Kabupaten Karo, Kehangatan Lau Debuk-debuk dan Segarnya Air Terjun Sipiso-piso

photo by noraiharais

Kabupaten Karo terletak di Sumatera Utara, 77 km dari Medan, Ibu Kota Provinsi Sumatera Utara. Traveler perlu tahu kalau Kabupaten Karo merupakan salah satu wilayah dengan cuaca tersejuk di Indonesia dengan suhu 16-17° Celsius. Kabupaten Karo juga mempunyai destinasi wisata yang cukup terkenal di mancanegara karena keindahan alamnya. Redaksi indonesiatraveler.id akan mengupas tentang Lau Debuk-debuk dan Air Terjun Sipiso-piso, berikut ulasannya.

photo by evi.rona

Lau Debuk-debuk
Lau Debuk-debuk merupakan sebuah desa yang memiliki sumber air panas dengan kandungan belerang. Kawasan ini banyak dikunjungi turis untuk menikmati hangatnya air belerang dalam suasana kesejukan udara pegunungan. Desa ini terletak lebih kurang 10 km dari Bandar Baru menuju Brastagi, di kaki Gunung Sibayak yang memiliki ketinggian sekitar 2.100 kilometer dari permukaan laut. Lebih tepatnya di Desa Doulu, Kecamatan Brastagi, Kabupaten Karo, Sumatera
Utara.

Mata air panas muncul melalui retakan dari aliran lava di daerah selatan lereng gunung api Sibayak. Pada kawasan ini terjadi perambahan oleh masyarakat sekitar untuk dijadikan lahan pertanian sayur mayur seperti kol, wortel, sawi, serta tanaman buah-buahan.

Jenis satwa tidak banyak terdapat, kebanyakan adalah terdiri dari jenis mamalia kecil seperti tikus sawah, bajing, musang, monyet, ular sawah, kodok dan jenis reptilia lainnya. Selain itu ada juga berbagai jenis burung antara lain kutilang, jalak, murai, dsb.

Secara administratif, kawasan ini sebelumnya berstatus sebagai cagar alam, berdasarkan Keputusan Raja Deli tanggal 30 Desember 1924. Kemudian oleh Menteri Pertanian berdasarkan Surat Keputusannya No. 320/Kpts/Um/5/1980 tanggal 9 Mei 1980 statusnya dialihkan menjadi Taman Wisata dengan luas 7 ha.

photo by pratiwi

Taman Wisata Lau Debuk-debuk sekitar 3 km dari Sikulikap. Jika ingin ke sana, traveler bisa memakai kendaraan umum jurusan Medan-Brastagi. Namun tidak dapat memasuki lokasi Taman Wisata, hanya sampai dipersimpangan (pos polisi Desa Doulu). Dari situ berjalan kaki sejauh lebih kurang 1 km. Namun bagi yang memiliki kendaraan pribadi dapat terus sampai ke lokasi, hanya perlu jalan kaki 300 m.

Air Terjun Sipiso-piso
Air Terjun Sipiso-piso terletak lebih kurang 24 km ke utara Kabanjahe menuju ke arah Danau Toba atau di Kecamatan Merek, Kabupaten Karo. Air terjun ini terkenal dengan ketinggian lebih kurang 360 kaki sebelum mengalir ke Danau Toba.
Daerah ini memiliki pemandangan indah seperti daerah Tao Silalahi yang berada di dekatnya dan terletak di bagian utara Danau Toba. Air terjun Sipiso-piso terletak tak jauh dari Desa Tongging.

Photo by Andryberuatkei

Air terjun Sipiso-piso dan Gunung Sipiso-piso menjadi hal yang berpengaruh dalam topografinya. Angin dari gunung dan danau menyatu berhembus sepanjang hari, menyertai setiap orang yang tinggal di dalamnya.

Sipiso-piso berasal dari piso yang artinya pisau. Derasnya air yang berjatuhan dari bukit berketinggian di atas seratus meter ini diperumpamakan layaknya berbilah-bilah pisau yang tajam. Bagi wisatawan lokal, panorama di Tongging ini sudah sangat dikenal. Malahan ada yang mengatakan kabar ini telah sampai ke santero dunia karena keindahan alamnya yang menakjubkan.

Bila traveler berada di Kota Medan, maka harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam dengan bus atau mobil menuju Kabanjahe, ibukota Kabupaten Karo. Sesampainya di Kabanjahe, traveler masih harus menempuh jarak 24 km ke arah Utara, jalur menuju Danau Toba. Kualitas jalan beraspal membuat traveler dapat sampai di Desa Tongging untuk berwisata di Air Terjun Sipiso-piso,dalam waktu 30 menit menggunakan mobil atau bus. (IPG)