Gianyar selalu memiliki cerita indah nan mengesankan. Sebagai salah satu destinasi yang banyak menyimpan potensi wisata menarik, Gianyar dengan keindahan alamnya selalu membuat para wisatawan berdatangan tak henti-henti. Keindahan alam yang dimiliki Gianyar banyak menyebar dimana-mana, seperti pada keindahan air terjun tersembunyi satu ini, Air Terjun Sumampan Gianyar yang mulai ramai dikunjungi wisatawan.
Air terjun Sumampan Gianyar merupakan air terjun tersembunyi. Akses menuju ke air terjun masih sangat sederhana, melewati jalan setapak di tengah perkebunan warga setempat. Begitu makin mendekati lokasi, Traveler masih harus menuruni anak tangga yang cukup sempit dan curam, harus ekstra hati-hati saat melalui anak tangga ini.

Perjalanan yang cukup menantang ini, terbayarkan begitu keindahan Air Terjun Sumampan berada di depan mata. Udara sekitar pun terasa sejuk sehingga cocok bagi Traveler penyuka petualang alam. Pemandangannya pun masih sangat hijau membuat mata semakin segar dan fresh. Posisi air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 15 meter ini, terletak di seberang sungai yang berbatu, dikelilingi oleh dinding-dinding tebing batu padas yang dihiasi dengan ukiran-ukiran berbentuk topeng, menyatu dengan juntaian semak dan pepohonan. Ramainya tumbuhan liar di kanan kiri air terjun, sungguh menciptakan panorama pemandangan air terjun semakin cantik nan asri.

Berbeda dengan air terjun lain di Bali, Air Terjun Sumampan dapat dikatakan merupakan air terjun buatan. Aliran air yang berada di air terjun ini, merupakan air yang bersumber dari irigasi sawah milik warga. Objek wisata air terjun Sumampan Gianyar ini terbentuk secara tidak sengaja, karena awalnya air terjun ini tidak pernah ada. Air terjun ini terbentuk karena rembesan air dari bocoran terowongan irigasi yang menuju kawasan Blahbatuh. Karena pada saat itu penggalian batu padas di bawah tebing terjadi terus menerus, akhirnya rembesan ini menjalar ke sisi tebing.  Pengerukan yang dilakukan warga dalam penambangan batu padas tersebut, berada tepat di depan pembuangan air terowongan irigasi. Hal ini membuat kedalamannya mencapai belasan meter, sehingga membentuk tebing-tebing batu padas. Akibatnya, selain terbentuknya tebing, akhirnya aliran air terjun tersebut terfokus pada satu titik, sehingga terbentuklah air terjun.

Hingga akhirnya air terjun ini dibuka pada tahun 2018 dan berkat viral di media sosial, air terjun ini mampu menarik kunjungan banyak wisatawan. Selain wisatawan domestik, tidak sedikit juga turis mancanegara. Dan keunikan yang sangat fenomenal pada air terjun ini adalah keberadaan batu-batu yang berukuran besar, terutama yang ada di bawah air terjun. Banyak batu-batu disini dipahat membentuk topeng-topeng. Â Ada yang didesain khusus sehingga terdapat pancuran air yang keluar dari mulut topeng. Topeng-topeng tersebut memang sengaja dibuat oleh warga sekitar agar air terjun ini semakin menarik.

Air Terjun Sumampan Gianyar berasal dari saluran air sungai Petanu, sehingga ketika turun hujan warna air terjun terkadang menjadi keruh. Bahkan, perlu diwaspadai sewaktu-waktu ada banjir kiriman yang mungkin berasal dari hulu sungai. Dan karena aliran air terjun ini juga berasal dari rembesan terowongan sebuah irigasi, maka jika terjadi perbaikan saluran irigasi di hulu, otomatis aliran air terhenti dan air terjun Sumampan akan hilang juga.

Terletak di Banjar Sumampan, Desa Kemenuh, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, Air Terjun Sumampan merupakan salah satu obyek yang saat ini banyak diincar wisatawan. Dari Denpasar hanya ditempuh sekitar 40 menit dengan roda dua maupun roda empat tapi disarankan untuk menggunakan roda dua saja.  Lokasi Air Terjun Sumampan Gianyar ini sangat berdekatan dengan pusat-pusat pariwisata di Bali lainnya seperti Ubud, Sanur, Kuta, Nusa Dua, Jimbaran dan Canggu.(Rafa)