Uniknya Pasar Terapung Lok Baintan

Di era digitalisasi ini, masyarakat modern mulai mengalihkan berbagai aktivitas mereka dalam genggaman smartphone, termasuk aktivitas belanja. Tapi di tengah gempuran trend itu, ternyata ada satu pasar tradisional yang tetap bertahan dengan kearifan lokalnya, yaitu Pasar Lok Baintan. Pasar terapung yang terletak di sepanjang pesisir Sungai Martapura, tepatnya Desa Sungai Pinang ini sudah beroperasi sejak masa abad ke-18 atau masa Kesultanan Banjar. Di masa lalu, pasar ini menjadi tempat jual beli dengan sistem barter. Satu barang akan ditukar dengan barang lain dengan jumlah sesuai dengan kesepakatan.

Saat ini, selain menjadi tempat transaksi, Pasar Terapung Lok Baintan juga menjadi salah satu lokasi yang dinobatkan sebagai Destinasi Wisata Nasional oleh pemerintah Banjarmasin. Rasanya kurang lengkap jika berlibur ke Kota Banjarmasin tanpa mengunjungi pasar terapung ini.

Pasar Terapung Lok Baintan
Suasana Ramai yang mengasyikkan, photo by wisatakitadotcom

Namun yang perlu diperhatikan, jika ingin berkunjung ke pasar ini, Traveler harus bangun pagi-pagi, karena pasar yang menjual hasil panen serta kuliner lokal ini hanya buka dari pukul 06.00-09.30.  Dan, untuk bisa sampai di Pasar Terapung Lok Baintan ini, harus menyewa kelotok atau perahu kecil. Nama klotok diambil dari onomatope (tiruan bunyi) dari mesin perahu. Perahu ini bisa Traveler sewa sehari sebelumnya.

Saat perjalanan menuju Pasar Terapung Lok Baintan, Traveler dapat menikmati keindahan sunrise dari atas kelotok. Warna jingga yang membentang di langit sangat sayang dilewatkan begitu saja dan jangan lupa untuk diabadikan dalam kamera.

Sesampainya di pasar terapung, akan disambut dengan puluhan pedagang bercamping yang menjajakan dagangannya dari atas sampan. Kelihaian para pedagang saat mendayung sambil melayani pembeli menjadi salah satu pemandangan yang menarik.  Salah satu hal unik saat bertransaksi di Pasar Terapung Lok Baintan ini adalah masih adanya akad yang dilakukan antara penjual dan pembeli. Hal itu dipengaruhi oleh ajaran agama Islam yang dianut mayoritas masyarakat.

Pasar Terapung Lok Baintan
Sunrise di Pasar Terapung, photo by IG of Muhamad Alutfi

“Saya beli rambutan ini,” ucap pembeli dan penjual akan berkata, “Dijual.” Unik banget, kan!

Di masa new normal ini, Pasar Terapung Lok Baintan sudah mulai beroperasi kembali dengan protokol kesehatan yang harus dilakukan baik oleh pembeli maupun penjual, misalnya penggunaan masker dan menjaga jarak aman.

Penasaran bertransaksi di pasar tradisional ini? Yuk, sempatkan waktu saat sedang berlibur ke Banjarmasin!(Nita)

Subscribe

Related articles

Nepal Van Java, Pesona Desa Wisata di Kaki Gunung Sumbing yang Memukau

Susunan rumah penduduk yang berjajar dan bertingkat dengan warna...

Pantai Parangendog, Hidden Gem dengan Panorama Tebing di Selatan Yogyakarta

Dikenal dengan keindahan tebing-tebing kapur putih yang menjadi ciri...

Pantai Widodaren Gunungkidul, Pesona Alam yang Bikin Jatuh Hati

Pantai Widodaren merupakan surga tersembunyi di kawasan Gunungkidul yang...

Menikmati Sisi Tenang Yogyakarta di Pantai Trenggole

Sajian hamparan pasir putih, tebing karst, dan panorama Samudra...

Berburu Foto ‘Cahaya dari Surga’ di Air Terjun Tukad Cepung

Air Terjun Tukad Cepung adalah keajaiban alam sejati.  Aliran...
spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here