Menjajal Zaman Batu nan Romantis di Cappadocia, Turki

Menikmati Pemandangan Kota Batu dari Balon Udara

Turki, Cappadocia
Turki, Cappadocia photo by WhereToFlyNext

Berwisata ke Turki, tidak afdol rasanya kalau tidak berkunjung ke Cappadocia, salah satu daerah di Turki yang terkenal dengan bentuk datarannya yang unik dan menakjubkan dengan lanskap yang berbeda dari biasanya. Bagaimana tidak, di era milenial nan canggih seperti saat ini, ternyata di Cappadocia masih terdapat sebuah kota bawah tanah yang seluruh bangunannya dipahat dari batu.

Jika Traveler masih mengingat film kartun Flinstones, dimana zaman Fred Flinstones si manusia goa ini, semua serba batu. Begitulah suasana di Cappadocia ini. Pemandangan lembah, ngarai, dan juga perbukitan yang mendominasi tempat wisata di Turki ini serba dari batu yang berwarna abu-abu kecoklatan.

Turki, Cappadocia
Turki, Cappadocia photo by TheTravelMagazine

Keunikan lainnya dari tempat wisata ini yaitu bangunan rumah, gereja, restoran, dan juga terowongan yang ada di kawasan ini semuanya terbuat dari pahatan bebatuan. Sungguh sajian panorama yang menawarkan keindahan alam yang sangat mempesona.

Cappadocia merupakan struktur kota bawah tanah (underground city) yang memiliki bangunan sampai dengan tingkat 11 ke bawah. Tak tanggung-tanggung, kota bawah tanah ini mampu menjadi tempat tinggal bagi ribuan orang. Keunikan inilah yang membuat Cappadocia masuk dalam salah satu jajaran UNESCO World Heritage Site.

Turki, Cappadocia
Turki, Cappadocia photo by GuidedCappadociaTours

Kota Cappadocia berada di antara Gunung Taurus dan Laut Hitam, sekitar 200 mil di selatan Ankara, Ibukota Turki. Kota ini pertama kali dipahat oleh Bangsa Het dari kerajaan Hittites lebih dari 3.000 tahun yang lalu.

Kerajaan Hittites merupakan salah satu imperium termaju di dunia kuno yang berkuasa dari 1700 SM sampai 1190 SM. Ribuan hektar wilayah Cappadocia yang didominasi dengan bebatuan dan tanpa satu pohon pun terlihat, terkesan seperti permukaan bulan. Tempat ini memiliki bangunan tempat tinggal di bebatuan yang terproses secara unik dan terlihat alami yang menciptakan pemandangan yang menakjubkan.

Untuk menikmati keindahan tempat wisata di Turki ini, cara yang paling tepat adalah berkeliling dari atas ketinggian bukit dengan menggunakan balon udara. Setiap pagi, balon-balon udara sudah dipersiapkan untuk mengantarkan para wisatawan ke angkasa.

Turki, Cappadocia
Turki, Cappadocia photo by HurriyetDailyNews

Wisata ini merupakan daya tarik Cappadocia yang paling populer di mata wisatawan. Traveler akan mendapatkan kesempatan untuk menikmati pemandangan kota batu dari balon udara,  melihat indahnya pemandangan seluruh kota Cappadocia dari atas. Selain kondisi geografis berupa bebatuan yang sangat cantik, juga terlihat lembah ngarai, pepohonan, kebun-kebun anggur, beserta landmark terkenal lainnya seperti Goreme Open Air Museum, Monk Valley, dan Love Valley.

Melalui balon udara ini, akan dapat dinikmati berbagai keunikan struktur geografis yang membuat Traveler  seperti berada di dunia lain. Wilayah Cappadocia memiliki topografi berupa batu-batu besar yang terbentuk akibat hasil erosi jutaan tahun lalu. Rumah penduduk lokalnya pun terbuat dari bebatuan seperti goa, dengan atap yang menyerupai cerobong asap.

Jika dilihat dari atas, wilayah ini memang terlihat seperti kumpulan cerobong kecil layaknya tempat tinggal para peri. Ditambah dengan balon udara berwarna-warni di langit, tempat ini semakin terlihat magical dan fantastis.

Jangan lupa pilih penginapan di Hotel Goa. Disini memang banyak terdapat hotel yang dibangun dari batu berbentuk goa. Serunya menginap di Hotel Goa, Traveler dapat melihat pemandangan indahnya balon udara yang terbang di langit Cappadocia dari balkon hotel goa tersebut.

Keseruan lainnya yaitu bersantap di restoran rooftop sambil menikmati berbagai balon udara yang terbang di atas restoran. Yah, salah satu cara terbaik untuk menikmati keindahan Cappadocia adalah dengan bersantap di restoran rooftop yang banyak tersebar di sana.

Setiap restoran akan menawarkan pemandangan yang luar biasa memukau.  Sambil makan atau menyeruput secangkir kopi lokal, Traveler akan takjub menikmati puluhan balon udara yang terbang di atas restoran. Selain itu, keindahan sunset, proses tenggelamnya matahari di Kota Cappadocia ini juga asyik dinikmati di tempat ini. Panorama yang tercipta, sungguh luar biasa indah!

Tak hanya terkenal dengan balon udaranya, Cappadocia juga memiliki Situs Warisan Dunia UNESCO yang bernama Goreme Open Air Museum. Keunggulan disini adalah, situs ini memiliki 11 bangunan kuno yang masuk dalam situs bersejarah. Beberapa bangunan di museum tersebut seperti gereja dan biara kuno.  Nah, pastikan Traveler juga mengunjungi situs ini!

Cappadocia terletak di pedalaman Turki, namun demikian, jaringan transportasinya sangat lengkap dan nyaman seperti bus, kereta api, dan penerbangan dari kota Ankara dan Istanbul. Wilayah Cappadocia yang dikelilingi beberapa kota, seperti Hacibektas, Aksaray, Nigde, dan Kayseri, bisa didatangi sepanjang tahun.

Untuk menuju Cappadocia, bisa ditempuh dengan 10-11 jam perjalanan dari Istanbul, atau 5-6 jam perjalanan dari Ankara menggunakan bus.  Ada juga akomodasi lainnya yang lebih cepat yaitu kereta maupun pesawat udara. Namun, dengan menggunakan bus saja sudah cukup gampang, nyaman dan murah.

Jika Traveler ingin menikmati puncak musim dingin yang bertaburkan salju, sebaiknya datang pada bulan Januari. Namun jika ingin menikmati keindahan seutuhnya, datanglah pada puncak musim panas yaitu di bulan Juni.(Rafa Juliansyah)