Menikmati Negeri di Atas Awan ‘Batu Angkruk’ Wonosobo

Sajian Alam yang sangat Rekomended

Batu Angkruk
Siapapun akan tersihir melihat pemandangan ini

Terletak di jantung Provinsi Jawa Tengah, kabupaten satu ini memiliki keindahan pemandangan pegunungan yang sangat menawan, karena diapit Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang memiliki ketinggian lebih dari 3000 mdpl.  Inilah Wonosobo, kabupaten yang sangat melekat dengan julukan Kota Wisata, lantaran potensi wisatanya sangat lengkap, mulai dari wisata alam, religi, kuliner, wisata buatan hingga wisata minat khusus.  Wonosobo merupakan negeri sejuta pesona dan budaya.

Batu Angkruk
Dapat Mengapai Awan

Seperti tempat wisata berikut ini, Batu Angkruk Dieng..  Tempat wisata di Dieng ini menawarkan sisi lain dari keindahan yang eksotis nan romantis di Dataran Tinggi Dieng ini.  Kekhasan dan keunikan yang disajikan Batu Angkruk berupa jembatan kaca dengan ketinggian yang dapat bisa menikmati lanskap khas Dieng secara lebih leluasa.  Obyek wisata dengan ketinggian lebih dari 1.700 meter di atas permukaan laut ini, sudah cukup sangat tinggi.  Traveler akan termanjakan, menikmati kesenangan dalam sajian alam yang sangat rekomended ini.  Yah, sajian spot foto instagenic berupa teras kaca ini sangat instagramable, penuh takjub!

Keindahan panorama pegunungan Dieng pun menjadi latar dan memayungi objek wisata Batu Angkruk ini.  Teras kacanya menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan untuk menikmati tempat ini lebih maksimal.  Lokasinya yang tidak jauh dari gardu pandang Dieng, menyulap objek wisata disini lebih ‘hidup’ dengan sajian keindahan pemandangan alamnya yang luar biasa mempesona.

Batu Angkruk
Spot Foto yang Keren, photo by WonosobozoneDotCom

Traveler yang memang ingin mengabadikan panorama di tempat ini, jika memang ramai, harus sabar dan antri.  Karena kapasitas jembatan kaca Batu Angkruk ini hanya menampung maksimal 10 orang.  Apalagi objek wisata alam Batu Angkruk ini masih terbilang baru di Wonosobo, sehingga animo pengunjung sangat tinggi.  Dan untuk menikmati sajian wisata alam ini, Traveler tidak harus mengeluarkan biaya mahal, cukup membayar retribusi sejumlah Rp 2.000 per orang (harga bisa berubah), lalu biaya parkir kendaraan untuk mobil Rp 5.000,- dan motor dikenai Rp 2.000,-

Nah, karena biaya retribusi wisatanya sangat murah, Traveler akan dikenai biaya lagi jika ingin menikmati fasilitas spot foto menarik yang ada di Batu Angkruk ini.  Harganya pun beragam dimulai dari Rp 5.000 hingga Rp 20.000,-  Wajarlah, karena spot-spot tersebut butuh perawatan, bukan!

Namun, biaya tersebut tidak akan ada nilainya jika keindahan dan spot keren yang dihasilkan dapat memuaskan hasrat hati berselfie ria di antara pemandangan Dieng ini.  Takjub dan terpesona akan lebih dominan dirasakan.  Apalagi ketika awan tengah mewarnai langit, berada di tempat ini terasa seperti berada di atas awan.  Tak heran, julukan Kota di Atas Awan juga melekat pada wisata Batu Angkruk ini.  Berbagai fasilitas pelengkap lainnya sudah tersedia lama di sini, karena tempat ini memang menjadi rest area untuk wisatawan yang ingin mengunjungi Dieng.  Fasilitas yang sudah ada seperti area parkir yang luas, gazebo, musholla, toilet, tempat makan, dan yang pastinya banyak spot-spot foto yang seru dan mengasyikkan selain jembatan kaca yang ikonik itu.

Batu Angkrik
Panorama Alamnya yang Memukau

Destinasi wisata satu ini buka setiap hari mulai dari pukul 06.00-17.00 WIB. Untuk mencapai lokasi objek wisata ini, sangat mudah.  Batu Angkruk berada di pinggir jalan raya Wonosobo-Dieng, tepatnya berada di atas rest area Gardu Pandang Tieng.  Alamat lengkapnya yaitu Jalan Dieng, Rejosari, Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah.(Kuniel)