4 Air Terjun di Sumatera Utara Yang Wajib Traveler Sambangi!

Keindahan Alam yang Mempesona

Air Terjun Lae Une

SumUt, AIr Terjun Lae Une

Air Terjun Lae Une merupakan salah satu objek wisata yang ada di Provinsi Sumatera Utara yang memiliki ketinggian kurang lebih 10 meter dengan memiliki kedalaman sekitar 15 meter. Air terjun ini memiliki sampuren (penampungan) dengan luas 160 meter persegi.

Air terjun yang terletak di Desa Kecupak, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut, Kabupaten Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara ini, memiliki fasilitas seperti shelter, gazebo dan kamar mandi meskipun dalam bentuk bangunan yang masih sederhana. Namun demikian, hal itu tidak mengurangi keindahan yang dipancarkan di area ini. Yah, objek wisata ini menawarkan pemandangan alam yang masih terjaga kebersihan lingkungan serta udaranya yang masih sangat sejuk.

Menuju lokasi Air Terjun Lae Une ini, jika dari Salak ( ibukota Kabupaten Pakpak Bharat ) yang berjarak kurang lebih 5 kilometer, hanya memerlukan waktu sekitar 10 menit. Jika dari Kota Sidikalang yang berjarak kurang lebih 20 kilometer, Traveler memerlukan waktu sekitar 35 menit.

Air Terjun Dua Warna

SumUt, Air Terjun Dua Warna

Air Terjun Dua Warna yang juga dikenal dengan nama Air Terjun Telaga Biru merupakan salah satu objek andalan Provinsi Sumatera Utara, yang memiliki ketinggian sekitar 75 meter. Tingginya air jatuh sungguh menjadi suasana yang mengasyikkan, dengan butir-butir air bak embun pagi. Air terjun ini berada di ketinggian 1.475 meter diatas permukaan laut, dan terletak di kaki Gunung Sibayak, lebih tepatnya di Desa Durin Sirugun, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Seperti namanya, air terjun ini memiliki dua warna, warna putih yang keluarnya berasal dari atas sela-sela bukit dan air yang berada di telaga dibawahnya berwarna biru muda. Warna ini ditimbulkan akibat kandungan belerang dan fosfor pada telaga ini. Dengan gradasi warna dari air terjun dan telaga dibawahnya ini, menciptakan pemandangan yang begitu indah dan menakjubkan.

Akses menuju air terjun ini memang sedikit membutuhkan ekstra kerja keras. Jika dari Kota Medan, dengan jarak 75 kilometer ke Kota Sibolangit, Traveler akan menempuh waktu sekitar 2 jam. Setelah tiba di bumi perkemahan Sibolangit, Traveler masih harus menempuh perjalanan sekitar 3 jam, dengan melintasi hutan lindung.

Air Terjun Sipiso-piso

SumUt, Air Terjun Sipiso-piso

Air Terjun Sipiso-piso merupakan air terjun yang tertinggi di Indonesia, dengan ketinggian yang sungguh luar biasa tinggi, yaitu kurang lebih 120 meter. Apabila dipandang dari jauh, deras debit air yang turun dari atas ke bawah ini menyerupai sebilah pisau, makanya air terjun ini dinamakan Air Terjun Sipiso-piso. Dalam bahasa batak piso adalah pisau.

Panorama air terjun ini sangat cantik dan menakjubkan, di samping kanan dan kiri air terjun terdapat rimbunan pepohonan yang tumbuh dengan warna hijau. Perpaduan warna inilah yang mempu menghipnotis pandangan mata.

Untuk menikmati kesegaran air terjun ini, Traveler harus turun kebawah dengan meniti sejumlah 500an anak tangga. Dengan waktu tempuh sekitar hampir satu jam, Traveler baru bisa menikmati sejuknya Air Terjun Sipiso-piso ini.

Lokasi air terjun ini berada di Tongging, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Jarak yang harus di tempuh dari Berastagi sekitar 35 km, namun bila dari Kebanjahe mencapai sekitar 24 km.

Air Terjun Lae Mbilulu

SumUt, Air Terjun Lae Mbilulu

Secara administratif lokasi Air Terjun Lae Mbilulu berada di kawasan Prongil Julu, Kecamatan Tinada, Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter yang aliran air terjunnya terbagi dua bagian. Serunya, tepat dibawah pancuran air terjun ini, terdapat kolam alami yang cukup lebar dengan kedalaman sekitar 6 meter.

Berada di sini, traveler tak hanya dimanjakan dengan pemandangan air terjun saja, namun juga disajikan dengan keindahan alam di sekitarnya. Panorama Air Terjun Lae Mbilulu dikelilingi pepohonan nan hijau, sangat rimbun, begitu asri. Suasana seperti ini, siapa pun yang datang kesini akan sangat kerasan dan enggan meninggalkan kecantikan alam ini.

Jarak Air Terjun Lae Mbilulu dari ibu kota Kabupaten Pakpak Bharat, Kota Salak, hanya sekitar kurang lebih 12 km dengan waktu tempuh selama 30 menit. Sayangnya, kondisi jalan yang belum sepenuhnya teraspal mulus membuat perjalanan menuju air terjun ini sedikit kurang merasa nyaman. Sementara, Traveler yang datang dari ibu kota Sumatera Utara, Medan, maka jarak yang harus ditempuh kurang lebih 175 km dengan waktu tempuh sekitar 5 jam.(Niel)