Sensasi Nan Eksotis Negeri Maroko

Maroko memiliki segudang keindahan destinasi wisata, yang juga menjadi favorit banyak wisatawan asing.

Maroko, Ouzoud waterfalls
Maroko, Ouzoud waterfalls

Maroko merupakan salah satu negara kerajaan yang terletak di benua Afrika bagian utara, yang memiliki destinasi wisata yang asyik. Negara dengan ibukota Rabat ini, terdiri dari wilayah yang sebagian besar gurun dan pegunungan terjal. Meskipun demikian, Maroko memiliki segudang keindahan destinasi wisata, yang juga menjadi favorit banyak wisatawan asing.

Apa saja tempat-tempat wisata di Maroko ? Yuk, simak berikut ini!

Ouzoud Falls

Ouzoud Falls, Air Terjun Ouzoud yang merupakan gabungan dari beberapa air terjun tinggi, bermuara dari ngarai Sungai El-Abid. Panorama air terjun yang sangat eksotis ini memiliki tiga tingkatan dengan ketinggian maksimal 75 meter.

Air Terjun Ouzoud terletak di dekat desa Moyen Atlas Tanaghmeilt, di provinsi Azilal, 150 km timur laut Marrakech, Maroko. Sepanjang perjalanan mendekati tempat air terjun, Traveler disapa dengan keindahan panorama alam sekitar. Traveler juga akan bertemu banyak monyet-monyet nan ramah.

Legzira Beach

Maroko, Legzira Beach

Ada keunikan yang khas ketika Traveler berkunjung ke Legzira Beach. Akan menemukan lengkungan batuan besar alami yang sangat indah. Batuan besar alami ini terbentuk selama ribuan tahun oleh erosi. Namun sayangnya, salah satu dari dua lengkungan batu di Pantai Legzira ini telah runtuh. Namun demikian, sisa keindahan masih tetap terlihat disini. Berfoto dengan latar belakang batuan merah lengkung ini sangat menakjubkan.

Bibir pantainya pun asyik, pantai yang cukup tebal dengan pasir coklat muda nan indah. Ombak laut yang bening pun siap mengajak untuk bermain-main di sepanjang pantai ini. Pantai Legzira sering juga disebut sebagai salah satu pantai paling indah di dunia, terkenal dengan keindahan sunsetnya. Tampak sangat molek menyembul diselingi struktur batu yang menonjol keluar dari tebing.

Caves of Hercules

Maroko, Caves of Hercules

Caves of Hercules atau Gua Hercules adalah sebuah gua yang berada di Cape Spartel, 14 km di barat Tangier, Maroko dan berdekatan dengan istana musim panas Raja Maroko. Gua ini memiliki sejarah yang cukup unik, merupakan tempat peristirahatan tokoh legenda setengah dewa, Hercules.

Gua ini memiliki dua mulut, satu mulut bagian luar dan satu lagi bagian dalam. Yang paling unik adalah mulut bagian dalam yang terbuka lasngung ke arah Samudera Atlantik dan menjadi pemandangan yang sangat indah ketika air sedang pasang. Jika memperhatikan lebih jelas, mulut gua ini menyerupai dengan bentuk peta Benua Afrika.

Sesekali ombaknya yang menyembur ke atas melalui lubang-lubang besar dari tanah dan lereng bukit, membuat sebagian gua tergenang air. Menikmati kejadian ini sungguh sangat mengasyikkan. Di sinilah para traveler tak henti-hentinya mengabadikan perjalanannya dengan mengambil gambar dari berbagai sisi. Di dalam gua ini juga menyimpan data arkeologi besar, juga hadirnya para pedagang souvenir. Mulai dari bongkahan batu kristal, beragam ukiran bangunan berbentuk menara masjid yang terbuat dari batu, gantungan kunci bergambar mulut gua Hercules, perhiasan-perhiasan dan lainnya. Di sini juga terdapat tempat penyewaan baju tradisional khas Maroko yang dilengkapi dengan senjata, tas dan topi besar berwarna kuning yang dihiasi dengan warna-warni bola di sekelilingnya. Traveler dapat mengambil photo dengan memakai baju tradisional ini.

Grand Cascade D’akchour

Maroko, Grand Cascade D’akchour

Grand Cascade D’akchour merupakan salah satu air terjun yang indah dan mempesona. Disebut juga sebagai Air Terjun Akchour, air terjun ini merupakan salah satu permata Maroko yang tersembunyi. Jatuhnya air sangat tinggi dengan dan suasana air terjun pun sungguh cantik, perpaduan antara bukit-bukit bebatuan yang dikelilingi hijau pepohonan sekitarnya. Berendam atau berenang disana jadi pilihan tepat, me-refresh pikiran dan tenaga.

Untuk mencapai ke lokasi Air Terjun Akchour, traveler akan menghadapi tantangan perjalanan yang cukup melelahkan. Naik turun bukit, menyebrang sungai begitu seterusnya. Namun asyiknya, perjalanan ini pun dimanjakan dengan keindahan panorama alam yang menyegarkan. Hijaunya pepohonan, gemericik air sungai yang dilewati, bebatuan dan tunggul pohon yang terbungkus lumut hijau, menjadi pengalaman yang mengesankan. Juga nyanyian burung yang mengiringi langkah-langkah kaki. Berpetualang melewati sungai dengan pemandangan yang begitu indah. Hingga tak terasa Grand Cascade yang mengesankan pun ada di depan mata.

Chellah

Maroko, Chellah

Traveler penyuka situs sejarah, jangan sampai ketinggalan untuk berkunjung ke Chellah. Chellah atau dikenal juga dengan Sala, merupakan situs arkeologi kuno yang mengupas tuntas sejarah Maroko. Di dalam bengteng, masih terdapat sisa-sisa pemukiman kuno yang menghadap ke sungai dari Oued Bou Regreg, kira-kira 2 km dari sungai tersebut memasuki Samudra Atlantik.

Konon, ini merupakan sebuah kota tua yang didirikan oleh Romawi yang kemudian di teruskan di bawah pemerintahan Arab. Di sinilah dahulu, cikal bakal pemukiman penduduk pertama ada di Kota Rabat. Bangunan ini dibangun tiga abad sebelum masehi.

Traveler tidak hanya menikmati situs-situs sejarah yang ada di dalam benteng Chella ini, namun juga akan menemukan begitu banyak burung pelican disini. Gelembung burung pelican ini berkembang biak terutama di musim semi. Yah, Benteng Chellah juga sudah menjadi markas berkembang biangnya burung pelican. Selain pohon yang merindangi Benteng Chellah yang menjadi sarang mereka, burung-burung pelican tersebut juga menjadikan menara tua sebagai sarangnya.(berbagai sumber/Nil)