Lunpia Cik Meme, Ikon Kuliner Kota Semarang

Pelopor lunpia bersertifikasi HALAL dari MUI.

Meskipun Semarang terkenal dengan aneka ragam kulinernya, tetap yang paling identik dengan kota Semarang adalah Lunpia. Terutama untuk diboyong sebagai oleh-oleh khas Semarang. Tidak afdol rasanya, sekembali dari Semarang tangan melompong tanpa Lunpia.

Lunpia merupakan jajan tradisional Tionghoa yang sudah terakulturasi budaya Jawa, berbentuk seperti rollade (digulung dengan lapisan kulit tepung yang tipis) yang berisi rebung, telur, dan daging ayam atau udang dengan bumbu rempah yang khas. Disajikan setelah digoreng yang kemudian dimakan dengan ditaburi kuah kental, acar ketimun dan daun bawang. Terkadang ada juga yang menyantapnya tanpa kuah tapi dicocoli sambel botol atau cabe rawit. Rasanya, sudah pasti menggiurkan. Sungguh, sensasi cita rasa lunpianya sangat menggugah selera.

Merupakan makanan khas Semarang yang menjadi ikonik, tak heran begitu banyak para penyedia lunpia di sepanjang kota Semarang. Namun, ketelitian terutama rasa yang lezat dan jaminan kepastian halalnya, jangan membuat Traveler asal membeli lunpia. Di lunpia Cik Meme, kelezatan paripurna kuliner lunpia dapat dirasakan dan yang pasti, ada sertifikat Halal dari MUI.

Selain rasa original, ada beberapa pilihan rasa lainnya. Lunpia Raja Nusantara (Rasa Jamur Nusantara), Lunpia Kajamu (Kambing jantan Muda), Lunpia Fish Kakap, Lunpia Crab dan Lunpia Plain (untuk vegetarian). Semuanya benar-benar menggugah selera, menghidangkan kesempurnaan cita rasa lunpia asli Semarang yang tiada tandingannya ini.

Resep warisan Turun Temurun

Sebelum menjadi brand ‘Lunpia Cik Meme’, lunpia ini menyandang brand nama Lunpia Delight. Seiring perkembangan waktu, untuk menghargai lokal budaya Semarang, namanya pun berganti menjadi Lunpia Cik Meme. Namun untuk rasa tidak pernah berubah.

Resep masakan lunpia yang terwarisi turun temurun ini, selalu dijaganya. Yah, resep lunpia ini ada sejak tahun 1870. Cik Meme adalah anak bungsu dari Maestro Chef Tan Yok Tjay, pakar lunpia dari garis keturunan dinasti ke IV lunpia Semarang, yang juga merupakan generasi kedua Lunpia Mataram. Sejak kecil Cik Meme sudah terbiasa memasak lunpia. Tak heran, beliau paham betul bagaimana cara membuat lunpia yang enak, dan hingga sampai saat ini, beliau lah yang  mengontrol langsung mulai dari  memilih bahan dan mengecek kualitas lunpia di gerainya setiap hari.

Gerai Lunpia Cik Meme yang sekaligus berbentuk restoran, berada di Jalan Gajahmada 107 Semarang. Ruangannya cukup luas, sehingga Traveler dapat menikmati kelezatan lunpia di resto ini. Tak lama setelah gerai lunpia nya ini dibuka pada tahun 2014, Cik Meme pun mengajukan sertifikasi halal ke MUI. Lunpia Cik Meme ini pun disebut sebagai pelopor lunpia bersertifikasi HALAL dari MUI.

Saat ini, Lunpia Cik Meme juga hadir di Ruko Eksekutif A12, radius 200 meter sebelum pintu masuk gerbang bandara Ahmad Yani Semarang. Nah, yang buru-buru mau kembali pulang naik pesawat, bisa mampir dulu lho kesini. Kurang afdol deh pulang dari semarang tidak membawa buah tangan lunpia, ikon kuliner Kota Semarang!(Nil)