Kesegaran Air Terjun Lawe Dua yang Masih Alami

Dijadikan sumber air minum karena kejernihan airnya

Air Terjun Lawe Dua
Air Terjun Lawe Dua,photo by z.a_photography_agara

Suasana alami tidak hanya ditawarkan oleh pantai dan gunung-gunung, tapi juga air terjun. Seringkali para traveler memilih berkunjung ke air terjun sebagai wisata alternatifnya. Di Indonesia sendiri sangat banyak destinasi wisata air terjun, salah satunya Air Terjun Lawe Dua.

Air Terjun Lawe Dua
Air Terjun Lawe Dua, photo by abimaliq16

Air Terjun Lawe Dua ini menjadi tempat wisata favorit bagi masyarakat sekitar, pada akhir pekan tempat ini selalu ramai dikunjungi. Selain itu masyarakat sekitar pun memanfatkan aliran airnya untuk keperluan sehari-hari. Misalnya mencuci, memasak, mandi, bahkan dijadikan sumber air minum, karena kejernihan airnya. Ketinggian air terjun ini tidak terlalu tinggi namun mempunyai 4 tingkatan. Jika traveler ingin menantang adrenalin, bisa menaiki tingkatannya dan meluncur dari atas sana. Traveler juga bisa menaiki bebatuan di sekitar air terjun untuk menikmati panorama alamnya.

Air Terjun Lawe Dua
Air Terjun Lawe Dua, photo by ilovegayo

Di bawah Air Terjun Lawe Dua, terdapat kolam-kolam yang terbentuk secara alami. Traveler bisa berenang, mandi, dan menikmati guyuran air pegunungan yang melewati bebatuan. Kolamnya cukup dangkal, sehingga aman untuk anak-anak, tetapi harus tetap berhati-hati.

Air Terjun Lawe Dua
Air Terjun Lawe Dua,photo by widiasari92

Sedangkan bagi traveler yang tidak ingin basah-basahan, bisa bersantai di gubuk yang telah disediakan. Duduk-duduk santai sembari menikmati udara segar, pandangan hijau pepohonan dan bukit, serta kicauan burung-burung yang saling bersahutan satu sama lainnya.

Air Terjun Lawe Dua
Air Terjun Lawe Dua,photo by travelmatesiantar

Air Terjun Lawe Dua terletak di Desa Lawe Dua, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. Untuk sampai ke tempat ini traveler hanya menempuh 15 menit perjalanan dari Kutacene, ibukota Aceh Tenggara. Perjalanan traveler akan sedikit terganggu karena kondisi jalanannya kurang membaik. Beberapa jalannya belum diaspal dengan baik, dan ada juga bebatuan. Namun, terdapat petunjuk-petunjuk untuk menuju ke lokasi, sehingga traveler tidak usah khawatir tersesat.

Eksotisme tempat wisata yang satu ini ternyata juga belum sepenuhnya didukung oleh fasilitas-fasilitas lainnya. Di sini belum ada tempat ibadah, warung makan, dan toilet. Sehingga traveler sangat disarankan untuk membawa bekal dari rumah. (AS/IPG)