Wisata Religi ke Pulau Cangkir

Wisata Religi ke Makam Syekh Waliyuddin

Pulau Cangkir
Banyak Spot Yang Instagramable, Photo by @tinur_nr

Unik! Itulah ungkapan yang tepat untuk menggambarkan tempat wisata satu ini. Pasalnya Pulau Cangkir tidak hanya menawarkan wisata bahari, Pulau ini juga merupakan tempat wisata religi dan buka selama 24 jam setiap hari. Itulah daya tarik sendiri yang dimiliki Pulau Cangkir ini.

Pulau Cangkir terletak di Desa Kronjo, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Berjarak sekitar 25 kilometer dari Kota Tangerang dan dapat ditempuh dengan kendaraan selama 1,5 jam.  Pulau cantik ini berada di bagian pesisir utara.  Pulau yang luasnya 4,5 hektar ini bentuknya sangat unik karena menyerupai cangkir, makanya sebutannya pun Pulau Cangkir.

Pulau Cangkir
Hamparan Pasir Pantainya Memanjang, Photo by rullynasrullah19

Pulau ini juga dikenal sebagai tempat wisata religi karena di dalamnya terdapat makam keramat dari salah seorang ulama besar asal Banten, Syekh Waliyuddin, beliau merupakan Pangeran Jaga Lautan.  Makam keramat inilah yang menjadi simbolis yang mencipakan Pulau Cangkir sebagai tempat wisata religius yang sangat terkenal, bahkan dikenal sampai diluar masyarakat Banten.  Tak heran, banyak wisatawan yang datang dan berkunjung ke pulau ini, semata-mata untuk berziarah.

Pulau Cangkir sendiri memiliki panorama hutan mangrove yang tersebar di sepanjang jalur menuju pulau. Di sisi kanan dan kirinya terdapat pemandangan muara dan ratusan hektar tambak bandeng. Sekilas Pulau Cangkir ini juga seperti perkampungan yang terisolir. Hanya sebagian kampung yang berpenghuni, karena sisanya lagi terkena abrasi. Dihuni sekitar 30 kepala keluarga, dan jarak tempuh antara kampung Pulau Cangkir dengan desa di sekitarnya juga cukup jauh, sekitar 4 kilometer.

Pulau Cangkir
Makam Kramat Bapak Syekh Waliyuddin

Pengelolaan Pulau Cangkir ini sengaja bertahan guna mempertahankan makam keramat Pangeran Jaga Lautan itu sendiri.  Dan rata-rata wisatawan yang datang ke tempat ini pada hari libur serta malam jumat untuk berziarah.

Selama menjelajah pulau ini, Traveler dapat mengamati kehidupan sehari-hari para nelayan disini.  Juga turut serta merawat kapal dan mengolah hasil tangkapannya.  Untuk berkunjung ke Pulau Cangkir, Traveler akan membayar Rp10.000 untuk karcis masuk ke pulau ini. Fasilitas di Pulau Cangkir cukup lengkap, mulai dari kamar mandi, mushola, tempat istirahat, warung makan, kios souvernir dan tempat oleh-oleh.

Pulau Cangkir
Pulau yang berbentuk cangkir, Photo by @disparbudbanten

Traveler yang ingin datang ke Pulau Cangkir dan mengambil transportasi umum, pastikan naik kendaraan umum yang berhenti di terminal bus Kota Tangerang. Setelah itu, lanjutkan perjalanan dengan naik ojek motor atau taksi online agar bisa sampai di lokasi Wisata Pulau Cangkir di Kronjo Tangerang.(Nay/Nilia)