Tiga Destinasi Wisata di Gorontalo Yang Asyik Disambangi

Sulam Karawo Yang Nyaris Punah

Pantai Dunu
Pantai Dunu, Gorontalo

Kota Gorontalo memiliki banyak destinasi wisata mulai dari pesona alam bawah laut, bukit yang tinggi, pantai pasir putih, wisata kerajinan dan lainnya. Kota ini sungguh kaya dengan keindahan alam yang sangat menakjubkan serta masyarakatnya yang menyenangkan.

Berikut ini tiga destinasi wisata yang mengasyikkan di Gorontalo yang berhasil Indonesiatraveler.id rangkum!

Air Terjun Taludaa

Wisata air terjun ini  berada sekitar 65 kilometer dari pusat Kota Gorontalo. Air Terjun Taludaa memiliki ketinggian 42 meter dan lebar 15 meter. Karena lingkungan sekitar air terjun masih sangat asri, tak heran kalau udaranya pun terasa sejuk dan menyegarkan.

Air Terjun Taludaa
Keindahan Air Terjun Taludaa, Photo by @indra_ismail10

Untuk sampai ke lokasi air terjun, Traveler harus menempuh perjalanan melalui Desa Taludaa sejauh 2 kilometer dengan berjalan kaki. Dalam perjalanan ini, pandangan mata akan dimanjakan dengan begitu banyak keindahan alam.  Apalagi Air Terjun Taludaa masuk dalam kawasan agrowisata,  sehingga banyak menjumpai berbagai pohon buah-buahan. Fauna jenis kupu-kupu dan jangkrik akan banyak ditemui disini.

Keindahan panorama Air Terjun Taludaa tak bisa dipungkiri lagi.  Berfoto dengan berlatar air terjun ini, akan menghasilkan frame gambar yang instagramable.

Pantai Dunu

Pantai Dunu berada di Desa Tolitehuyu, Kecamatan Mohano, Kabupaten Gorontalo Utara. Pantai ini memiliki pasir putih nan lembut. Pantai ini juga memiliki air yang jernih dan hijaunya pemandangan dari pohon-pohon yang ada disekitar pantai. Traveler akan hanyut menikmati suasana di pantai ini/  Yah, saat menikmati percikan ombak kecil yang menyapa, menciptakan kesan menyenangkan saat berada di pantai ini.

Pantai Dunu
Hamparan Pasir Putih di Pantai Dunu, Photo by @zainalnasiki01

Pantai Dunu dapat di tempuh dari Ibu Kota Gorontalo sekitar 120 menit menggunakan sepeda motor.  Selain bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi, traveler juga bisa menggunakan angkutan umum melalui rute Gorontalo-Kwandang dengan biaya Rp 20.000.

Sulam Karawo

Karawo merupakan kain tradisional khas Gorontalo, yang memiliki motif dan keunikannya sendiri. Seni menyulam ini dilakukan secara turun temurun dari generasi ke generasi, sudah dilakukan sejak abad 17. Kerajinan menyulam karawo biasanaya dilakukan oleh ibu rumah tangga di Gorontalo, dan tidak sembarang perempuan yang bisa mengerjakannya.

Kerajinan Karawo
Kerajinan Karawo Yang Harus Dilestarikan, Photo by @gorontaloexplore

Kerajinan sulam karawo kini menjadi industri rumah tangga dan dikerjakan tersebar di Kabupaten Gorontalo. Untuk melihat langsung proses pembuatannya, Traveler dapat mengunjungi Kelurahan Bulota, Limboto, Gorontalo.  Akan banyak keunikan dan keseruan di desa pembuatan kerajinan sulam karawo ini.(Nay/Niel)