Menikmati Kuliner Favorit Khas Wonosobo

Penganan yang unik dan bercita rasa tinggi.

Jalan-jalan ke Wonosobo tidak afdol rasanya kalau tidak menikmati sajian kulinernya. Dinginnya udara Wonosobo menggelitik hasrat untuk mencari penganan yang unik dan bercita rasa tinggi. Ada beberapa makanan khas Wonosobo yang hanya ada di Wonosobo saja, mulai dari makanan berat hingga oleh oleh khas Wonosobo yang bisa dibawa pulang.

Berikut ini ada 4 andalan kuliner khas  Wonosobo yang wajib dicicipi!

Carica
Carica bukanlah sebuah nama tempat, melainkan buah yang mirip dengan pepaya, tapi memiliki ukuran yang lebih kecil. Carica tumbuh subur di wilayah Dieng. Buah ini pun tak bisa ditemukan di wilayah lain karena tidak cocoknya tanah dan suhu udara.

Carica biasa diolah menjadi manisan dan keripik. Daging carica memiliki rasa asam sementara biji carica memiliki rasa asam manis. Rasa buah ini mengandung kesegaran yang luar biasa, apalagi jika dimakan dalam keadaan dingin. Carica tersedia dalam berbagai kemasan mulai dari wadah kecil hingga botol.

Tempe Kemul
Jika anda mengaku sebagai penikmat gorengan tempe, anda harus coba olahan tempe satu ini. Tempe kemul. Merupakan gorengan tempe yang dicampur dengan terigu serta ditaburi irisan daun kucai. Rasanya gurih dan renyah. Tempe kemul sangat sedap dimakan ketika masih hangat. Hampir semua warung makan yang berada di Wonosobo selalu menyajikan tempe kemul. Sehingga anda tak akan kesulitan untuk mendapatkannya.

Karena peminat tempe kemul sangat tinggi, masyarakat setempat pun berkreasi membuat olahan ini hadir dalam bentuk snack. Tentu dengan hadirnya kemasan seperti ini, membuat tempe kemul bisa dijadikan buah tangan dan bisa disantap di mana saja dan kapan saja. Serunya, sambil menikmati kelezatan tempe kemul, streaming dengerin musik favorit jadi pilihan asyik mengisi hari liburmu. Jangan lupa selalu oke dengan XL atau Axis yang jaringan internetnya stabil, agar streaming lagu tidak tersendat. Click disini untuk memastikan jaringan daerahmu sudah terjangkau XL Axiata 4.5G.

Sego Megono
Dalam bahasa Jawa, nasi disebut Sego. Salah satu sego yang autentik di sini adalah Sego Megono, yakni nasi yang dicampur dengan sayuran dan ikan teri. Sayurannya diiris kecil-kecil lalu ditaburi ikan teri. Campuran sayur dan teri membuat kudapan ini memiliki rasa gurih.

Panganan khas ini juga memiliki nama lain yakni sego reged. Sebutan ini muncul tidak lain karena penampilan kuliner ini yang terlihat berwarna agak ‘coklat’. Meski begitu jangan pernah ragukan kelezatannya, sekali anda mencoba dijamin anda bakalan mau nambah lagi dan lagi.

Mie Ongklok
Tak lengkap rasanya ketika melancong ke Wonosobo tanpa mencicipi mie ongklok, makanan khas Wonosobo yang berupa mie kuning yang direbus dengan campuran kol dan daun kucay. Mie ini disajikan dengan kuah kental berwarna kecoklatan. Kuahnya bertekstur dan sedikit manis yang berasal dari campuran tepung kanji yang disebut loh.

Mie ongklok semakin nikmat kala dimakan bersama sate sapi dan tempe kemul. Jika anda penikmat pedas, tentu sudah sangat wajib menambahkan sambal, maka rasanya luar biasa nikmat, perpaduan antara pedas manis.

Ada yang menarik dari sebutan mie ongklok. Ongklok sendiri adalah sebutan untuk peniris yang terbuat dari anyaman bambu, digunakan untuk merebus campuran mi, kol dan kucai ini. #JaringanInternetStabil  #Fiberisasi