Wisata Nyentrik di Bumi Kitiran, Batu

Ribuan Kincir Angin Bak Bunga Bermekaran

Bumi Kitiran Batu
Didukung Alam nan asri, Suasananya jadi Menyenangkan, Photo by Official BumiKitiran

Kreatifitas di era pandemik ini memang dituntut harus semakin beda dan semakin canggih.  Larangan bepergian keluar negeri, bukan berarti Traveler tidak bisa lagi menikmati keindahan alam mancanegara.  Indonesia, yang kaya akan keindahan alamnya, kesejukan udaranya, serta ide-ide kreatif yang selalu bermunculan, menciptakan destinasi-destinasi wisata tak terduga.  Destinasi wisata cantik, unik dan sangat berkesan.  Begitu banyak wisata di Indonesia yang cantik dan tak kalah kerennya dengan yang ada di negara-negara lain.

Bumi Kitiran
Background yang Instagramable, Photo by @PiknikMendadak

Seperti di Kota Batu Jawa Timur ini, destinasi wisata Bumi Kitiran yang mengundang wisatawan untuk datang berkunjung dan menikmati sajian keindahan yang diciptakan disana.   Dengan suasana alam dan udara yang menyejukkan, Bumi Kitiran yang berada tepat di Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur ini, menyajikan ribuan kincir angin dengan pesona aneka warna.  Daerah ini disulap menjadi pemandangan yang sangat keren karena dipenuhi oleh warna warni kitiran yang menyerupai bunga. Sepintas terlihat itu adalah bunga, tapi sebenarnya itu adalah kitiran. Kitiran adalah baling baling yang terbuat dari bahan decosit, terutama pada baling-balingnya.  Bahan ini akan tahan di cuaca panas maupun ketika terkena hujan.  Dalam bahasa Jawa, Kitiran berarti kincir angin. Sedangkan nama Bumi diambil dari nama daerah wisata ini, yaitu Bumiaji.  Bumi Kitiran berarti daerah Bumiaji  yang dipenuhi kincir angin-kincir angin.

Bumi Kitiran
Tempat Asyik untuk berselfi, Photo by Restu Putri Pamungkas

Bumi Kitiran yang memiliki luas lahan kurang lebih 6000 meter persegi ini, dihiasi dengan kitiran sebanyak 25 ribu. Uniknya, Kincir angin ini tersusun sangat rapi dan memiliki berbagai warna bak pelangi.  Warna warni kincir angin ini sengaja ditata berderat dengan warna senada sehingga menyajikan pemandangan yang begitu unik dan instagramable. Warna pink, hijau, kuning, merah, biru dan orange.  Dan jika dilihat dari kejauhan, ladang ini sangat mirip dengan perkebunan bunga yang tengah bermekaran dan berwarna warni.

Wisata Bumi Kitiran baru dibuka pada  bulan Agustus tahun 2019, tahun lalu.  Jadi masih tergolong baru dan terus dikembangkan keberadaannya.  Meskipun baru, keberadaannya langsung viral dan menyita perhatian banyak wisatawan.  Suasananya yang sangat sejuk berdampingan dengan hembusan angin yang saling menerpa baling-baling kincir angin, menambah suasana semakin mengasyikan.  Apalagi letak Bumi Kitiran berada di perbukitan, Traveler juga dapat melihat perkotaan Batu dari lokasi ini.  Sungguh sangat mengesankan dan indah sekali.

Bumi Kitiran
Dari Kejauhan tampak seperti keindahan bunga, Photo by WisataOke

Dengan kondisi alamnya yang sangat mendukung, masih asri dan udaranya yang sejuk, banyak wisatawan menyambangi tempat ini, sebagian besar memang mengincar panoramanya untuk berswaphoto, mewarnai media sosial mereka.   Apalagi tiket masuk tempat ini sangat murah, hanya Rp 10.000 per orang.  Beberapa fasilitas tambahan guna memanjakan wisatawan yang berkunjung, sudah tersedia juga di Bumi Kitiran ini, seperti gazebo, parkiran, toilet, dan beberapa warung.  Untuk jadwal buka, pada Senin – Jumat dibuka mulai pukul 09.00 – 17.00, sementara hari Sabtu – Minggu dan hari besar nasional, dibuka paka pukul 07.00 – 18.00 waktu setempat.

Lokasi Bumi Kitiran termasuk mudah ditemukan.  Dari pusat Kota Batu dapat di tempuh dengan estimasi waktu kurang lebih 15 – 25 menit saja.  Dan akses jalan menuju ke Bumi Kitiran ini cukup baik, meskipun masih ada sebagian jalanan yang masih menggunakan batu dan tanah. Namun, di sepanjang jalan, Traveler akan disuguhkan pemandangan alam dengan pesonanya yang menakjubkan.

Beberapa jalur yang dapat dilalui Traveler jika dari Kota Batu, antar lain ;

Melalui Jl. Diponegoro – Ambil Jalan Dewi Sartika ke Jalan Patimura – Ambil Jalan Diponegoro, Jalan Brantas, dan Jalan Raya Dieng/Jalan Raya Pandanrejo ke Jalan Kastubi di Bumiaji – Tetap di Jl. Kastubi ke tujuan yaitu Bumi Katiri.

Melalui Jalan Bukit Berbunga/Jalan Raya Sidomulyo – Ambil Jalan Dewi Sartika ke Jalan Patimura – Ambil Jalan Diponegoro, Jalan Brantas, dan Jalan Bukit Berbunga/Jalan Raya Sidomulyo ke Jalan Cemara Intan di Sidomulyo – Ambil Jalan A.Ghonaim dan Jalan Langsep ke tujuan ke Bumi katiri.

Bumi Kitiran
Banyak Spot Photo Yang Keren, Photo by Restu Putri Pamungkas

Melalui Jalan Wukir – Ambil Jalan Dewi Sartika ke Jalan Patimura – Belok kiri ke Jalan Patimura – Tetap di Jalan Wukir. Ambil Jalan Kamboja ke Jalan Raya Dieng/Jalan Raya Pandanrejo di Pandanrejo – Belok kiri ke Jalan Raya Dieng/Jalan Raya Pandanrejo > Tetap di Jalan Kastubi ke tujuan ke Bumi Katiri.

Nah, siap bermain warna di Bumi Kitiran?  Dengan tetap menjalani protokoler pandemik, keindahan dan kenikmatan berwisata tetap dapat dirasakan!(Rafa)