Eksotisme Tersimpan di Pulau Mursala, Tapanuli Tengah

Memiliki keindahan panorama alam yang menakjubkan.

Pulau Mursala merupakan pulau terbesar di Kabupaten Tapanuli Tengah. Pulau yang dikelilingi oleh beberapa gugusan pulau-pulau kecil tak berpenghuni ini, seperti Pulau Puti, Pulau Silabu Na Godang, Pulau Kalimantung, Pulau Jambe, dan Pulau Silabu Na Menek, memiliki keindahan panorama alam yang menakjubkan. Traveler akan langsung tersihir begitu melihat sisi eksotisme yang selama ini tersimpan di Pulau Mursala. Yah, begitu mendekati pulau ini, langsung terkesima pada sebuah keindahan air terjun yang memiliki keunikan tersendiri, jika dibandingkan dengan air terjun kebanyakan yang ada di Sumatera ataupun di Indonesia pada umumnya.

Pulau Mursala Tapanuli Tengah

Air terjun di pulau yang luasnya sekitar 8.000 hektar ini memang tidak terlalu tinggi, kira-kira 35 meter, namun memiliki keunikan yang tidak ada di air terjun lainnya, yaitu airnya yang langsung jatuh ke permukaan laut. Banyak wisatawan yang menikmati keindahan ini, baik hanya berleha-leha santai dalam perahu sembari mendekati jatunya air terjun, atau pun berendam di sekitar air terjun tersebut. Pulau ini juga memiliki perairan yang dangkal dengan keindahan terumbu karang dan keanekaragaman jenis ikan. Keindahan terumbu karang tersebut dapat diintip di sekitaran Pulau Mursala dengan salah satu spot terbaiknya di Teluk Labuah Hunik. Yah, Teluk Labuah Hunik inilah yang sangat cocok bagi Traveler yang gemar melakukan aktifitas seperti menyelam ataupun snorkeling.

Kegiatan lainnya yang tak kalah asyiknya dilakukan di pulau ini adalah memancing atau pun berkemah di alam bebas. Juga banyak obejk-objek wisata lainnya yang bisa di eksplore di Pulau Mursala ini. Seperti melihat gugusan batu curam di sekitaran Pulau Silabu Na Gondang yang sangat menarik. Juga melihat keunikan batu yang menjorok berbentuk burung atau disebut Batu Garuda di pantai Pulau Silabu Na Menek. Tak kalah serunya mengamati Bonsai Pinang Merah alam diatas bebatuan curam sekitaran Pulau Silabu Na Menek.

Rileks menikmati udara sekitar di atas hamparan pantai pasir putih di Pulau Puti, menjadi satu moment yang sangat nyaman. Juga ikut keceriaan bermain di laguna dengan hamparan pantai pasir putih yang menawan antara Pulau Silabu Na Godang dengan Pulau Kalimantung.  Semua kegiatan yang dilakukan di Pulau Mursala ini, benar-benar mengasyikkan dan jadi booster bagi Traveler dalam merehatkan sejenak pikiran yang sudah lelah.

Menilik dari sejarah, nama mursala, dari beberapa cerita masyarakat lokal disana, berasal dari dua perpaduan kata yaitu kata mur yang berarti sebutan lain untuk orang Arab dan shalat yang berarti rukun wajib bagi orang Islam. Hal ini diperkuat dengan cerita masyarakat yaitu banyaknya orang-orang Arab yang berdatangan ke Pantai Barus untuk singgah dan melakukan perdagangan pada abad ke 7. Sebeluum memasuki Barus, mereka sering melakukan ibadah terutama shalat di sebuah pulau besar, yang ternyata adalah Pulau Mursala ini.

Pulau Mursala terletak di Kecamatan Tapian Nauli, Tapanuli Tengah dan terletak di sebelah Barat Daya Kota Sibolga yang berjarak 22,5 km dari Pandan, Tapanuli Tengah. Jika melihat letak pulau ini dalam peta, akses menuju Pulau Mursala lebih dekat jika di lalui melalui kota Sibolga. Ada dua alternatif perjalanan dari kota Medan menuju Pulau Mursala. Melalui udara dan darat. Melalui akses jalur darat akan memakan waktu 7-8 jam karena jaraknya kurang lebih 350 km. Setelah sampai di kota Sibolga, menuju Pulau Mursala, Traveler menggunakan transportasi laut berupa kapal cepat (speedboat) atau kapal biasa. Jika memilih melalui jalur udara, Traveler berangkat dari Bandara Kuala Namu menuju Bandara Tobing Pinang Sori Sibolga dengan waktu tempuh 45 Menit. Lalu melanjutkan perjalanan dari Pantai Kahona di Kota Pandan ibukota Kabupaten Tapanuli Tengah, menuju lokasi wisata dengan menggunakan perahu mesin dengan waktu tempuh selama 2 jam. Untuk biaya sewa kapal, harga yang ditawarkan cukup bervariatif, namun rata-rata harga sewa kapal cepat disana kisaran 2.5 juta untuk pulang pergi dengan kapasitas 20 orang.

Nah, siap tersihir untuk menikmati keindahan Pulau Mursala? Yuuk berangkat, pastinya setelah pandemik wabah covit-19 ini berakhir!(Nil/Berbagai Sumber)