Wisata Alam Curug Madu Resmi Pekalongan

Air Curug Madu Resmi mengalir pada tebing batu yang agak melebar

Wisata Alam Curug Madu Resmi Pekalongan
Musim hujan, debit air banyak, Photo by @agoesvigliosi

Wisata alam Curug Madu Resmi merupakan salah satu objek wisata yang ada di Pekalongan. Air terjun ini menyimpan sebuah keindahan alam yang begitu memukau yaitu berupa air terjun yang sangat indah berbalut udara segar disekelilingnya.

Dengan memiliki ketinggian sekitar 4 meter, air Curug Madu Resmi mengalir pada tebing batu yang agak melebar.  Memang, curug ini tidak terlalu tinggi dan debit air yang jatuh pun tidak deras. Namun jika musim hujan, aliran air bisa memenuhi semua batu yang berjejer, sehingga curahan air jatuh pun semakin banyak dan melebar.  Air yang dialirkan pun juga jernih dan bersih.  Jatuhnya air tertampung pada kedung atau kolam penampungan.  Asyiknya lagi, kolam ini tidak terlalu dalam, hanya sebatas lutut orang dewasa.  Sehingga objek wisata ini sangat aman untuk anak-anak bermain dan berendam air di kolam ini.  Suasana asri nan sejuk yang turut mendukung Curug Madu Resmi ini, menjadikan tempat ini tak pernah sepi.

Wisata Alam Curug Madu Resmi Pekalongan
Menikmati keseruan di Curug Madu Resmi, Photo by @curug_madu

Kawasan wisata Curug Madu Resmi tidak semata hanya menyajikan keindahan air terjun saja.  Banyak spot-spot keren yang asyik untuk menjadi latar berfoto.  Seperti di atas curug, terdapat lokasi taman yang sengaja diciptakan dengan desain yang menarik dan indah, sangat pas bagi Traveler penyuka selfi photo.  Juga ada jembatan yang digunakan untuk menyeberang sungai yang ada di atas curug, selain berfungsi sebagai tempat menyeberang, lokasi jembatan ini juga instagramable untuk berfoto.  Traveler pun dapat mengambil moment pemotretan di atas perahu yang tersedia, yang berada di tengah kolam ikan dekat curug.  Yah, lokasi Curug Madu Resmi ini, benar-benar memanjakan Traveler pencinta photo, karena sederet spot keren untuk berfoto tersedia banyak.

Lokasi Curug Madu Resmi terletak di Desa Lemah Abang, Kecamatan Doro, Pekalongan.  Untuk menuju lokasi wisata ini, Traveler dapat menggunakan kendaraan roda dua atau empat, karena aksen jalannya tersedia dengan baik.  Dari Kota Pekalongan menuju Curug Madu Resmi hanya memakan waktu sekitar satu jam perjalanan.

Wisata Alam Curug Madu Resmi Pekalongan
Jembatan menuju curug, Photo by @curug_madu

Dari lokasi parkir kendaraan, Traveler masih harus berjalan kaki melalui jalan setapak.  Kondisi jalan setapak cukup baik dan bagus sehingga perjalanan ini hanya memakan waktu kurang lebih lima menit.  Sepanjang perjalanan pun juga sangat mengesankan.  Melihat pemandangan di sekitar tempat berjalan, banyak bunga-bunga aneka warna serta hijaunya pepohonan, menambah asri suasana.

Sejarah Penamaan Curug Madu Resmi

Nama Curug Madu Resmi berasal karena kawasan curug ini memiliki pohon madu.  Pohon madu ini bentuknya seperti bibit pohon kelapa yang masih kecil tapi meskipun masih kecil, pohon sudah berbunga dan berbuah.  Jika buahnya dimakan lalu minum air, maka akan terasa manis di mulut semanis rasa madu.  Itulah disebut pohon madu.

Wisata Alam Curug Madu Resmi Pekalongan
Mengalir pada tebing batu yang agak melebar

Lalu disematkan kata ‘resmi’ karena berkaitan dengan cerita warga setempat yang mengatakan bahwa di daerah tersebut tinggal seorang tokoh terkenal dengan nama Mbah Resmi yang hidup di sungai yang ada di sekitar curug.(Adhit)