Primadona Pasir di Pantai Tanjung Aan, NTB

Pantai Tanjung Aan, yang memiliki primadona di pasir pantainya.

Photo by Indonesiatraveler.id
Photo by Indonesiatraveler.id

Provinsi Lombok, Nusa Tenggara Barat pantas saja dijuluki sebagai seribu pantai, karena Lombok memang banyak menyimpan segudang pantai yang menyajikan berbagai keindahan yang menakjubkan. Seperti di Pantai Tanjung Aan, yang memiliki primadona di pasir pantainya.

Pantai Tanjung Aan yang berada di selatan Lombok Tengah, tepatnya berada di kawasan Mandalika Resort, Desa Kuta ini, memiliki kondisi jalan untuk sampai ke tempat ini sangat mudah karena akses jalannya cukup baik. Jarak waktu tempuh yang dibutuhkan dari titik keberangkatannya yang mengambil rute pusat kota Mataram, maka akan menempuh perjalanan kurang lebih selama sembilan puluh menit. Sedangkan bila perjalanan langsung dari Bandara Internasional Lombok, hanya sekitar tiga puluh menit lamanya atau sejauh tujuh puluh lima kilometer.

Photo by Indonesiatraveler.id
Photo by Indonesiatraveler.id

Salah satu destinasi wisata keren yang ada si Lombok tengah ini, memang memiliki daya pikat yang luar biasa. Pantai Tanjung Aan memiliki pemandangan alam yang sangat asri dan masih belum terjamah, sehingga pantai ini terkesan tidak terlalu ramai, sangat cocok bagi Traveler yang ingin menyepi dan menikmati pantai layaknya milik pribadi.

Ciri khas Pantai Tanjung Aan ini memiliki gundukan melengkung yang memisahkan pantai menjadi dua sisi, yang dipisahkan oleh tanjung yang berupa sebuah bukit batu. Bukit batu atau gundukan ini memiliki panjang lebih dari lima kilometer. Menurut cerita, gundukan ini terbentuk dari tumpukan lava yang secara sekilas mirip dengan bebatuan.

Selain itu, pada bagian sisi kiri Pantai Tanjung Aan, memiliki pantai dengan pasir yang berwarna kuning kecokelatan, dan dikenal dengan sebutan sebagai pasir merica, sebab memang bentuknya sangat mirip sekali dengan butiran merica. Tekstur pantai inilah yang sebenarnya menjadi keunikan tersendiri. Sejauh mata memandang, yang terlihat keseluruhan pasir pantai adalah berwarna putih. Tapi bila dicermati lagi, dilihat dari dekat, sebagian pasir yang berwarna putih memiliki tektur seperti bedak bayi, sedang untuk pasir berwarna kekuningan seperti butiran kecil yang terasa menggumpal, seperti merica.

Photo by Indonesiatraveler.id
Photo by Indonesiatraveler.id

Hamparan pasir ini terlihat sangat menawan, terutama jika dilihat dari atas ketinggian Pantai Tanjung Aan. Mata pun akan terpukau takjub begitu melihat birunya air laut di Pantai Tanjung Aan ini, sungguh sangat memanjakan mata yang memandangnya. Decak kagum tak henti-henti memandangi keindahan komposisi warna antara pasir pantai yang berwarna putih – kuning – kecoklatan, perbukitan yang hijau, dan langit biru berawan putih. Lukisan alam yang tiada bandingnya.

Aktifitas lainnya yang asyik dilakukan adalah berselancar. Waktu yang paling cocok sekitar sore hari, karena ombak pantai saat sore menjelang malam biasanya semakin tinggi, dengan rata-rata ketinggian sekitar dua sampai tiga meter.

Bagi Traveler yang ingin melihat kehidupan dibawah laut, terdapat beberapa warga desa yang membuka penyewaan alat snorkling dan diving.

Photo by Indonesiatraveler.id
Photo by Indonesiatraveler.id

Keseruan lainnya di pantai ini, bermain di ayunan yang dibangun di atas air pantainya langsung. Dapat merasakan sensasi bermain ayunan dengan bantuan gelombang ombak yang tidak begitu besar, dan belaian angin pantai yang bertiup lembut. Dan jangan lupa pula mengabadikan gaya di spot yang paling laris diminati untuk berfoto, yaitu Batu Payung. Obyek yang satu ini memiliki bentuk yang menyerupai payung yang tergulung, belum terbuka. Keren banget berfoto disini!

Tidak hanya itu saja, Traveler juga dapat menikmati keseruan lainnya. Yaitu berkunjung ke Bukit Merese. Bersebelahan langsung dengan lokasi Pantai Tanjung Aan, bukit ini tak begitu tinggi, hanya lima belas menit untuk sampai di puncaknya.

Dari puncak bukti ini, Traveler akan terkagum-kagum melihat pemandangan laut Lombok yang terbentang dari warna hijau sampai bergradasi biru. Waktu yang tepat untuk menikmati pemandangan di bukit ini adalah ketika musim penghujan dan diwaktu senja. Hamparan hijau dari bukit-bukit lain akan beradu dengan warna langit senja. Apalagi bila menikmati air laut yang sedang pasang, dari puncak bukti akan terlihat cekungan Pantai Tanjung Aan yang sangat jelas sekali. Benar-benar keindahan yang luar biasa menakjubkan.(Nil)