Mengenal Desa Bilelando, Wisata Bahari di Lombok Tengah

Kawasan potensi perikanan, budi daya garam rakyat dan budi daya udang.

Pesona Lombok bukan hanya Mandalika. Ada juga sebuah desa wisata yang cocok untuk pecinta kuliner ikan laut. Namanya Bilelando, sebuah desa wisata bahari pertama yang berlokasi di dusun Kelongkong Desa Bilelando Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah, NTB.

Berbeda dengan tempat lain, desa wisata yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia ini, merupakan kawasan potensi perikanan, budi daya garam rakyat dan budi daya udang. Untuk lebutuhan wisatawan, Pelaku Kelompok Sadar Wisata (PKSW) setempat sudah menyediakan fasilitas swafoto, ayunan dan lokasi pemancingan dari atas batu-batu di pantai. Ada juga tempat berwisata kuliner ikan kepiting dan sayur daun kelor.

Tak hanya bisa memikmati seafood yang nikmat, destinasi wisata bahari baru di pantai selatan Lombok Tengah, ini memiliki dataran rendah yang bisa digunakan untuk mendirikan kemah, atau menikmati keindahan alam dari bukit berbatu Ujung Kelor. Layaknya wisata bahari, wisatawan juga bisa melakukan surfing di pantai Ujung Kelor. Pantainya sangat luas sekitar empat hektar, dengan pasir putih yang lembut. Nyaman sekali untuk bermain-main di bibir pantai.

Untuk mencapai dusun Kelongkong yang berjarak sekitar 25 kilometer diperlukan waktu sekitar 45 menit ke arah timur dari kota Praya, ibukota Kabupaten Lombok Tengah atau Lombok International Airport di Desa Tanak Awu.

Ada dua rute yang bisa ditempuh ke pantai Ujung Kelor. Jika air laut surut, perjalanan bisa hanya menyusuri pantai saja. Tapi jika air pasang, harus menggunakan perahu motor untuk mencapai Pantai Ujung Kelor.