Taman Wisata Wera Donggala, Keindahan Air Terjun dan Rimbunnya Hutan

Sungai Wera yang airnya sejuk

Taman Wisata Wera merupakan obyek wisata yang terletak di Kecamatan Dolo, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah. Destinasi wisata ini buka setiap hari dari pagi hingga sore hari. Di sini terdapat air terjun wera dan kawasan hutan sekunder.

Pada 25 November 1980, kawasan ini ditetapkan menjadi Taman Wisata dengan luas kawasan sekitar 250 hektar. Kawasan yang berada di ketinggian antara 150 meter-800 meter di atas permukaan laut (dpl) ini memiliki topografi berlereng dan berbukit terjal dengan kemiringan antara 60 – 90 derajat. Di sini juga terdapat sebuah lembah sempit yang merupakan aliran Sungai Wera.

Traveler bisa melakukan berbagai kegiatan di sini seperti mandi atau berenang di Sungai Wera yang airnya sejuk, mendaki gunung ke arah puncak bukit di sekitar air terjun sambil menikmati pemandangan yang indah. Selain itu juga bisa berkemah di daerah datar di bagian utara dan di puncak bukit dekat Dusun Ngatapapu, dan hunting foto keindahan alam di sekitar air terjun dan kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Beberapa hewan unik bisa dijumpai di taman wisata ini, seperti Tarsius Tumpara, burung Kasuari, burung Nuri Berkepala Biru, Kakaktua Jambul Kuning, Monyet Hitam, Ayam Hutan, dan beberapa jenis kupu-kupu. Akan tetapi, pupolasi hewan-hewan tersebut sudah berkurang banyak.

Memang masih ada bagian dari kawasan Taman Wisata Wera yang masih berupa hutan lebat dan belum dijamah, namun sebagian wilayah terutama yang berupa dataran sudah dirambah oleh manusia.

Demikian juga yang terjadi dengan populasi tumbuhannya. Traveler mungkin bisa menemui beberapa jenis anggrek dan pakis sarang, namun populasinya juga berkurang banyak. Tumbuhan lain seperti pohon Kenari, Lei, Lebanu, Beringin, dan Bintangur juga hidup dalam kawasan hutan lindung ini.

Untuk mencapai Kawasan Taman Wisata Wera tidaklah sulit, karena terdapat jalan aspal yang menghubungkan Kota Palu, Ibu Kota Sulawesi Tengah dengan desa-desa di sekitar lokasi wisata, seperti Desa Balumpewa yang berjarak sekitar 1 kilometer dari jalan raya.

Dari Kota Palu menuju ke Desa Balumpewa yang berjarak 19 kilometer, dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan umum atau carteran dalam waktu sekitar 45 menit. Selanjutnya, dari Desa Balumpewa ke lokasi air terjun yang berjarak 2 km, dapat ditempuh dengan berjalan kaki.

Bagi traveler yang ingin menikmati suasana alam, tidak jauh dari taman wisata ini, sekitar 2 kilometer terdapat wisata alam Pemandian Air Panas Mantikole. Traveler dapat menjadikan Pemandian Air Panas Mantikole ini satu paket wisata dengan Taman Wisata Wera, sehingga perjalanan wisata lebih bervariasi dan menyenangkan.(IPG)