Legenda dan Misteri Air Terjun Songgo Langit

Air Terjun Nan Cantik Penuh Misteri

Air Terjun Songgo Langit
Air Terjun Songgo Langit yang penuh misteri

Air Terjun Songgo Langit merupakan salah satu destinasi wisata di Jepara yang tak pernah sepi pengunjung.  Air terjun ini berada di Dusun Dukuh Ngelencer, Desa Bucu, Kecamatan Kembang, Kabupaten Jepara.  Air yang mengalir menuju Air Terjun Songgo Langit bukan berasal dari sumber mata air langsung, tetapi dari sungai yang ada di atasnya, dimana di atas air terjun ini terhampar area pesawahan yang begitu luas. Tepat di tengah-tengah sawah terdapat sungai yang aliran airnya menuju Air Terjun Songgo Langit.  Kucuran air terjun ini sangat bergantung pada musim hujan.  Yah, jika musim hujan tiba debit airnya akan sangat deras, namun ketika musim kemarau, debit air sangat berkurang.

Air Terjun Songgo Langit memiliki ketinggian sekitar 80 meter dengan lebar kurang lebih 2 meter.   Banyak yang mengatakan bahwa Air Terjun Songgo Langit merupakan air terjun terbesar yang terletak di lereng Gunung Muria.  Jatuhnya kucuran air tertampung pada sebuah palung atau kolam yang memiliki kedalaman sampai 8 meter, dengan pusaran air yang begitu kuat.  Untuk itu Traveler diharapkan jangan ‘nekad’ mandi dibawah air pancuran dengan pertimbangan kesehatan.

Air Terjun Songgo Langit
Debit Air yang Deras di Air Terjun Songgo Langit

Tinggi Air Terjun Songgo Langit sekitar 80 meter, dan lebar 2 meter. Sehingga menegaskan Air Terjun Songgo Langit menjadi air terjun terbesar yang ada di lereng Gunung Muria.  Palung atau kolam utama tepat air terjun jatuh ke dasar kolam memiliki kedalaman sampai 8 meter, dengan pusaran air yang begitu kuat. Sehingga terdapat larangan berenang di lokasi tersebut.

Penyangga Langit!

Gunung Muria adalah salah satu gunung yang sangat terkenal di Jawa Tengah. Gunung ini memiliki ketinggian 1,601 dari permukaan laut, serta tempat disemayamkannya salah – satu Wali Songo, yaitu Sunan Muria.  Gunung Muria memiliki keindahan yang sangat luar menakjubkan, tidak hanya sebatas keindahan puncaknya saja, namun terdapat pesona alam yang terhampar sampai di lereng gunungnya.  Salah satunya ada lah Air Terjun Songgo Langit.

Air Terjun Songgo Langit sering dianggap sebagai penyangga langit, saking tingginya air terjun ini.  Kata songgo dalam bahasa jawa berarti penyangga, sementara kata Songgo Langit berarti penyangga langit.  Karena ketinggian air terjun tersebut mencapai 80 meter, dianggap seolah – olah menjadi penyangga langit.    Memang begitu adanya, pesona keindahan dan tingginya Air Terjun Songgo Langit seakan menjadi penyangga langit bumi Jepara.

Selain keindahannya,  Air Terjun Songgo Langit juga memiliki cerita legenda dan mistis yang menjadi bagian tak terpisahkan. Ada satu cerita yang merupakan legenda dari Air Terjun Songgo Langit.  Cerita ini berkisah tentang sepasang suami istri yang menaiki sebuah pedati di tengah malam, kemudian salah jalan karena saking gelapnya. Hingga pada akhirnya suami istri tersebut terperosok ke dalam jurang. Dan jurang tersebut kini bernama Air Terjun Songgo Langit.  Juga ada cerita misteri Air Terjun Songgo Langit  lainnya, yang beredar di masyarakat setempat.  Salah satunya terkait korban jiwa di lokasi air terjun yang selalu saja orang tersebut belum menikah.

Air Terjun Songgo Langit
Air Terjun Songgo Langit sangat Menakjubkan, Photo by Explorewisata

Cerita lainnya yaitu seorang laki-laki yang berasal desa Tunahan dan wanita berasal dari desa Blucu saling merajut kasih hingga berujung ke pelaminan. Pada adat dulu, laki-laki yang melamar wanita maka ia akan membawakan perabotan dapur lengkap serta hewan peliharaan.  Setelah mereka menikah dan hidup bersama, suatu ketika sang istri bangun  pagi seperti biasa dan hendak ke dapur untuk menyiapkan sarapan. Namun karena kurang hati-hati, ia menyenggol peralatan dapur sehingga menimbulkan kegaduhan. Ibu sang istri pun memperingatkan anaknya agar tidak gaduh karena bisa membangunkan si suaminya itu.

Pembicaraan ini ternyata didengar salah oleh si suami karena ia menangkap bahwa sang mertua tidak suka istrinya gaduh dengan peralatan dapur milik mertua, hingga akhirnya si suami tersinggung dan mengajak sang istri pergi dari rumah untuk pergi ke rumah di mana si suami berasal. Karena perjalanan ini pagi buta, pedati kuda yang mengakut suami-istri ini tersesat lalu masuk jurang yang sangat dalam.

Air Terjun Songgo Langit ini berada di desa Bucu Kecamatan Kembang Kabupaten Jepara, dari pusat Kota Jepara berjarak sekitar 30 kilometer. Dari Kota Jepara jalan ke arah utara menuju arah Keling,  sesampainya di kembang nanti ada plang Wisata Songgo Langit. Ikuti plang tersebut sampai ke lokasi. Sungguh, air terjun ini menawarkan keindahan alam yang sangat mempesona dengan udara yang sangat menyejukkan, udara khas lereng pegunungan yang membuat tempat ini masih sangat asri dengan hijaunya pepohonan yang rindang.(Rafa)