Pesona yang Menakjubkan di Curup Maung

Keindahannya Menjerat Banyak Wisatawan

Curup Maung
Keunikannya sangat menakjubkan

Palembang memiliki beberapa wisata alam air terjun yang sangat cantik dan memukau.  Salah satunya adalah Air Terjun Maung atau yang kerap disebut dengan nama Curup Maung.  Letak air terjun ini memang tersembunyi dan akses menuju kesana masih terbilang cukup sulit.  Namun, keindahannya yang sangat memukau, membuat banyak wisatawan tak menggubris semua kendala perjalanan itu.

Curup Maung yang terletak di Desa Rinduhati, Kecamatan Gumay Ulu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, memiliki jarak sekitar 25 kilometer dari pusat kota Lahat atau 220 kilometer dari pusat Kota Palembang.  Curup Maung memiliki keunikan yang jarang ditemui.  Air terjun ini memiliki dua aliran air yang jatuh di sela-sela tanaman rambat sehingga membentuk sebuah tirai hijau dan berpadu dengan putih yang sangat indah.  Tinggi air terjun pertama bisa dikatakan sangat tinggi yakni sekitar 70 meteran, sedangkan yang kedua tingginya sekitar 50 meteran.   Air terjun ini juga bertingkat, sehingga jatuhnya air pun bergradasi sangat cantik dilihatnya.  Tak hanya itu, di samping kanan dan kiri air terjun tersebut, terdapat anak air terjun lagi.  Sungguh sangat indah pemandangan ini.

Curup Maung
Akses yang melelahkan Terbayar Puas

Bisa dibilang debit air terjun ini cukup banyak tapi alirannya tidak begitu deras, sehingga Traveler dapat bermain air di bawah pancurannya.  Namun perlu diperhatikan, karena air yang jatuh ini langsung ke sungai yang mengalir dari daerah Pagar Alam, maka bagi yang ingin menikmati sensasi mandi di bawah guyuran air terjun Curup Maung ini, harus terlebih dahulu memperhatikan aliran sungai yang ada.  Karena jika saat musim penghujan, air sungainya berarus cukup deras dan sangat keruh, meskipun Curup Maungnya sendiri airnya sangat jernih.

Aliran air Curup Maung yang terbagi-bagi oleh dinding jurang dan rerumputan yang hijau, menciptakan suasana nampak indah memukau dan berbeda dari air terjun kebanyakan. Traveler dapat duduk bersantai di batu-batu besar yang ada di pinggir sungai sambil menikmati pemandangan hijau pepohonan yang ada di sekitar air terjun.

Menuju ke sana arahkan perjalanan menuju Kabupaten Way Kanan atau lewat Jalan Lintas Tengah Sumatera hingga bablas menuju arah Baturaja dan Muara Enim.  Kemudian arahkan kendaraan menuju Kota Lahat dan arah ke Kota Pagar Alam hingga sampai di Kecamatan Gumay Ulu. Ikuti jalan aspal hingga bertemu Desa Rindu Hati. Jangan takut, di sepanjang jalan ini banyak dijumpai tempat wisata bukit dan tempat selfie, serta air terjun kecil yang berada di pinggir jalanan.

Curup Maung
Aliran Air Terjun yang Terbagi 2

Setelah bertemu dengan tulisan Curup Maung di sebuah pos ronda, lalu belokkan kendaraan ke kiri dan ikuti jalan aspal kecil hingga mentok jalan tanah.  Lalu belok ke kanan hingga bertemu jalan onderlagh.  Setelah sampai di Desa Padang Muaro Duo, Kecamatan Gumay Ulu, Traveler harus memarkir kendaraan di parkiran yang sudah disediakan oleh warga setempat.  Perjalanan menuju ke Curup Maung ini cukup menantang.  Dari parkiran, Traveler masih harus melanjutkan perjalanan dengan tracking atau jalan kaki selama kurang lebih satu jam melewati jalan setapak, melewati hutan sampai perkebunan kopi milik warga setempat dengan medan yang menurun dengan kemiringan 30-45 derajat.  Sementara di kanan dan kiri jalan setapak, selain ditemui berbagai tanaman kebun milik warga juga banyak tanaman liar dan ilalang. Perjalanan saat berangkat tak terlalu melelahkan karena lebih banyak jalan menurun, namun saat pulang maka sangat melelahkan sekali akibat jalanan yang menanjak.

Dan, begitu sampai di Curup Maung, semua lelah langsung hilang. Yah, daerah ini memberikan keindahan dan kedamaian saat melihat keindahan Curup Maung ini.(Rafa)