Bercengkerama di Air Terjun Lumoli, Wisata tersembunyi di Maluku

Pemandangan indah yang berada ditengah hutan belantara diantara perbukitan

Maluku, Air Terjun Lumoli
Maluku, Air Terjun Lumoli

Keindahan Maluku memang tak akan pernah habis dikupas. Selalu dibuat takjub dengan surga-surga tersembunyi di bumi Timur Indonesia ini. Seperti keindahan salah satu air terjun yang sangat terkenal di Maluku, yaitu Air Terjun Lumoli.

Air Terjun Lumoli merupakan sebuah air terjun cantik yang berada di desa Lumoli. Keindahan yang ditawarkan air terjun ini adalah pemandangan air terjun yang  berada ditengah hutan belantara diantara perbukitan. Ditambah dengan aksen nuansa bebatuan besar yang berundak-undak, menambah kesan istimewa Air Terjun Lumoli ini. Tak heran jika siapapun yang datang kesini akan langsung dibuat takjub dan terkagum-kagum menikmati pemandangan ini.

Maluku, Air Terjun Lumoli
Maluku, Air Terjun Lumoli, photo bu @Larissaicha

Air Terjun Lumoli merupakan sebuah air terjun dengan kontur yang penampilannya luar biasa indah. Bentuknya berundak-undak, dan ada sekitar 3 level tebing di air terjun ini. Level pertama merupakan tempat dimana Traveler sampai / menginjakkan kaki di lokasi air terjun. Di level ini, Air Terjun Lumoli sudah menyajikan pemandangan yang luar biasa indah. Dengan riak air yang turun dari atas dan terlihat sangat jelas sekali dengan kejernihan yang sudah tidak perlu dipertanyakan.

Kemudian level kedua yaitu naik sedikit kearah hulu sungai yang posisi tebingnya lebih tinggi lagi. Pada level ini, banyak wisatawan lainnya yang berani terjun dari ketinggian hingga sampai di level pertama yang lebih dalam. Level kedua ini biasa digunakan hanya untuk sekedar berendam saja, namun di level ini ada sebuah batu yang begitu besar dan menjadi latar air terjun di level ketiga.

Maluku, Air Terjun Lumoli
Maluku, Air Terjun Lumoli

Level ketiga adalah tingkat yang paling tinggi, namun kucuran air di level ini tidak sederas 2 level lainnya. Karena jarak dari level 3 hingga ke level 2 tidak terlalu tinggi. Tapi, di level 3 ini memiliki kelebihan yang tak kalah kerennya yaitu memiliki latar batu yang begitu besar sehingga wisatawan dapat menggunakannya sebagai tempat untuk berfoto. Melalui level 3 ini juga, jalan balik untuk kembali ke desa Lumoli dengan menyusuri jalan setapak.

Air terjun Lumoli memiliki kejernihan air yang bisa langsung diminum. Kesegaran dan kesejukan udara disekitar air terjun membuat setiap pengunjung yang datang tak akan pernah bosan untuk kembali datang. Yah, menikmati keindahan panorama alamnya memang sudah dirasakan sejak awal perjalanan menuju air terjun. Sepanjang perjalanan menuju air terjun, yang terlihat adalah pemandangan pegunungan yang luar biasa mengagumkan. Pepohonan hijau yang tersebar luas membentang terlihat sangat indah. Langit biru yang cerah tampak serasi dengan pegunungan yang berderet berlapis sehingga menampilkan panorama yang luar biasa cantik.

Maluku, Air Terjun Lumoli
Maluku, Air Terjun Lumoli

Air Terjun Lumoli berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat kota Piru ibukota kabupaten Seram Bagian Barat Maluku. Air terjun ini termasuk dalam daftar air terjun yang masih alami, yang berada didalam hutan rimba yang masih sangat asri. Tak heran bila akses menuju Air terjun Lumoli masih butuh penanganan lebih baik lagi. Memakan waktu perjalanan yang cukup lama, yaitu sekitar 2-3 jam untuk sampai ke lokasi air terjun dari desa Lumoli.

Ada protokoler yang harus dilakukan setiap wisatawan yang akan mengunjungi Air Terjun Lumoli ini. Sesampainya di desa Lumoli, Traveler harus berkoordinasi dahulu dengan warga setempat untuk mengunjungi air terjun ini. Setelah dipertemukan dengan Kepala Desa untuk meminta ijin memasuki wilayah desanya, kemudian Traveler akan diantar ke rumah salah satu tetua adat untuk memberikan izin secara formalitas. Barulah Traveler dapat melanjutkan perjalanannya menuju lokasi air terjun yang memakan waktu sekitar 2 jam,  dengan didampingi seorang pemandu dari warga desa setempat. Izin seperti ini masih sangat penting dilakukan di Maluku, mengingat tanah Maluku sebagian besar adalah tanah adat yang masih dikuasai oleh peraturan adat.(Raditya)