetis
Menikmati Keseruan di Panatai Jetis, Photo by @ vovileoni

Karena memiliki ombak yang besar, pantai ini terdapat banyak susunan batu yang berjajar rapi dan menjorok ke pantai. Batu-batu tersebut sengaja dibuat guna memecah ombak besar dan batu buatan tersebut dijadikan spot menarik para wisatawan untuk berfoto.

Pantai ini memiliki daya tarik sendiri karena terdapat tempat pelelangan ikan tradisional, yakni TPI Congot yang ramai didatangi oleh pembeli dan penjual ikan. Selain itu, Traveler juga dapat melihat banyak pohon cemara laut yang sengaja ditanam sebagai penghijauan dan menambah suasana teduh pantai.  Tak heran, saat perjalanan menuju ke lokasi pantai ini, Traveler akan merasakan teduhnya dari rindang pohon-pohon cemara laut ini.  Selain itu, juga terdapat kebun-kebun buah, seperti semangka, melon, dan timun suri. Hasil perkebunan buah ini menjadi pemasukan bagi warga setempat yang jika panen siap dijual kepada wisatawan yang datang ke pantai ini.

Pantai Jetis
Berlatar bebatuan nan eksotis, Photo by @fanirfna

Pantai Jetis menawarkan aktivitas menarik, seperti bermain pasir, menikmati deburan ombak, bermain motor ATV, menikmati pemandangan pantai dari atas bukit, dan untuk urusan perut traveler akan menemui warung-warung makan yang ada di sekitar kawasan pantai yang menawarkan aneka olahan masakan laut.

Asyiknya lagi, Pantai Jetis buka selama 24 jam dan tidak memiliki harga tiket masuk alias free. Namun, Traveler hanya cukup membayar biaya parkir Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Rute menuju Pantai Jetis ini memiliki tiga alternatif yang bisa di pilih, tergantung dari mana traveler memulai perjalanan. Jika berasal dari Jogja, maka bisa memulai perjalanan melewati rute Wates-Purworejo dan tepat sebelum sampai gapura “Selamat Datang di Purworejo”, traveler harus belok kiri.  Setelah bertemu dengan jembatan Congot, Traveler hanya perlu lurus hingga bertemu dengan gapura tanda masuk Desa Patutrajo, dan pintu masuk Pantai Jetis berada di sampingnya.

Pantai Jetis
Sunset di pantai Jetis, Photo by @noor3va

Jika perjalanan memulainya dari Wonosobo, maka ambil arah Kutoarjo, dari Kutoarjo lurus terus melewati Jalan Daendels dan akan bertemu gapura selamat datang. Traveler jalan terus sampai masuk ke Desa Patutrajo dan akan bertemu dengan gerbang Pantai Jetis.

Terakhir, yaitu jika memulai perjalanan dari Kebumen.  Dari sini, Traveler hanya perlu melewati arah Pantai Petanahan, lalu lurus hingga sampai ke gerbang Pantai Jetis. (Nay/Niel)