Chapel Bridge, Jembatan Kayu Tertua nan Unik di Eropa

Salah satu destinasi wajib yang harus didatangi saat berkunjung ke Swiss adalah Kapellbrücke atau Chapel Bridge atau Jembatan Kapel. Chapel Bridge merupakan jembatan kayu yang digunakan bagi pejalan kaki, membentang di atas Sungai Reuss di kota Lucerne, Swiss.

Saat berjalan di sepanjang jembatan, pengunjung akan melihat pemandangan cantik yang berbeda di kedua sisi jembatan.  Di seberang Sungai Reuss, berjajar bangunan-bangunan tua bersejarah dengan arsitektur yang indah bergaya Barok, sungguh terkesan mewah nan klasik.  Sementara pada bagian sisi sungai seberangnya, tampak berdiri bangunan-bangunan bergaya modern.

Beragam tanaman hias dengan beraneka warna memenuhi dinding jembatan, menciptakan jembatan kuno ini menjadi lebih cantik dan menarik.

Dinamakan Chapel Bridge, karena jembatan ini berdiri berdekatan dengan sebuah Kapel St. Peter. Jembatan ini merupakan salah satu jembatan kayu tertutup tertua di Eropa. Ketika baru dibangun, panjang jembatan ini mencapai 270 meter.  Seiring berjalannya waktu, jembatan ini makin dipersingkat dan saat ini memiliki panjang sekitar 204 meter.

Kapellbrücke
Bentuknya melengkung berhiaskan bunga warna warni

Bentuk melengkung dan posisinya melintang secara diagonal, dengan mempunyai dua pintu masuk yang terletak di sisi barat dan timur.  Pintu masuk barat ada di dekat Alun-Alun Kapellplatz, dan pintu masuk timur berada di dekat Jalan Bahnhofstrasse.

Uniknya, interior sepanjang koridor jembatan ini memiliki serangkaian lukisan interior yang berasal dari abad ke-17.  Sayangnya, akibat terjadi kebakaran pada tahun 1993, banyak lukisan-lukisan ini hancur.  Namun, beberapa lukisan yang rusak akibat kebakaran tersebut, sampai sekarang masih terpajang rapi disana. Kehadiran lukisan yang rusak ini malah membuat jembatan dan lukisannya menjadi lebih istimewa.

Jembatan ini dibangun sebagai bagian dari benteng pertahanan Lucerne. Tujuannya adalah untuk menghubungkan bagian kota lama di tepi kanan, dengan bagian baru di tepi kiri, juga berfungsi sebagai perlindungan dari serangan yang dapat datang dari danau di selatan.

Di dekat jembatan berdiri sebuah menara nan megah.  Namanya Water Tower, namun fungsi menara ini tidak secara harfiah untuk menyimpan air.  Dahulu Menara ini digunakan untuk beragam keperluan.  Namun saat ini Water Tower sudah ditutup untuk umum.

Kapellbrücke
Lukisan Segi Tiga yang menggantung

Chapel Bridge merupakan ikon untuk Lucerne dan juga salah satu atraksi wisata utama di Swiss.  Untuk mencapai jembatan ini, dari stasiun kereta Lucerne hanya berjarak sekitar 15 menit.  Pilih dengan berjalan kaki, karena sepanjang perjalanan, pandangan mata akan dimanjakan dengan panorama alam yang begitu cantik!

Sejarah Chapel Bridge

Sebelum Chapel Bridge berdiri, berdiri sebuah menara yang dinamakan Wassertum atau Water Tower atau Menara Air, yang berada tepat di tengah Sungai Reuss dan berdekatan dengan jembatan. Menara ini diperkirakan dibangun sekitar tahun 1330-an.  Nama Wasserturm diartikan sebagai ‘menara yang berdiri di air’.

Ini merupakan menara segi delapan yang terbuat dari batu bata dengan ketinggian sekitar 35 meter.  Menara ini pernah difungsikan dengan beragam keperluan. Pernah digunakan menjadi gudang kota, penjara, bahkan ruang penyiksaan bagi para penjahat di kota. Menara ini juga pernah digunakan sebagai tempat penyimpanan uang kota dan arsip kota.

Kemudian pada tahun 1365, Chapel Bridge pun dibangun. Jembatan ini dibangun untuk menciptakan jalur akses dari Kota Tua di Lucerne ke Kota ‘Baru’ atau Rathausquai.  Selain itu, juga berfungsi sebagai benteng pertahanan bagi kota, untuk membantu mencegah serangan dari kapal-kapal asing yang datang dari Danau Lucerne.

Sepanjang koridor Chapel Bridge, banyak terdapat lukisan – lukisan segitiga yang sangat indah, tergantung di atas rangka jembatan. Awalnya ada sekitar 158 lukisan hasil karya Hans Heinrich Wägmann yang kesemuanya menceritakan sejarah Lucerne.

Alur ceritanya dimulai dengan santo pelindung Lucerne yaitu St. Leger, yang menggambarkan kehidupan serta kematiannya dengan beberapa legenda terkenal. Banyak dari lukisan ini dipengaruhi oleh Katolik dan dibuat selama Reformasi Balasan Swiss.

Kapellbrücke
Water Tower yang dulu beragam fungsinya

Anggota dewan kota yang terkenal pada masa itu menjadi sponsor lukisan panel ini. Sebagai gantinya, mereka diizinkan memiliki lambang keluarga mereka untuk ditampilkan di dalamnya. Sayangnya, banyak dari lukisan asli ini terbakar dalam sebuah kebakaran. Itu adalah peristiwa tragis yang hampir menghancurkan seluruh jembatan pada tahun 1993.

Tepatnya pada 18 Agustus 1993, Chapel Bridge terbakar saat dini hari. Diduga penyebab kebakaran akibat kecerobohan seseorang saat mematikan rokok. Karena jembatan terbuat hampir seluruhnya dari kayu dan ada sarang laba-laba di atapnya, api dengan cepat menyala dan menyebar kemana-mana. Dalam waktu 10 menit, sebagian besar jembatan pejalan kaki ini hancur.

Meskipun api berhasil dipadamkan, sayangnya dua pertiga jembatan bersejarah ini tidak bisa diselamatkan.  Yang tersisa hanyalah kerangka yang hangus.  Api juga merusak lebih dari 86 lukisan segitiga asli karya Wägmann. Sisa-sisa kebakaran saat ini masih dapat terlihat, meskipun rekonstruksi Chapel Bridge sudah dilakukan.

Chapel Bridge tidak saja menyimpan sejarah masa lalu serta bangunan bersejarahnya yang masih berdiri kokoh, namun keindahan alamnya pun sangat mengagumkan. Siapapun yang datang ke tempat ini, sulit untuk tidak berlama-lama dan hanyut menikmati suasana yang mempesona, melihat keseruan angsa-angsa di Sungai Reuss serta cantiknya Danau Lucerne.(*)

Subscribe

Related articles

Gempur Pasar Makau, Paviliun Wonderful Indonesia Hadir di MITE 2026

Wujud komitmen untuk menggaungkan pariwisata berkelanjutan di tingkat global,...

Suasana Klasik nan Romantis di Telaga Saat

Kawasan Puncak, Bogor selalu menyajikan keindahan alamnya yang sangat...

Curug Cikumpay, Surga Tersembunyi di Kabupaten Lebak – Banten

Banyak spot-spot kekayaan alam di Kabupaten Lebak yang sangat...

Pulau Beras Basah yang Menakjubkan!

Pulau Beras Basah merupakan permata tersembunyi di pesisir Kota...

Sensasi Menggelitik Menikmati Keindahan Pulau Sebesi

Pantai indah, keajaiban alam bawah lautnya yang memukau, serunya...
spot_imgspot_img