Kemilau Danau Kaco yang Penuh Misteri

Memiliki begitu banyak destinasi wisata yang memikat hati dan penuh pesona

Danau Kaco,Jambi
Danau Kaco, photo by Dinamika Jambi

Pancaran keindahan yang sangat memukau dari kemilau airnya, membuat Danau Kaco sulit dielakkan untuk tak disinggahi. Pesonanya yang begitu memikat hati, menjadikan danau ini salah satu wisata favorit di Jambi. Yah, Kota Jambi memang memiliki begitu banyak destinasi wisata yang memikat hati dan penuh pesona. Salah satunya Danau Kaco, yang terletak di  Kabupaten Kerinci, tepatnya di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya. Danau Kaco termasuk ke dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat yang merupakan situs warisan UNESCO.

Danau Kaco
Danau Kaco, photo by Taman Nasional Kerinci Seblat

Wisata alam ini memang penuh magic, siapa pun yang datang kesini akan terhipnotis dengan pesona yang dipancarkannya. Luas Danau Kaco tidak terlalu lebar, sekitar 90 kilometer namun memiliki kedalaman yang belum diketahui seberapa dalam danau ini. Danau Kaco memiliki air yang teramat bening dengan bias warna biru yang terlihat dari atas. Warna indah tersebut sangat kontras dengan keadaan sekitar yang penuh dengan pepohonan berwarna hijau alami.

Beningnya air danau ini membuat Traveler dapat dengan leluasa menyaksikan secara langsung keindahan bawah air hanya menggunakan bantuan sinar matahari saja, melihat ikan yang berenang di dalam air, dengan jumlah sangat banyak dan terlihat dengan sangat jelas. Meskipun demikian, hingga kini kedalaman danau ini masih belum dapat diketahui. Upaya penelitian masih belum diteruskan sebab menurut penelitian terakhir, dasar danau masih belum bisa tersentuh dan terlihat meskipun pada saat itu pengukuran, oksigen dalam tabung yang digunakan oleh penyelam sudah habis.

Danau Kaco
Danau Kaco,Jambi

Selain itu, Danau Kaco juga memiliki keunikan lainnya yaitu dapat memantulkan cahaya ketika bulan purnama tiba. Lebih tepatnya ketika bulan purnama tiba, pantulan cahaya akan keluar dari dalam danau ini. Cahaya bulan yang terang benderang bakal menyinari dasar air yang membuat danau ini seperti menyala.

Untuk dapat menyaksikan fenomena alam seperti itu, memang sebaiknya Traveler berkemah di kawasan Danau Kaco dan memilih waktu saat bulan purnama tiba. Di saat itulah, di sekitar danau yang berada pada ketinggian 1289 mdpl ini tidak perlu penerangan lagi, karena air danau mengeluarkan cahaya yang mampu menerangi suasana sekitar danau sepanjang malam.

Lanskap itulah yang pada akhirnya membuat para pendaki gunung ingin mencapai objek wisata ini ketika mendaki gunung Kerinci di Jambi. Terletak di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat, lokasi Danau Kaco memang cukup tersembunyi. Karena berada di tengah hutan lebat dan perjalanan yang ditempuh pun cukup panjang, kurang lebih empat jam dari Desa Lempur dengan berjalan kaki.

Danau Kaco,Jambi
Danau Kaco,Jambi

Mengunjungi Danau Kaco akan menjadi tantangan sendiri bagi Traveler, dan mungkin menjadi kesenangan tersendiri bagi yang berjiwa petualang dan penyuka petualangan. Kondisi jalan menuju objek wisata bukan hal mudah dilalui, lokasinya sulit ditemukan, berada di balik hutan lebat, rerimbunan semak dan pohon-pohon yang menjulang tinggi. Bila ragu, maka gunakan jasa pemandu wisata untuk memandu, menunjukan dan memahami medan selama perjalanan.

Perjalanan dimulai dari Kota Jambi menuju Kota Sungai Penuh dengan waktu perjalanan mencapai 8-9 jam, dengan menggunakan kendaraan pribadi atau menyewa, baik roda 2 ataupun roda 4. Setelah sampai di Sungai Penuh, perjalanan dilanjutkan menuju ke Desa Lempur yang menjadi titik masuk menuju Danau Kaco. Lama perjalanan yang ditempuh untuk sampai ke Desa Lempur kurang lebih 90 menit. Traveler dapat menggunakan fasilitas minibus, namun perlu diketahu bahwa bus hanya beroperasi hingga pukul 15.00 sore hari.

Dari Desa Lempur barulah bisa menuju Danau Kaco. Selama perjalanan ini, Traveler akan menemukan 2 pos pemberhentian yang digunakan untuk beristirahat, sebelum melanjutkan perjalanan dengan medan yang cukup menantang ini. Lama perjalanan menuju Danau Kaco, tergantung dari kemampuan dan ketahanan stamina traveler, biasanya dapat memakan waktu hingga seharian untuk dapat menjelajah lokasi ini.

Dikelilingi pepohonan yang sangat asri serta udara sejuk, Danau Kaco dapat diandalkan menjadi tempat melepas penat. Kegiatan utama yang asyik dilakukan selama berwisata dan menangkan diri di sekitar Danau Kaco adalah berenang. Traveler dapat menikmati kesejukan air yang alami dengan pemandangan bawah air yang terlihat dengan sangat jelas. Traveler akan merasa berenang bersama banyak ikan dan pepohonan tumbang yang terlihat sangat jelas di dalam air danau. Atau, dapat juga berendam dengan berdiri di atas pohon besar yang melintang di tengah danau tersebut.

Setelah lelah berenang dan menyelami indahnya air danau bening ini, Traveler bisa segera menyantap perbekalan yang dibawa. Menyantap perbekalan di pinggir danau biru nan bening ditemani suara-sura khas hutan yang alami, akan menjadi rekreasi batin yang sangat menenangkan jiwa.

Yah, menemukan tempat dengan keindahan yang sangat mengagumkan, nuansa yang tenang dan menyegarkan pikiran  seperti di Danau Kaco ini, terasa seperti dalam dongeng saja. Dengan pesona alam yang menawan, Danau Kaco adalah potensi wisata tersembunyi di Jambi yang wajib dikunjungi. Tapi jangan lupa untuk selalu turut menjaga kualitas lingkungan dengan tidak merusak ekosistem yang ada di sana serta membawa kembali sampah sisa bungkusan makanan, ya!(Niel)